Jumat, 20 Jul 2018
radarjember
icon featured
Radar Semeru

KPU Siap Menunggu Gugatan Dari PBB dan PKPI

Jumat, 23 Feb 2018 12:45 | editor : Dzikri Abdi Setia

pilkada lumajang, kpu lumajang, radar semeru,

Dari enam parpol baru yang ada di Lumajang, PBB dan PKPI dinyatakan tidak lolos di KPU RI Pusat. Kabar akan adanya gugatan terhadap penyelenggara pemilu ini terus menggelinding. Oleh karena itu, KPU Lumajang mulai menyiapkan administrasi dari gugatan itu.

Meskipun di Lumajang tidak ada persoalan, namun di pusat sudah mulai ada ancang-ancang melakukan gugatan. Tentu KPU kabupaten/kota bakal kena imbas untuk melakukan perlawanan dari gugatan itu.

Rudy Hartono SH, Divisi Hukum KPU Lumajang menjelaskan, pihaknya telah diundang untuk rapat koordinasi dengan KPU Jatim. Salah satu isinya adalah menyangkut gugatan dari dua parpol yang tidak lolos verifikasi sebagai peserta pemilu 2019 mendatang.

Hasil rakor di Jawa Timur, sejatinya tidak begitu ada masalah. “Untuk PBB dan PKPI sejatinya tidak ada masalah di Lumajang. PBB lolos di Jatim, meski di Lumajang tidak lolos,” katanya ketika ditemui di kantornya, kemarin. PKPI lolos verifikasi di Lumajang meskipun di Jatim ternyata tidak lolos.

Secara umum, PBB di Jatim masih tidak ada gugatan. “Tetapi, untuk PKPI hanya persiapan saja. Khawatir ada gugatan dari kabar yang selama ini santer berkembang,” katanya. Artinya, sampai sekarang KPU Lumajang masih menunggu sidang gugatan dari partai. Baik dari PKPI maupun PBB. Gugatan itu nantinya akan diterima KPU. 

Seandainya nantinya gugatan dikabulkan oleh bawaslu, maka KPU kabupaten/kota akan menyiapkan berkas administrasi melawan gugatan itu. Namun, sampai saat ini belum ada informasi siapa yang menggugat. “Itu perkembangan sampai sore kemarin. Bisa jadi berubah hari-hari berikutnya,” katanya.

Di Jatim, dia mengaku ada 15 kabupaten/kota yang tidak memenuhi syarat (TMS) dari parpol PKPI. Sementara PBB di Jatim terpenuhi. “Jadi sampai sekarang ini kami masih menunggu hasilnya. Namun, segala sesuatunya sudah mulai kami persiapkan,” jelasnya.

(jr/fid/ram/das/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia