22.8 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Duet Prabowo-Ganjar Ada Dibalik Ucapan Jokowi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Arif Nurul Imam, Direktur IndoStrategi Research and Consulting  menilai, hal itu mengarah kepada Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dan bila itu terbukti maka kedua tokoh akan menjadi duet maut, karena memiliki basis dukungan besar.

“Selain itu, duet Prabowo-Ganjar ada indikasi mendapat sinyal dukungan dari Presiden Jokowi,” kata Arif kepada wartawan, Minggu (26/11). Arif mengatakan, jika melihat beberapa pernyataan Presiden Jokowi nampaknya ada keinginan menduetkan kepada dua tokoh tersebut.

“Apalagi koalisi Gerindra yakni PKB menyatakan bahwa otak-otik dalam Pilpres merupakan hal lumrah,” papar Arif. Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi mengatakan setelah ini kemungkinan Pilpres 2024 jatahnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Prabowo sendiri merupakan rival Jokowi di dua pilpres sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara HUT Perindo, Jakarta Pusat, Senin (7/11). “Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” sambung Jokowi.

Jokowi mempersilakan pernyataannya itu diartikan sebagai sebuah sinyal dukungan ke Prabowo Subianto. “Ya diartikan sinyal ya boleh tapi kan saya ngomong juga nggak apa-apa,” kata Jokowi.

Terkini, pesan Jokowi kepada ribuan relawan untuk memilih pemimpin di 2024 mendatang. Menurut Jokowi seorang pemimpin terlihat dari penampilan. “Perlu saya sampaikan. Perlu saya sampaikan, pemimpin, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya,” ucap Jokowi.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11). Menurut Jokowi, seorang pemimpin yang memikirkan rakyatnya akan terlihat dari rambutnya.

Jokowi juga menyinggung ‘rambut putih’ yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat. “Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua ada. Ada itu,” pungkas Jokowi. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Antara

Sumber Berita:jawapos.com

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Arif Nurul Imam, Direktur IndoStrategi Research and Consulting  menilai, hal itu mengarah kepada Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dan bila itu terbukti maka kedua tokoh akan menjadi duet maut, karena memiliki basis dukungan besar.

“Selain itu, duet Prabowo-Ganjar ada indikasi mendapat sinyal dukungan dari Presiden Jokowi,” kata Arif kepada wartawan, Minggu (26/11). Arif mengatakan, jika melihat beberapa pernyataan Presiden Jokowi nampaknya ada keinginan menduetkan kepada dua tokoh tersebut.

“Apalagi koalisi Gerindra yakni PKB menyatakan bahwa otak-otik dalam Pilpres merupakan hal lumrah,” papar Arif. Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi mengatakan setelah ini kemungkinan Pilpres 2024 jatahnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo sendiri merupakan rival Jokowi di dua pilpres sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara HUT Perindo, Jakarta Pusat, Senin (7/11). “Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” sambung Jokowi.

Jokowi mempersilakan pernyataannya itu diartikan sebagai sebuah sinyal dukungan ke Prabowo Subianto. “Ya diartikan sinyal ya boleh tapi kan saya ngomong juga nggak apa-apa,” kata Jokowi.

Terkini, pesan Jokowi kepada ribuan relawan untuk memilih pemimpin di 2024 mendatang. Menurut Jokowi seorang pemimpin terlihat dari penampilan. “Perlu saya sampaikan. Perlu saya sampaikan, pemimpin, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya,” ucap Jokowi.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11). Menurut Jokowi, seorang pemimpin yang memikirkan rakyatnya akan terlihat dari rambutnya.

Jokowi juga menyinggung ‘rambut putih’ yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat. “Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua ada. Ada itu,” pungkas Jokowi. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Antara

Sumber Berita:jawapos.com

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Arif Nurul Imam, Direktur IndoStrategi Research and Consulting  menilai, hal itu mengarah kepada Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dan bila itu terbukti maka kedua tokoh akan menjadi duet maut, karena memiliki basis dukungan besar.

“Selain itu, duet Prabowo-Ganjar ada indikasi mendapat sinyal dukungan dari Presiden Jokowi,” kata Arif kepada wartawan, Minggu (26/11). Arif mengatakan, jika melihat beberapa pernyataan Presiden Jokowi nampaknya ada keinginan menduetkan kepada dua tokoh tersebut.

“Apalagi koalisi Gerindra yakni PKB menyatakan bahwa otak-otik dalam Pilpres merupakan hal lumrah,” papar Arif. Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi mengatakan setelah ini kemungkinan Pilpres 2024 jatahnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo sendiri merupakan rival Jokowi di dua pilpres sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara HUT Perindo, Jakarta Pusat, Senin (7/11). “Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” sambung Jokowi.

Jokowi mempersilakan pernyataannya itu diartikan sebagai sebuah sinyal dukungan ke Prabowo Subianto. “Ya diartikan sinyal ya boleh tapi kan saya ngomong juga nggak apa-apa,” kata Jokowi.

Terkini, pesan Jokowi kepada ribuan relawan untuk memilih pemimpin di 2024 mendatang. Menurut Jokowi seorang pemimpin terlihat dari penampilan. “Perlu saya sampaikan. Perlu saya sampaikan, pemimpin, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya,” ucap Jokowi.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11). Menurut Jokowi, seorang pemimpin yang memikirkan rakyatnya akan terlihat dari rambutnya.

Jokowi juga menyinggung ‘rambut putih’ yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat. “Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua ada. Ada itu,” pungkas Jokowi. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Antara

Sumber Berita:jawapos.com

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca