alexametrics
23 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Dana Banpol Naik, Jejaring Jadi Prioritas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sepak terjang partai politik di tengah masyarakat sepertinya layak untuk lebih survive. Bagaimana tidak, kabar sedap tentang rencana kenaikan dana bantuan politik (banpol) terungkap dalam rapat dengar pendapat di DPRD Jember, pagi kemarin (15/3).

Rencana kenaikan dana banpol naik disampaikan Plt Kepala Bakesbangpol Sigit Akbari. “Naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.500,” kata Sigit dalam RDP bersama anggota Komisi A.

Ketua Komisi A Tabroni menyampaikan, rapat yang digelar itu sejatinya membahas program kegiatan khususnya di Bakesbangpol tahun ini. “Anggaran di Bakesbangpol rencananya berkurang dari tahun sebelumnya. Akan tetapi, ada hal baru, yaitu ada dana tambahan untuk banpol. Tahun lalu Rp 1.500 per satu suara, kemudian direncanakan menjadi Rp 2.500,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Tabroni, pagu anggaran itu direncanakan untuk masuk ke dalam APBD Jember nanti. Jika hal itu nanti menjadi kesepakatan, maka Komisi A berharap tidak mengganggu program-program Bakesbangpol.

“Kenaikan dana banpol itu jangan sampai mengurangi kegiatan Bakesbangpol. Ini penting, karena Bakesbangpol menjadi bagian pemerintahan untuk melihat perkembangan politik. Dengan kata lain, OPD ini bisa disebut intelijennya pemerintah,” ucapnya.

Dalam rencana program Bakesbangpol, lanjut Tabroni, ada hal yang perlu diperkuat. Yaitu kegiatan bersama organisasi kemasyarakatan. “Bakesbangpol penting membangun jejaring dari segala macam ormas. Dalam hal ini, tidak ada anggaran, maka Komisi A mendorong agar dianggarkan karena penting,” ucap Tabroni.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sepak terjang partai politik di tengah masyarakat sepertinya layak untuk lebih survive. Bagaimana tidak, kabar sedap tentang rencana kenaikan dana bantuan politik (banpol) terungkap dalam rapat dengar pendapat di DPRD Jember, pagi kemarin (15/3).

Rencana kenaikan dana banpol naik disampaikan Plt Kepala Bakesbangpol Sigit Akbari. “Naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.500,” kata Sigit dalam RDP bersama anggota Komisi A.

Ketua Komisi A Tabroni menyampaikan, rapat yang digelar itu sejatinya membahas program kegiatan khususnya di Bakesbangpol tahun ini. “Anggaran di Bakesbangpol rencananya berkurang dari tahun sebelumnya. Akan tetapi, ada hal baru, yaitu ada dana tambahan untuk banpol. Tahun lalu Rp 1.500 per satu suara, kemudian direncanakan menjadi Rp 2.500,” katanya.

Menurut Tabroni, pagu anggaran itu direncanakan untuk masuk ke dalam APBD Jember nanti. Jika hal itu nanti menjadi kesepakatan, maka Komisi A berharap tidak mengganggu program-program Bakesbangpol.

“Kenaikan dana banpol itu jangan sampai mengurangi kegiatan Bakesbangpol. Ini penting, karena Bakesbangpol menjadi bagian pemerintahan untuk melihat perkembangan politik. Dengan kata lain, OPD ini bisa disebut intelijennya pemerintah,” ucapnya.

Dalam rencana program Bakesbangpol, lanjut Tabroni, ada hal yang perlu diperkuat. Yaitu kegiatan bersama organisasi kemasyarakatan. “Bakesbangpol penting membangun jejaring dari segala macam ormas. Dalam hal ini, tidak ada anggaran, maka Komisi A mendorong agar dianggarkan karena penting,” ucap Tabroni.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sepak terjang partai politik di tengah masyarakat sepertinya layak untuk lebih survive. Bagaimana tidak, kabar sedap tentang rencana kenaikan dana bantuan politik (banpol) terungkap dalam rapat dengar pendapat di DPRD Jember, pagi kemarin (15/3).

Rencana kenaikan dana banpol naik disampaikan Plt Kepala Bakesbangpol Sigit Akbari. “Naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.500,” kata Sigit dalam RDP bersama anggota Komisi A.

Ketua Komisi A Tabroni menyampaikan, rapat yang digelar itu sejatinya membahas program kegiatan khususnya di Bakesbangpol tahun ini. “Anggaran di Bakesbangpol rencananya berkurang dari tahun sebelumnya. Akan tetapi, ada hal baru, yaitu ada dana tambahan untuk banpol. Tahun lalu Rp 1.500 per satu suara, kemudian direncanakan menjadi Rp 2.500,” katanya.

Menurut Tabroni, pagu anggaran itu direncanakan untuk masuk ke dalam APBD Jember nanti. Jika hal itu nanti menjadi kesepakatan, maka Komisi A berharap tidak mengganggu program-program Bakesbangpol.

“Kenaikan dana banpol itu jangan sampai mengurangi kegiatan Bakesbangpol. Ini penting, karena Bakesbangpol menjadi bagian pemerintahan untuk melihat perkembangan politik. Dengan kata lain, OPD ini bisa disebut intelijennya pemerintah,” ucapnya.

Dalam rencana program Bakesbangpol, lanjut Tabroni, ada hal yang perlu diperkuat. Yaitu kegiatan bersama organisasi kemasyarakatan. “Bakesbangpol penting membangun jejaring dari segala macam ormas. Dalam hal ini, tidak ada anggaran, maka Komisi A mendorong agar dianggarkan karena penting,” ucap Tabroni.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/