alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Haris Gantikan Halim Pimpin MUI

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keputusan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember cukup mengejutkan, kemarin (17/3). Terpilihnya KH Abdul Haris sebagai Ketua Umum MUI Jember diwarnai dengan masuknya Bupati Jember Hendy Siswanto dalam lingkaran lembaga keagamaan tersohor itu.

Hendy yang sempat membuka acara, memang tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Namanya masuk dalam lingkaran MUI setelah diputuskan oleh Tim Formatur Sebelas Tokoh. Dia ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jember.

“Keputusan dipilihnya kepengurusan, diambil melalui musyawarah oleh Tim Sebelas. Tim itu diambil dari mantan ketua, perwakilan kecamatan, serta yang lain,” kata KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PCNU Jember, yang memimpin rapat pleno kelima tentang penentuan tim formatur.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria yang akrab disapa Gus Aab ini menyebut, dalam Musda X itu, dirinya dan Ketua MUI Prof Abdul Halim Subahar dilarang ikut menjadi calon. “Dalam MUI, tidak boleh ada tokoh yang menjabat dua jabatan atau lebih. Saya dan Pak Halim Subahar sudah masuk dalam kepengurusan MUI Provinsi Jatim, sehingga tidak boleh dipilih,” bebernya.

Karena itulah, Musda MUI kali ini dipastikan muncul tokoh baru. Benar saja, hasil musyawarah tim sebelas yang diumumkan adalah tokoh muda. Ketua Umum MUI Jember atas nama KH Abdul Haris. Ketua Dewan Pertimbangan MUI adalah Bupati Jember Hendy Siswanto. Musda itu berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (17/3).

Dalam lingkaran MUI, nama Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun juga ada di dalamnya. Nama Gus Firjaun tak begitu mengejutkan karena dirinya telah lama masuk dalam Dewan Pertimbangan MUI. Kini, Gus Firjaun pun kembali masuk mendampingi Hendy sebagai wakil.

Sementara itu, dalam kepengurusan Haris, ada tokoh muda yang didapuk menjadi sekretaris. Dia adalah Abdul Wahab Ahmad. Melalui kepengurusan baru itu, Ketua MUI Jember Prof Abdul Halim Subahar yang baru demisioner meyakini, MUI Jember ke depan akan lebih baik. “Ke depan harus bisa bersinergi dan harus lebih baik,” katanya.

Sebelum diputuskan menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sambutannya menyampaikan, MUI Jember bisa tetap eksis sekalipun anggaran organisasi sangat terbatas. Ke depan, MUI bakal digandeng untuk bersama-sama menyelesaikan banyaknya persoalan di Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keputusan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember cukup mengejutkan, kemarin (17/3). Terpilihnya KH Abdul Haris sebagai Ketua Umum MUI Jember diwarnai dengan masuknya Bupati Jember Hendy Siswanto dalam lingkaran lembaga keagamaan tersohor itu.

Hendy yang sempat membuka acara, memang tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Namanya masuk dalam lingkaran MUI setelah diputuskan oleh Tim Formatur Sebelas Tokoh. Dia ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jember.

“Keputusan dipilihnya kepengurusan, diambil melalui musyawarah oleh Tim Sebelas. Tim itu diambil dari mantan ketua, perwakilan kecamatan, serta yang lain,” kata KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PCNU Jember, yang memimpin rapat pleno kelima tentang penentuan tim formatur.

Pria yang akrab disapa Gus Aab ini menyebut, dalam Musda X itu, dirinya dan Ketua MUI Prof Abdul Halim Subahar dilarang ikut menjadi calon. “Dalam MUI, tidak boleh ada tokoh yang menjabat dua jabatan atau lebih. Saya dan Pak Halim Subahar sudah masuk dalam kepengurusan MUI Provinsi Jatim, sehingga tidak boleh dipilih,” bebernya.

Karena itulah, Musda MUI kali ini dipastikan muncul tokoh baru. Benar saja, hasil musyawarah tim sebelas yang diumumkan adalah tokoh muda. Ketua Umum MUI Jember atas nama KH Abdul Haris. Ketua Dewan Pertimbangan MUI adalah Bupati Jember Hendy Siswanto. Musda itu berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (17/3).

Dalam lingkaran MUI, nama Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun juga ada di dalamnya. Nama Gus Firjaun tak begitu mengejutkan karena dirinya telah lama masuk dalam Dewan Pertimbangan MUI. Kini, Gus Firjaun pun kembali masuk mendampingi Hendy sebagai wakil.

Sementara itu, dalam kepengurusan Haris, ada tokoh muda yang didapuk menjadi sekretaris. Dia adalah Abdul Wahab Ahmad. Melalui kepengurusan baru itu, Ketua MUI Jember Prof Abdul Halim Subahar yang baru demisioner meyakini, MUI Jember ke depan akan lebih baik. “Ke depan harus bisa bersinergi dan harus lebih baik,” katanya.

Sebelum diputuskan menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sambutannya menyampaikan, MUI Jember bisa tetap eksis sekalipun anggaran organisasi sangat terbatas. Ke depan, MUI bakal digandeng untuk bersama-sama menyelesaikan banyaknya persoalan di Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keputusan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember cukup mengejutkan, kemarin (17/3). Terpilihnya KH Abdul Haris sebagai Ketua Umum MUI Jember diwarnai dengan masuknya Bupati Jember Hendy Siswanto dalam lingkaran lembaga keagamaan tersohor itu.

Hendy yang sempat membuka acara, memang tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Namanya masuk dalam lingkaran MUI setelah diputuskan oleh Tim Formatur Sebelas Tokoh. Dia ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jember.

“Keputusan dipilihnya kepengurusan, diambil melalui musyawarah oleh Tim Sebelas. Tim itu diambil dari mantan ketua, perwakilan kecamatan, serta yang lain,” kata KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PCNU Jember, yang memimpin rapat pleno kelima tentang penentuan tim formatur.

Pria yang akrab disapa Gus Aab ini menyebut, dalam Musda X itu, dirinya dan Ketua MUI Prof Abdul Halim Subahar dilarang ikut menjadi calon. “Dalam MUI, tidak boleh ada tokoh yang menjabat dua jabatan atau lebih. Saya dan Pak Halim Subahar sudah masuk dalam kepengurusan MUI Provinsi Jatim, sehingga tidak boleh dipilih,” bebernya.

Karena itulah, Musda MUI kali ini dipastikan muncul tokoh baru. Benar saja, hasil musyawarah tim sebelas yang diumumkan adalah tokoh muda. Ketua Umum MUI Jember atas nama KH Abdul Haris. Ketua Dewan Pertimbangan MUI adalah Bupati Jember Hendy Siswanto. Musda itu berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (17/3).

Dalam lingkaran MUI, nama Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun juga ada di dalamnya. Nama Gus Firjaun tak begitu mengejutkan karena dirinya telah lama masuk dalam Dewan Pertimbangan MUI. Kini, Gus Firjaun pun kembali masuk mendampingi Hendy sebagai wakil.

Sementara itu, dalam kepengurusan Haris, ada tokoh muda yang didapuk menjadi sekretaris. Dia adalah Abdul Wahab Ahmad. Melalui kepengurusan baru itu, Ketua MUI Jember Prof Abdul Halim Subahar yang baru demisioner meyakini, MUI Jember ke depan akan lebih baik. “Ke depan harus bisa bersinergi dan harus lebih baik,” katanya.

Sebelum diputuskan menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sambutannya menyampaikan, MUI Jember bisa tetap eksis sekalipun anggaran organisasi sangat terbatas. Ke depan, MUI bakal digandeng untuk bersama-sama menyelesaikan banyaknya persoalan di Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/