Di Lumajang, Laki-Laki Kalah Telak dari Perempuan

REKAP PEMILIH : KPU Lumajang ketika melakukan rekapitulasi pemilih DPSHP di hall Amanda siang tadi

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Laki-laki memang sering dibilang lebih dominan dari perempuan. Namun kali ini tidak. Kaum Adam malah kalah telak di 5 Kecamatan yang ada di Lumajang. Iya, kalah jumlah mencapai puluhan ribu. Paling parah di lima kecamatan Waduh!

IKLAN

Kekalahan telak yang dimaksud adalah pada jumlah hak pilih. Ternyata tidak sedikit. Se kabupaten Lumajang selisihnya mencapai 20.327 pemilih. Angka yang lumayan mengejutkan. Sebab, biasanya atau dibanding pemilu sebelum-sebelumnya tak menganga selebar ini.
Apalagi di lima Kecamatan. Paling jauh selisihnya adalah di Kecamatan Randuagung. Selisihnya mencapai 1.644 orang. Menyusul di urutan kedua Ranuyoso mencapai 1.608. Tempeh di urutan ketiga selisih 1.596. Pasirian 1.548 dan Kecamatan Lumajang 1.547.
Selisih yang begitu jauh ini terlihat detail pada saat proses penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPS HP) pemilu 2019 yang digelar di hall Amanda siang tadi. KPU menetapkan laki-laki hanya 402.615 pemilih. Sementtara perempuan sebanyak 422.942.
Muhammad Ridhol Mujib SE, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Lumajang membenarkan data tersebut. Bahwa telah ditetapkan dengan total pemilih sementara mencapai 825.557 orang.
Ditetapkan DPS HP Pemilu 2019 yang ditetapkan KPU Lumajang pada 22 Juli 2018. Dihadiri oleh 16 perwakilan parpol peserta pemilu, panwaskab dan masing-masing PPK membacakan hasilnya tiap kecamatan.
Acara itu dimulai jam 09.30 dalam agenda Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan DPS HP. Lima Komisioner KPU Lumajang lengkap hadir ada juga dari Bakesbangpol. “Masing-masing peserta perwakilan parpol Panwas dan Kesbangpol menerima salinan DPS HP yang sudah ditetapkan. “Salinan itu berisi data pemilih sementara perkecamatan yang menjadi satu kesatuan,” jelasnya.
Sementara itu, Syamsul SPD, Divisi Perencanaan dan Data KPU Lumajang menjelaskan bahwa DPS HP ini berasal dari DPT Pilkada . Ditambah pemilih pemula dan juga mengambil data dari DPS Pemilu 2019.
“DPS Hp terdiri dari itu tadi, ditambah dengan pemilih yang menggunakan KTP atau surat keterangan dari Dispendukcapil dan pemilih yang awal dulu tidak memenuhi syarat di pilkada disempurnakan setelah datanya diperbarui,” pungkasnya. (*)

Reporter : Hafid Asnan
Fotografer : Hafid Asnan
Redaktur : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :