Diskusi Empat Pilar bersama Hardi Soesilo

SOSIALISASI: Anggota DPR RI Hardi Soesilo saat memberikan pemahaman empat pilar kebangsaan bersama Aparatur Pemerintah Serta Satpol PP se Kabupaten Banyuwangi.

BONDOWOSO RADARJEMBER.ID -Pemahaman empat pilar kebangsaan dan kewajiban bela negara terus dilakuka Hardi Soesilo, Anggpta DPR RI dari Fraksi Golkar. Seperti dilakukan di Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, kemarin (8/9), Hardi menjelaskan pentingnya pemahaman empat pilar kebangsaan dan bela negara.

IKLAN

Hardi menjelaskan, empat pilar kebangsaan itu adalah Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Empat hal ini, harus terus didengungkan agar nasionalisme masyarakat terus terpatri dalam sanubari. Sebab banyak kelompok/golongan yang saat ini berusaha merongrong empat pilar ini. “Masyarat harus menjaga dan terus memahamkan empat pilar kebangsaan kepada generasi penerus mereka,” ujarnya.

Untuk itu, posisi pemerintah sendiri adalah melatih masyarakat untuk menjadi agen penyalur. Sebagian masyarakat diajak diskusi dan diberi materi empat pilar kebangsaan. Selanjutnya mereka getok-tular kepada masyarakat lain. “Upaya ini sangat penting untuk terus dilakukan, saya selaku DPR RI memiliki kewajiban untuk mencetak masyarakat yang paham dan tangguh mempertahankan empat pilar di negeri Indonesia,” tegasnya.

Bagi orang tua, minimal harus mengarahkan anak-anak mereka untuk menjadi pribadi yang mengerti dan mempertahankan empat pilar kebangsaan. Bagi generasi muda, ketika mereka sudah mengerti, harus menjadi pejuang. “Berjuang dalam artian mengedukasi pemuda lainnya agar rasa nasionalismenya tinggi,” tuturnya.

Diera milenial saat ini, gencaran paham radikal semakin meraja lela. Apalagi difasilitasi internet yang membuat masyarakat bisa mengakses segala informasi di dunia. Karenanya, bagi para pemuda harus lebih kreatif. Jika penjajah berjuang melawan penjajah, maka generasi muda harus bisa meneruskan perjuangan tersebut. “Perjuangannya tidak mengusir penjajah, namun mengasah kreatifitas,” terangnya.

Orang yang kembali mencalonkan diri menjadi DPR RI di Dapil Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi itu menambahkan, empat pilar kebangsaan harus melekat dan mengkristal di sanubari setiap insan. Harapannya agar tidak diadu domba oleh kepentingan dan paham radikal tertentu yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. (*)

Penulis/fotografer: Sholikhul Huda

Editor: Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :