alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Perkuat Basis, PKB Target Menang Total

Mobile_AP_Rectangle 1
KOMPAK: Pengurus DPC dan PAC foto bersama dalam acara Muskercab Ke-1 PKB Jember di Hotel Luminor, kemarin (23/5).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjadi salah satu tamu kehormatan dalam Muskercab Ke-1 PKB Jember, kemarin (23/5). Maklum, Thoriq merupakan kader PKB yang cukup progresif. Dia pun mendapat jatah untuk memberikan ceramah di internal partai besutan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tersebut.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Cak Thoriq, sapaan akrabnya, menyampaikan perlu adanya evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu. Apalagi, pemerintah pusat telah menetapkan pemilu bakal dilaksanakan sebelum pilkada serentak yang digelar akhir tahun 2024 mendatang. Untuk itu, gerak langkah PKB sudah harus ditata lebih rapi. “Pergerakan sekarang sudah harus mulai diukur,” katanya.

Lalu, bagaimana dengan PKB Jember? Cak Thoriq menjelaskan, PKB Jember sejatinya telah memiliki landasan politik yang jelas. Basis dari kalangan nahdliyin sudah ada dan harus dikembangkan. Demikian pula dengan posisi di kancah politik, juga punya Ketua DPRD, yakni M Itqon Syauqi yang juga Sekretaris DPC PKB Jember. Namun, PKB Jember harus sadar masih kalah sedikit suara, sehingga hal itu harus dicarikan jalan keluarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan demikian, potensi suara dan kursi harus mampu dipetakan dengan baik. PKB Jember harus pula mengakomodasi seluruh calon-calon yang mendukung PKB. “PKB Jember potensi menangnya terbuka. PKB Jember menjadi pemenang pemilu sangat potensial,” katanya.

Pada Muskercab PKB Jember itu, Cak Thoriq menekankan agar semua kader bisa memenangkan PKB. Yaitu konsolidasi dilakukan untuk memenangkan pemilu, dan setelah itu pilkadanya. “Saya mengajak agar semua tokoh di desa-desa bisa memenangkan pemilu bersama PKB,” ulasnya.

PKB Jember, menurutnya, telah memiliki modal suara signifikan. Yaitu NU sebagai landasannya, dan perlu penguatan basis. “Setelah basis kuat, baru ekspansi ke basis lain. Harus lebih progresif lagi agar raihan kursi dan suaranya lebih baik lagi,” bebernya.

Langkah dan gerakan dalam penguatan basis serta ekspansi kepada kekuatan lain, menurut Cak Thoriq, bukan saja penting pada patokan targetnya. Akan tetapi, pada usaha yang dilakukan untuk menggapai target. “Ukurannya adalah konsolidasi politik,” jelas Cak Thoriq, yang kemudian menyebut PKB Jember memiliki peluang menang besar dan kemenangannya terbuka lebar.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -
KOMPAK: Pengurus DPC dan PAC foto bersama dalam acara Muskercab Ke-1 PKB Jember di Hotel Luminor, kemarin (23/5).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjadi salah satu tamu kehormatan dalam Muskercab Ke-1 PKB Jember, kemarin (23/5). Maklum, Thoriq merupakan kader PKB yang cukup progresif. Dia pun mendapat jatah untuk memberikan ceramah di internal partai besutan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tersebut.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Cak Thoriq, sapaan akrabnya, menyampaikan perlu adanya evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu. Apalagi, pemerintah pusat telah menetapkan pemilu bakal dilaksanakan sebelum pilkada serentak yang digelar akhir tahun 2024 mendatang. Untuk itu, gerak langkah PKB sudah harus ditata lebih rapi. “Pergerakan sekarang sudah harus mulai diukur,” katanya.

Lalu, bagaimana dengan PKB Jember? Cak Thoriq menjelaskan, PKB Jember sejatinya telah memiliki landasan politik yang jelas. Basis dari kalangan nahdliyin sudah ada dan harus dikembangkan. Demikian pula dengan posisi di kancah politik, juga punya Ketua DPRD, yakni M Itqon Syauqi yang juga Sekretaris DPC PKB Jember. Namun, PKB Jember harus sadar masih kalah sedikit suara, sehingga hal itu harus dicarikan jalan keluarnya.

Dengan demikian, potensi suara dan kursi harus mampu dipetakan dengan baik. PKB Jember harus pula mengakomodasi seluruh calon-calon yang mendukung PKB. “PKB Jember potensi menangnya terbuka. PKB Jember menjadi pemenang pemilu sangat potensial,” katanya.

Pada Muskercab PKB Jember itu, Cak Thoriq menekankan agar semua kader bisa memenangkan PKB. Yaitu konsolidasi dilakukan untuk memenangkan pemilu, dan setelah itu pilkadanya. “Saya mengajak agar semua tokoh di desa-desa bisa memenangkan pemilu bersama PKB,” ulasnya.

PKB Jember, menurutnya, telah memiliki modal suara signifikan. Yaitu NU sebagai landasannya, dan perlu penguatan basis. “Setelah basis kuat, baru ekspansi ke basis lain. Harus lebih progresif lagi agar raihan kursi dan suaranya lebih baik lagi,” bebernya.

Langkah dan gerakan dalam penguatan basis serta ekspansi kepada kekuatan lain, menurut Cak Thoriq, bukan saja penting pada patokan targetnya. Akan tetapi, pada usaha yang dilakukan untuk menggapai target. “Ukurannya adalah konsolidasi politik,” jelas Cak Thoriq, yang kemudian menyebut PKB Jember memiliki peluang menang besar dan kemenangannya terbuka lebar.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

KOMPAK: Pengurus DPC dan PAC foto bersama dalam acara Muskercab Ke-1 PKB Jember di Hotel Luminor, kemarin (23/5).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjadi salah satu tamu kehormatan dalam Muskercab Ke-1 PKB Jember, kemarin (23/5). Maklum, Thoriq merupakan kader PKB yang cukup progresif. Dia pun mendapat jatah untuk memberikan ceramah di internal partai besutan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tersebut.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Cak Thoriq, sapaan akrabnya, menyampaikan perlu adanya evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu. Apalagi, pemerintah pusat telah menetapkan pemilu bakal dilaksanakan sebelum pilkada serentak yang digelar akhir tahun 2024 mendatang. Untuk itu, gerak langkah PKB sudah harus ditata lebih rapi. “Pergerakan sekarang sudah harus mulai diukur,” katanya.

Lalu, bagaimana dengan PKB Jember? Cak Thoriq menjelaskan, PKB Jember sejatinya telah memiliki landasan politik yang jelas. Basis dari kalangan nahdliyin sudah ada dan harus dikembangkan. Demikian pula dengan posisi di kancah politik, juga punya Ketua DPRD, yakni M Itqon Syauqi yang juga Sekretaris DPC PKB Jember. Namun, PKB Jember harus sadar masih kalah sedikit suara, sehingga hal itu harus dicarikan jalan keluarnya.

Dengan demikian, potensi suara dan kursi harus mampu dipetakan dengan baik. PKB Jember harus pula mengakomodasi seluruh calon-calon yang mendukung PKB. “PKB Jember potensi menangnya terbuka. PKB Jember menjadi pemenang pemilu sangat potensial,” katanya.

Pada Muskercab PKB Jember itu, Cak Thoriq menekankan agar semua kader bisa memenangkan PKB. Yaitu konsolidasi dilakukan untuk memenangkan pemilu, dan setelah itu pilkadanya. “Saya mengajak agar semua tokoh di desa-desa bisa memenangkan pemilu bersama PKB,” ulasnya.

PKB Jember, menurutnya, telah memiliki modal suara signifikan. Yaitu NU sebagai landasannya, dan perlu penguatan basis. “Setelah basis kuat, baru ekspansi ke basis lain. Harus lebih progresif lagi agar raihan kursi dan suaranya lebih baik lagi,” bebernya.

Langkah dan gerakan dalam penguatan basis serta ekspansi kepada kekuatan lain, menurut Cak Thoriq, bukan saja penting pada patokan targetnya. Akan tetapi, pada usaha yang dilakukan untuk menggapai target. “Ukurannya adalah konsolidasi politik,” jelas Cak Thoriq, yang kemudian menyebut PKB Jember memiliki peluang menang besar dan kemenangannya terbuka lebar.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/