alexametrics
23.7 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Di Balik Terpilihnya Pensiunan PNS Ketuai PMI Jember 

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Palang Merah Indonesia (PMI) Jember baru saja memiliki ketua baru, yakni Mohammad Thamrin, pensiunan PNS di lingkungan Pemkab Jember. Thamrin terpilih secara aklamasi dalam Muskab PMI Jember di Aula Markas PMI Jember, Senin (29/8) lalu.

Terpilihnya Thamrin menakhodai lembaga kemanusiaan itu cukup mengejutkan. Nama Thamrin sebelumnya tak muncul dalam bursa kandidat ketua PMI. Justru, anak lelaki Bupati Jember Hendy Siswanto, Aruna Hidayatullah, yang dikabarkan namanya muncul dalam bursa calon ketua.

Ketika Muskab PMI Jember memasuki penjaringan bakal calon, nama Thamrin seketika meraup dukungan terbanyak dengan memperoleh 30 suara. Sementara, petahana atau incumbent, Zaenal Marzuki, hanya mendapat 7 dukungan. Sisanya, ada nama Fadalah dan Pratidina, yang masing-masing memperoleh 5 dukungan dan 1 dukungan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagaimana mekanisme yang diatur dalam AD/ART PMI, yang berhak melaju dari bacalon menjadi calon adalah yang memperoleh minimal 20 persen dukungan. Sementara itu, petahana tetap bisa mencalonkan kendati tidak mengantongi minimal dukungan 20 persen suara. “Yang memenuhi 20 persen dari jumlah peserta dan peninjau adalah M Thamrin. Sehingga ada dua bakal calon ketua PMI Jember,” kata Sekretaris PMI Jatim Edi Purwinarto kala memimpin jalannya sidang pleno saat itu.

Awalnya, baik Marzuki maupun Thamrin sama-sama bersedia untuk dicalonkan menjadi Ketua PMI Jember periode 2022­–2027. Namun, sebelum memasuki tahap pemilihan calon, sidang sempat skorsing selama 10 menit, untuk kedua calon berkomunikasi.

Setelah sidang dibuka kembali, Zaenal Marzuki kemudian meminta waktu untuk memberikan pernyataan. Secara mengejutkan, tiba-tiba Zaenal memilih mengundurkan diri sebagai calon. “Saya menyatakan tidak maju lagi di Muskab PMI Jember dan saya minta kepada Pak Thamrin untuk bersedia diangkat, ditunjuk secara aklamasi menjadi Ketua PMI Jember,” kata Marzuki.

Pria yang juga pengacara itu mengutarakan alasannya tiba-tiba mundur sebagai calon. Marzuki mengatakan, hanya ingin menghindari adanya konflik dan meyakini Thamrin layak menggantikan tugasnya sebagai ketua. “Saya tidak ingin muncul perselisihan,” kata Marzuki. Karena hanya ada satu calon, akhirnya Mohammad Thamrin pun terpilih secara aklamasi, menakhodai PMI Jember periode 2022–2027.

Hingga petang kemarin, Thamrin belum berhasil dikonfirmasi atas kesediaannya maju dan terpilih mengetuai PMI Jember. Kendati Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasinya melalui pesan singkat maupun sambungan telepon. Thamrin hanya mengucapkan terima kasih seusai terpilih saat Muskab tersebut. “Terima kasih kepada semuanya yang telah memberi kepercayaan kepada saya,” kata dia dalam sambutannya.

Sebagai pensiunan PNS di lingkungan Pemkab Jember, Thamrin diketahui sempat menduduki sejumlah jabatan strategis. Di antaranya Asisten II Pemkab Jember, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember. Dia hari ini juga tercatat sebagai dosen di Unmuh Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto yang saat itu menghadiri Muskab bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) fan forkopimda mengapresiasi berjalannya Muskab tersebut. Hendy juga mengucapkan terima kasih kepada Zaenal Marzuki yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai ketua dan mengucapkan selamat pula kepada Thamrin atas amanah barunya. “Saya berharap PMI Jember bisa kolaborasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jember dalam hal mitigasi bencana, agar ketika ada bencana, masyarakat bisa terselamatkan,” kata Hendy. (mau/c2/dwi)

 

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Palang Merah Indonesia (PMI) Jember baru saja memiliki ketua baru, yakni Mohammad Thamrin, pensiunan PNS di lingkungan Pemkab Jember. Thamrin terpilih secara aklamasi dalam Muskab PMI Jember di Aula Markas PMI Jember, Senin (29/8) lalu.

