alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Jabatan Ketua RW Dirotasi Sepihak, Warga Datangi Kantor Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Balai Desa Wringinagung Kecamatan Jombang mendadak ramai didatangi sejumlah warga Kamis siang (25/3/2021). Mereka menuntut pihak Kepala Desa Wringinagung agar menyelesaikan polemik yang menyeret nama salah satu Kepala Dusun (Kasun) atas ulahnya yang dinilai serampangan mencopot jabatan seorang ketua RW dan digantikan yang baru.

“Kami ingin Kasun Imron dipecat,” tegas Ponadi, Ketua RW 19 Dusun Pondok Jeruk Wringinagung Jombang.

Diketahui, Kasun Pondok Jeruk Wringinagung, Imron sempat merotasi dan mencopot Suroso, Ketua RW 22, dan diganti dengan Rum sebagai ketua RW 22 yang baru. Perotasian jabatan ketua RW itupun menyulut emosi warga. Mereka menilai kasun bertindak semaunya sendiri, tanpa berkoordinasi dengan warga atau pemerintah desa setempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan warga menyebut, rotasi jabatan RW itu bukan kali pertama dilakukan kasun, namun sudah ketiga kalinya. Selain meminta ketegasan berupa sanksi ke pemerintah desa, warga juga meminta kasun yang bersangkutan dicopot dari jabatannya karena dinilai telah melampaui batas kewenangannya.

Sementara itu PJ Kades Wringinagung Jombang Fahrur Asrori menjelaskan, pihaknya mengaku sempat menerima surat rekomendasi pemecatan Ketua RW yang dilayangkan oleh Kasun Imron, namun ditolak. “Karena pemecatan itu harus ada aturannya, SOP,” paparnya, Kamis siang (25/3).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Balai Desa Wringinagung Kecamatan Jombang mendadak ramai didatangi sejumlah warga Kamis siang (25/3/2021). Mereka menuntut pihak Kepala Desa Wringinagung agar menyelesaikan polemik yang menyeret nama salah satu Kepala Dusun (Kasun) atas ulahnya yang dinilai serampangan mencopot jabatan seorang ketua RW dan digantikan yang baru.

“Kami ingin Kasun Imron dipecat,” tegas Ponadi, Ketua RW 19 Dusun Pondok Jeruk Wringinagung Jombang.

Diketahui, Kasun Pondok Jeruk Wringinagung, Imron sempat merotasi dan mencopot Suroso, Ketua RW 22, dan diganti dengan Rum sebagai ketua RW 22 yang baru. Perotasian jabatan ketua RW itupun menyulut emosi warga. Mereka menilai kasun bertindak semaunya sendiri, tanpa berkoordinasi dengan warga atau pemerintah desa setempat.

Bahkan warga menyebut, rotasi jabatan RW itu bukan kali pertama dilakukan kasun, namun sudah ketiga kalinya. Selain meminta ketegasan berupa sanksi ke pemerintah desa, warga juga meminta kasun yang bersangkutan dicopot dari jabatannya karena dinilai telah melampaui batas kewenangannya.

Sementara itu PJ Kades Wringinagung Jombang Fahrur Asrori menjelaskan, pihaknya mengaku sempat menerima surat rekomendasi pemecatan Ketua RW yang dilayangkan oleh Kasun Imron, namun ditolak. “Karena pemecatan itu harus ada aturannya, SOP,” paparnya, Kamis siang (25/3).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kantor Balai Desa Wringinagung Kecamatan Jombang mendadak ramai didatangi sejumlah warga Kamis siang (25/3/2021). Mereka menuntut pihak Kepala Desa Wringinagung agar menyelesaikan polemik yang menyeret nama salah satu Kepala Dusun (Kasun) atas ulahnya yang dinilai serampangan mencopot jabatan seorang ketua RW dan digantikan yang baru.

“Kami ingin Kasun Imron dipecat,” tegas Ponadi, Ketua RW 19 Dusun Pondok Jeruk Wringinagung Jombang.

Diketahui, Kasun Pondok Jeruk Wringinagung, Imron sempat merotasi dan mencopot Suroso, Ketua RW 22, dan diganti dengan Rum sebagai ketua RW 22 yang baru. Perotasian jabatan ketua RW itupun menyulut emosi warga. Mereka menilai kasun bertindak semaunya sendiri, tanpa berkoordinasi dengan warga atau pemerintah desa setempat.

Bahkan warga menyebut, rotasi jabatan RW itu bukan kali pertama dilakukan kasun, namun sudah ketiga kalinya. Selain meminta ketegasan berupa sanksi ke pemerintah desa, warga juga meminta kasun yang bersangkutan dicopot dari jabatannya karena dinilai telah melampaui batas kewenangannya.

Sementara itu PJ Kades Wringinagung Jombang Fahrur Asrori menjelaskan, pihaknya mengaku sempat menerima surat rekomendasi pemecatan Ketua RW yang dilayangkan oleh Kasun Imron, namun ditolak. “Karena pemecatan itu harus ada aturannya, SOP,” paparnya, Kamis siang (25/3).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/