alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Cegah Stunting Usulkan Cuti Hamil Enam Bulan

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA,RADARJEMBER,ID- Puan Maharani Ketua DPR RI mengungkap Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) sangat penting. RUU ini diperjuangkan, seperti memaksimalkan tumbuh kembang anak sehingga stunting bisa dihindari.

BACA JUGA: Pesan 600 Botol Vaksin PMK Cuma Dikirimi 400 Botol

Hal tersebut disampaikan Puan saat mengisi acara Gebyar Inovasi Pelayanan Kesehatan Rakyat yang digelar DPP PDI Perjuangan (PDIP) di Sekolah Partai, Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Didampingi dr.Ribka Tjiptaning, Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Puan memberikan penyuluhan kepada ratusan ibu hamil dan calon pengantin. Ia juga memberikan sosialisasi tumbuh kembang anak kepada orangtua dan memiliki anak usia di bawah 2 tahun.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Di DPR RI kami sedang memperjuangkan UU Kesejahteraan Ibu dan Anak, ibu bekerja dan melahirkan itu berhak mendapatkan cutinya Insyaallah tidak lagi 3 bulan namun jadi 6 bulan,” kata Puan.

RUU KIA dirancang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia unggul. RUU ini masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2022 itu, disebut Puan, penting untuk menghadapi generasi emas Indonesia.

RUU KIA menitikberatkan pada masa pertumbuhan emas anak atau golden age, hal ini merupakan periode krusial tumbuh kembang anak dan kerap dikaitkan dengan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) sebagai penentu masa depan anak.

- Advertisement -

JAKARTA,RADARJEMBER,ID- Puan Maharani Ketua DPR RI mengungkap Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) sangat penting. RUU ini diperjuangkan, seperti memaksimalkan tumbuh kembang anak sehingga stunting bisa dihindari.

BACA JUGA: Pesan 600 Botol Vaksin PMK Cuma Dikirimi 400 Botol

Hal tersebut disampaikan Puan saat mengisi acara Gebyar Inovasi Pelayanan Kesehatan Rakyat yang digelar DPP PDI Perjuangan (PDIP) di Sekolah Partai, Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Didampingi dr.Ribka Tjiptaning, Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Puan memberikan penyuluhan kepada ratusan ibu hamil dan calon pengantin. Ia juga memberikan sosialisasi tumbuh kembang anak kepada orangtua dan memiliki anak usia di bawah 2 tahun.

“Di DPR RI kami sedang memperjuangkan UU Kesejahteraan Ibu dan Anak, ibu bekerja dan melahirkan itu berhak mendapatkan cutinya Insyaallah tidak lagi 3 bulan namun jadi 6 bulan,” kata Puan.

RUU KIA dirancang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia unggul. RUU ini masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2022 itu, disebut Puan, penting untuk menghadapi generasi emas Indonesia.

RUU KIA menitikberatkan pada masa pertumbuhan emas anak atau golden age, hal ini merupakan periode krusial tumbuh kembang anak dan kerap dikaitkan dengan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) sebagai penentu masa depan anak.

JAKARTA,RADARJEMBER,ID- Puan Maharani Ketua DPR RI mengungkap Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) sangat penting. RUU ini diperjuangkan, seperti memaksimalkan tumbuh kembang anak sehingga stunting bisa dihindari.

BACA JUGA: Pesan 600 Botol Vaksin PMK Cuma Dikirimi 400 Botol

Hal tersebut disampaikan Puan saat mengisi acara Gebyar Inovasi Pelayanan Kesehatan Rakyat yang digelar DPP PDI Perjuangan (PDIP) di Sekolah Partai, Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Didampingi dr.Ribka Tjiptaning, Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Puan memberikan penyuluhan kepada ratusan ibu hamil dan calon pengantin. Ia juga memberikan sosialisasi tumbuh kembang anak kepada orangtua dan memiliki anak usia di bawah 2 tahun.

“Di DPR RI kami sedang memperjuangkan UU Kesejahteraan Ibu dan Anak, ibu bekerja dan melahirkan itu berhak mendapatkan cutinya Insyaallah tidak lagi 3 bulan namun jadi 6 bulan,” kata Puan.

RUU KIA dirancang untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) Indonesia unggul. RUU ini masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2022 itu, disebut Puan, penting untuk menghadapi generasi emas Indonesia.

RUU KIA menitikberatkan pada masa pertumbuhan emas anak atau golden age, hal ini merupakan periode krusial tumbuh kembang anak dan kerap dikaitkan dengan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) sebagai penentu masa depan anak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/