alexametrics
32.5 C
Jember
Friday, 22 October 2021

Perkembangan Lelang Jabatan Tinggi di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID –  Open bidding atau lelang jabatan tinggi pratama (JTP) di lingkungan Pemkab Jember untuk 15 posisi kepala dinas dinilai kurang maksimal. Permintaan agar pendaftaran diperpanjang pun datang di sela-sela paripurna perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) di gedung dewan. Alasannya, peminat minim karena saat pendaftaran ditutup, hanya ada 47 PNS yang mendaftar.

Permintaan agar pendaftaran open bidding diperpanjang disampaikan Fraksi PDIP kepada Bupati Jember Hendy Siswanto. PDIP memandang, minimnya pendaftar akan memengaruhi kualitas yang dihasilkan nanti. “Kalau 15 posisi, setidaknya 60 sampai 90 pendaftar agar ada proses kualifikasi dan persaingan kompetensi. Sehingga, hasil yang direkomendasikan minimal bisa menyerahkan tiga terbaik pada masing-masing jabatan,” kata Tabroni, politisi PDIP yang sekaligus Ketua Komisi A DPRD Jember.

Keinginan agar pendaftaran diperpanjang dimaksudkan agar seluruh ASN yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar. Dengan begitu, akan ada persaingan yang lebih, sehingga PNS yang direkomendasikan setidaknya teruji dalam persaingan skill dan kompetensinya. “Tujuannya agar mutiara yang tersimpan (PNS yang kompeten, Red) bisa muncul menjadi kepala dinas,” cetusnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku, dirinya memang mendengar langsung permintaan dari Fraksi PDIP tentang pendaftar open bidding yang sedikit. Namun demikian, sejak sebelum dan saat pendaftaran dibuka pada tanggal 4 sampai 10 Oktober, Hendy telah meminta agar seluruh PNS yang memenuhi persyaratan ikut mendaftar. “Sudah saya suruh ikut semua,” katanya.

Menurut dia, open bidding merupakan satu langkah untuk menentukan pejabat kepala dinas secara profesional. Kepada PNS di Jember, dirinya telah meminta agar mengikuti seleksi. Bahkan, seleksi itu pun terbuka untuk ASN di Jawa Timur dan Indonesia. “Sebagai ASN (yang memenuhi syarat, Red) wajib ikut,” jelasnya.

Akhirnya Diperpanjang

ATAS minimnya jumlah pejabat yang mengikuti open bidding, akhirnya masa pendaftaran diperpanjang. Panitia seleksi (pansel) pun memperpanjangnya selama tiga hari dan berakhir pada Rabu (13/10) hari ini. Ketua Pansel Open Bidding Yuli Witono menyampaikan, pendaftaran pada awalnya dibuka sejak tanggal 4 sampai 10 Oktober. Namun, karena pendaftarnya kurang, sehingga diperpanjang tiga hari. “Diperpanjang sampai 13 Oktober,” katanya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID –  Open bidding atau lelang jabatan tinggi pratama (JTP) di lingkungan Pemkab Jember untuk 15 posisi kepala dinas dinilai kurang maksimal. Permintaan agar pendaftaran diperpanjang pun datang di sela-sela paripurna perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) di gedung dewan. Alasannya, peminat minim karena saat pendaftaran ditutup, hanya ada 47 PNS yang mendaftar.

Permintaan agar pendaftaran open bidding diperpanjang disampaikan Fraksi PDIP kepada Bupati Jember Hendy Siswanto. PDIP memandang, minimnya pendaftar akan memengaruhi kualitas yang dihasilkan nanti. “Kalau 15 posisi, setidaknya 60 sampai 90 pendaftar agar ada proses kualifikasi dan persaingan kompetensi. Sehingga, hasil yang direkomendasikan minimal bisa menyerahkan tiga terbaik pada masing-masing jabatan,” kata Tabroni, politisi PDIP yang sekaligus Ketua Komisi A DPRD Jember.

Keinginan agar pendaftaran diperpanjang dimaksudkan agar seluruh ASN yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar. Dengan begitu, akan ada persaingan yang lebih, sehingga PNS yang direkomendasikan setidaknya teruji dalam persaingan skill dan kompetensinya. “Tujuannya agar mutiara yang tersimpan (PNS yang kompeten, Red) bisa muncul menjadi kepala dinas,” cetusnya.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku, dirinya memang mendengar langsung permintaan dari Fraksi PDIP tentang pendaftar open bidding yang sedikit. Namun demikian, sejak sebelum dan saat pendaftaran dibuka pada tanggal 4 sampai 10 Oktober, Hendy telah meminta agar seluruh PNS yang memenuhi persyaratan ikut mendaftar. “Sudah saya suruh ikut semua,” katanya.

Menurut dia, open bidding merupakan satu langkah untuk menentukan pejabat kepala dinas secara profesional. Kepada PNS di Jember, dirinya telah meminta agar mengikuti seleksi. Bahkan, seleksi itu pun terbuka untuk ASN di Jawa Timur dan Indonesia. “Sebagai ASN (yang memenuhi syarat, Red) wajib ikut,” jelasnya.

Akhirnya Diperpanjang

ATAS minimnya jumlah pejabat yang mengikuti open bidding, akhirnya masa pendaftaran diperpanjang. Panitia seleksi (pansel) pun memperpanjangnya selama tiga hari dan berakhir pada Rabu (13/10) hari ini. Ketua Pansel Open Bidding Yuli Witono menyampaikan, pendaftaran pada awalnya dibuka sejak tanggal 4 sampai 10 Oktober. Namun, karena pendaftarnya kurang, sehingga diperpanjang tiga hari. “Diperpanjang sampai 13 Oktober,” katanya.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID –  Open bidding atau lelang jabatan tinggi pratama (JTP) di lingkungan Pemkab Jember untuk 15 posisi kepala dinas dinilai kurang maksimal. Permintaan agar pendaftaran diperpanjang pun datang di sela-sela paripurna perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) di gedung dewan. Alasannya, peminat minim karena saat pendaftaran ditutup, hanya ada 47 PNS yang mendaftar.

Permintaan agar pendaftaran open bidding diperpanjang disampaikan Fraksi PDIP kepada Bupati Jember Hendy Siswanto. PDIP memandang, minimnya pendaftar akan memengaruhi kualitas yang dihasilkan nanti. “Kalau 15 posisi, setidaknya 60 sampai 90 pendaftar agar ada proses kualifikasi dan persaingan kompetensi. Sehingga, hasil yang direkomendasikan minimal bisa menyerahkan tiga terbaik pada masing-masing jabatan,” kata Tabroni, politisi PDIP yang sekaligus Ketua Komisi A DPRD Jember.

Keinginan agar pendaftaran diperpanjang dimaksudkan agar seluruh ASN yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar. Dengan begitu, akan ada persaingan yang lebih, sehingga PNS yang direkomendasikan setidaknya teruji dalam persaingan skill dan kompetensinya. “Tujuannya agar mutiara yang tersimpan (PNS yang kompeten, Red) bisa muncul menjadi kepala dinas,” cetusnya.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku, dirinya memang mendengar langsung permintaan dari Fraksi PDIP tentang pendaftar open bidding yang sedikit. Namun demikian, sejak sebelum dan saat pendaftaran dibuka pada tanggal 4 sampai 10 Oktober, Hendy telah meminta agar seluruh PNS yang memenuhi persyaratan ikut mendaftar. “Sudah saya suruh ikut semua,” katanya.

Menurut dia, open bidding merupakan satu langkah untuk menentukan pejabat kepala dinas secara profesional. Kepada PNS di Jember, dirinya telah meminta agar mengikuti seleksi. Bahkan, seleksi itu pun terbuka untuk ASN di Jawa Timur dan Indonesia. “Sebagai ASN (yang memenuhi syarat, Red) wajib ikut,” jelasnya.

Akhirnya Diperpanjang

ATAS minimnya jumlah pejabat yang mengikuti open bidding, akhirnya masa pendaftaran diperpanjang. Panitia seleksi (pansel) pun memperpanjangnya selama tiga hari dan berakhir pada Rabu (13/10) hari ini. Ketua Pansel Open Bidding Yuli Witono menyampaikan, pendaftaran pada awalnya dibuka sejak tanggal 4 sampai 10 Oktober. Namun, karena pendaftarnya kurang, sehingga diperpanjang tiga hari. “Diperpanjang sampai 13 Oktober,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca