30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Dorong Pemilih Pemula Sadar Adminduk

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Pemilih pemula yang kini masih duduk di bangku sekolah menjadi hal yang penting dalam menyukseskan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Sehingga, pihak sekolah dan KPU mulai mendorong untuk menyadarkan pentingnya keikutsertaan dalam memungut suara hingga sadar administrasi kependudukan sebagai syarat untuk memilih.

BACA JUGA : Kurash Belum Resmi Jadi Anggota KONI

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh KPU Jawa Timur dan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) wilayah Jember kepada puluhan pengurus OSIS SMAN dan SMKN se-Jember, kemarin (4/11). “Dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berkualitas, di dalamnya terdapat pemilih segmen pemula. Untuk memberikan pemahaman kepada mereka perlu keterlibatan semua pihak,” jelas Gogot Cahyo Baskoro, Komisioner KPU Jatim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Kacabdin Wilayah Jember Mahrus Syamsul menyatakan, para siswa SMA dan SMK di sekolah sesungguhnya telah belajar berdemokrasi yang baik. Contohnya dalam pemilihan ketua OSIS yang telah didesain layaknya kepanitiaan dan tahapan pemilu. Sehingga para pengurus OSIS yang hadir diharapkan dapat mempraktikkannya pada cakupan pemilu yang lebih besar di tahun 2024. “Tentunya mereka yang telah berumur 17 tahun harus memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik untuk terlibat dalam pemilu. Mereka juga harus cerdas agar tidak mudah terpengaruh hasutan yang mungkin akan dialami untuk memilih calon tertentu,” tuturnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Pemilih pemula yang kini masih duduk di bangku sekolah menjadi hal yang penting dalam menyukseskan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Sehingga, pihak sekolah dan KPU mulai mendorong untuk menyadarkan pentingnya keikutsertaan dalam memungut suara hingga sadar administrasi kependudukan sebagai syarat untuk memilih.

BACA JUGA : Kurash Belum Resmi Jadi Anggota KONI

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh KPU Jawa Timur dan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) wilayah Jember kepada puluhan pengurus OSIS SMAN dan SMKN se-Jember, kemarin (4/11). “Dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berkualitas, di dalamnya terdapat pemilih segmen pemula. Untuk memberikan pemahaman kepada mereka perlu keterlibatan semua pihak,” jelas Gogot Cahyo Baskoro, Komisioner KPU Jatim.

Selain itu, Kacabdin Wilayah Jember Mahrus Syamsul menyatakan, para siswa SMA dan SMK di sekolah sesungguhnya telah belajar berdemokrasi yang baik. Contohnya dalam pemilihan ketua OSIS yang telah didesain layaknya kepanitiaan dan tahapan pemilu. Sehingga para pengurus OSIS yang hadir diharapkan dapat mempraktikkannya pada cakupan pemilu yang lebih besar di tahun 2024. “Tentunya mereka yang telah berumur 17 tahun harus memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik untuk terlibat dalam pemilu. Mereka juga harus cerdas agar tidak mudah terpengaruh hasutan yang mungkin akan dialami untuk memilih calon tertentu,” tuturnya.

SUMBERSARI, Radar Jember – Pemilih pemula yang kini masih duduk di bangku sekolah menjadi hal yang penting dalam menyukseskan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Sehingga, pihak sekolah dan KPU mulai mendorong untuk menyadarkan pentingnya keikutsertaan dalam memungut suara hingga sadar administrasi kependudukan sebagai syarat untuk memilih.

BACA JUGA : Kurash Belum Resmi Jadi Anggota KONI

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh KPU Jawa Timur dan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) wilayah Jember kepada puluhan pengurus OSIS SMAN dan SMKN se-Jember, kemarin (4/11). “Dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berkualitas, di dalamnya terdapat pemilih segmen pemula. Untuk memberikan pemahaman kepada mereka perlu keterlibatan semua pihak,” jelas Gogot Cahyo Baskoro, Komisioner KPU Jatim.

Selain itu, Kacabdin Wilayah Jember Mahrus Syamsul menyatakan, para siswa SMA dan SMK di sekolah sesungguhnya telah belajar berdemokrasi yang baik. Contohnya dalam pemilihan ketua OSIS yang telah didesain layaknya kepanitiaan dan tahapan pemilu. Sehingga para pengurus OSIS yang hadir diharapkan dapat mempraktikkannya pada cakupan pemilu yang lebih besar di tahun 2024. “Tentunya mereka yang telah berumur 17 tahun harus memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik untuk terlibat dalam pemilu. Mereka juga harus cerdas agar tidak mudah terpengaruh hasutan yang mungkin akan dialami untuk memilih calon tertentu,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Atlet Bridge Jember Gacor di Kejurnas

Eksepsi Kades Klatakan Ditolak

Ancaman Resesi Jelang Akhir Tahun

Wajib Dibaca

Puluhan Warga Suspek Leptospirosis

Asesmen JPT Pratama Berjalan Lancar

Sidomulyo, Desa Gotong Royong Terbaik

/