Terpilihnya Thamrin menakhodai lembaga kemanusiaan itu cukup mengejutkan. Nama Thamrin sebelumnya tak muncul dalam bursa kandidat ketua PMI. Justru, anak lelaki Bupati Jember Hendy Siswanto, Aruna Hidayatullah, yang dikabarkan namanya muncul dalam bursa calon ketua.

Ketika Muskab PMI Jember memasuki penjaringan bakal calon, nama Thamrin seketika meraup dukungan terbanyak dengan memperoleh 30 suara. Sementara, petahana atau incumbent, Zaenal Marzuki, hanya mendapat 7 dukungan. Sisanya, ada nama Fadalah dan Pratidina, yang masing-masing memperoleh 5 dukungan dan 1 dukungan.

Sebagaimana mekanisme yang diatur dalam AD/ART PMI, yang berhak melaju dari bacalon menjadi calon adalah yang memperoleh minimal 20 persen dukungan. Sementara itu, petahana tetap bisa mencalonkan kendati tidak mengantongi minimal dukungan 20 persen suara. “Yang memenuhi 20 persen dari jumlah peserta dan peninjau adalah M Thamrin. Sehingga ada dua bakal calon ketua PMI Jember,” kata Sekretaris PMI Jatim Edi Purwinarto kala memimpin jalannya sidang pleno saat itu.

Awalnya, baik Marzuki maupun Thamrin sama-sama bersedia untuk dicalonkan menjadi Ketua PMI Jember periode 2022­–2027. Namun, sebelum memasuki tahap pemilihan calon, sidang sempat skorsing selama 10 menit, untuk kedua calon berkomunikasi.

Setelah sidang dibuka kembali, Zaenal Marzuki kemudian meminta waktu untuk memberikan pernyataan. Secara mengejutkan, tiba-tiba Zaenal memilih mengundurkan diri sebagai calon. “Saya menyatakan tidak maju lagi di Muskab PMI Jember dan saya minta kepada Pak Thamrin untuk bersedia diangkat, ditunjuk secara aklamasi menjadi Ketua PMI Jember,” kata Marzuki.

Pria yang juga pengacara itu mengutarakan alasannya tiba-tiba mundur sebagai calon. Marzuki mengatakan, hanya ingin menghindari adanya konflik dan meyakini Thamrin layak menggantikan tugasnya sebagai ketua. “Saya tidak ingin muncul perselisihan,” kata Marzuki. Karena hanya ada satu calon, akhirnya Mohammad Thamrin pun terpilih secara aklamasi, menakhodai PMI Jember periode 2022–2027.

Hingga petang kemarin, Thamrin belum berhasil dikonfirmasi atas kesediaannya maju dan terpilih mengetuai PMI Jember. Kendati Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasinya melalui pesan singkat maupun sambungan telepon. Thamrin hanya mengucapkan terima kasih seusai terpilih saat Muskab tersebut. “Terima kasih kepada semuanya yang telah memberi kepercayaan kepada saya,” kata dia dalam sambutannya.

Sebagai pensiunan PNS di lingkungan Pemkab Jember, Thamrin diketahui sempat menduduki sejumlah jabatan strategis. Di antaranya Asisten II Pemkab Jember, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember. Dia hari ini juga tercatat sebagai dosen di Unmuh Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto yang saat itu menghadiri Muskab bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) fan forkopimda mengapresiasi berjalannya Muskab tersebut. Hendy juga mengucapkan terima kasih kepada Zaenal Marzuki yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai ketua dan mengucapkan selamat pula kepada Thamrin atas amanah barunya. “Saya berharap PMI Jember bisa kolaborasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jember dalam hal mitigasi bencana, agar ketika ada bencana, masyarakat bisa terselamatkan,” kata Hendy. (mau/c2/dwi)

 

SUMBERSARI, Radar Jember – Palang Merah Indonesia (PMI) Jember baru saja memiliki ketua baru, yakni Mohammad Thamrin, pensiunan PNS di lingkungan Pemkab Jember. Thamrin terpilih secara aklamasi dalam Muskab PMI Jember di Aula Markas PMI Jember, Senin (29/8) lalu.

Terpilihnya Thamrin menakhodai lembaga kemanusiaan itu cukup mengejutkan. Nama Thamrin sebelumnya tak muncul dalam bursa kandidat ketua PMI. Justru, anak lelaki Bupati Jember Hendy Siswanto, Aruna Hidayatullah, yang dikabarkan namanya muncul dalam bursa calon ketua.

Ketika Muskab PMI Jember memasuki penjaringan bakal calon, nama Thamrin seketika meraup dukungan terbanyak dengan memperoleh 30 suara. Sementara, petahana atau incumbent, Zaenal Marzuki, hanya mendapat 7 dukungan. Sisanya, ada nama Fadalah dan Pratidina, yang masing-masing memperoleh 5 dukungan dan 1 dukungan.

Sebagaimana mekanisme yang diatur dalam AD/ART PMI, yang berhak melaju dari bacalon menjadi calon adalah yang memperoleh minimal 20 persen dukungan. Sementara itu, petahana tetap bisa mencalonkan kendati tidak mengantongi minimal dukungan 20 persen suara. “Yang memenuhi 20 persen dari jumlah peserta dan peninjau adalah M Thamrin. Sehingga ada dua bakal calon ketua PMI Jember,” kata Sekretaris PMI Jatim Edi Purwinarto kala memimpin jalannya sidang pleno saat itu.

Awalnya, baik Marzuki maupun Thamrin sama-sama bersedia untuk dicalonkan menjadi Ketua PMI Jember periode 2022­–2027. Namun, sebelum memasuki tahap pemilihan calon, sidang sempat skorsing selama 10 menit, untuk kedua calon berkomunikasi.

Setelah sidang dibuka kembali, Zaenal Marzuki kemudian meminta waktu untuk memberikan pernyataan. Secara mengejutkan, tiba-tiba Zaenal memilih mengundurkan diri sebagai calon. “Saya menyatakan tidak maju lagi di Muskab PMI Jember dan saya minta kepada Pak Thamrin untuk bersedia diangkat, ditunjuk secara aklamasi menjadi Ketua PMI Jember,” kata Marzuki.

Pria yang juga pengacara itu mengutarakan alasannya tiba-tiba mundur sebagai calon. Marzuki mengatakan, hanya ingin menghindari adanya konflik dan meyakini Thamrin layak menggantikan tugasnya sebagai ketua. “Saya tidak ingin muncul perselisihan,” kata Marzuki. Karena hanya ada satu calon, akhirnya Mohammad Thamrin pun terpilih secara aklamasi, menakhodai PMI Jember periode 2022–2027.

Hingga petang kemarin, Thamrin belum berhasil dikonfirmasi atas kesediaannya maju dan terpilih mengetuai PMI Jember. Kendati Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasinya melalui pesan singkat maupun sambungan telepon. Thamrin hanya mengucapkan terima kasih seusai terpilih saat Muskab tersebut. “Terima kasih kepada semuanya yang telah memberi kepercayaan kepada saya,” kata dia dalam sambutannya.

Sebagai pensiunan PNS di lingkungan Pemkab Jember, Thamrin diketahui sempat menduduki sejumlah jabatan strategis. Di antaranya Asisten II Pemkab Jember, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember. Dia hari ini juga tercatat sebagai dosen di Unmuh Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto yang saat itu menghadiri Muskab bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) fan forkopimda mengapresiasi berjalannya Muskab tersebut. Hendy juga mengucapkan terima kasih kepada Zaenal Marzuki yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai ketua dan mengucapkan selamat pula kepada Thamrin atas amanah barunya. “Saya berharap PMI Jember bisa kolaborasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jember dalam hal mitigasi bencana, agar ketika ada bencana, masyarakat bisa terselamatkan,” kata Hendy. (mau/c2/dwi)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/