alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Sektor ini Dirugikan Karena Hujan

Diguyur Hujan Hampir Tiap Hari

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBEREJO, RADARJEMBER.ID – Hujan yang turun beberapa hari terakhir membuat petani tembakau waswas. Pasalnya, di sejumlah tempat tanaman tembakau terus-terusan diguyur hujan.

Kondisi itu jelas kurang menguntungkan bagi petani. Tembakau mereka terancam layu, kurang subur, hingga membusuk. “Kalau tembakaunya rusak, harganya sudah nggak karuan,” keluh Hariyono, petani tembakau di desa tersebut.

Menurut dia, tanaman tembakaunya itu sudah tinggal menghitung hari untuk segera dipanen. Namun, hujan yang terus mengguyur di daerah selatan Jember menjadi ancaman nyata bagi para petani tembakau ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya Hariyono, petani lainnya juga memiliki kekhawatiran yang sama. Hujan yang turun dengan intensitas ringan sejak beberapa hari kemarin sedikit banyak juga memengaruhi proses pengeringan tembakau.

Bahkan, beberapa petani terpaksa memanen lebih awal dari waktu yang semestinya. “Serba repot kami ini sebagai petani. Dipanen dulu, hasilnya belum maksimal. Tidak segera dipanen, tembakaunya terancam rusak,” timpal Hafid, petani asal Ambulu.

- Advertisement -

SUMBEREJO, RADARJEMBER.ID – Hujan yang turun beberapa hari terakhir membuat petani tembakau waswas. Pasalnya, di sejumlah tempat tanaman tembakau terus-terusan diguyur hujan.

Kondisi itu jelas kurang menguntungkan bagi petani. Tembakau mereka terancam layu, kurang subur, hingga membusuk. “Kalau tembakaunya rusak, harganya sudah nggak karuan,” keluh Hariyono, petani tembakau di desa tersebut.

Menurut dia, tanaman tembakaunya itu sudah tinggal menghitung hari untuk segera dipanen. Namun, hujan yang terus mengguyur di daerah selatan Jember menjadi ancaman nyata bagi para petani tembakau ini.

Tak hanya Hariyono, petani lainnya juga memiliki kekhawatiran yang sama. Hujan yang turun dengan intensitas ringan sejak beberapa hari kemarin sedikit banyak juga memengaruhi proses pengeringan tembakau.

Bahkan, beberapa petani terpaksa memanen lebih awal dari waktu yang semestinya. “Serba repot kami ini sebagai petani. Dipanen dulu, hasilnya belum maksimal. Tidak segera dipanen, tembakaunya terancam rusak,” timpal Hafid, petani asal Ambulu.

SUMBEREJO, RADARJEMBER.ID – Hujan yang turun beberapa hari terakhir membuat petani tembakau waswas. Pasalnya, di sejumlah tempat tanaman tembakau terus-terusan diguyur hujan.

Kondisi itu jelas kurang menguntungkan bagi petani. Tembakau mereka terancam layu, kurang subur, hingga membusuk. “Kalau tembakaunya rusak, harganya sudah nggak karuan,” keluh Hariyono, petani tembakau di desa tersebut.

Menurut dia, tanaman tembakaunya itu sudah tinggal menghitung hari untuk segera dipanen. Namun, hujan yang terus mengguyur di daerah selatan Jember menjadi ancaman nyata bagi para petani tembakau ini.

Tak hanya Hariyono, petani lainnya juga memiliki kekhawatiran yang sama. Hujan yang turun dengan intensitas ringan sejak beberapa hari kemarin sedikit banyak juga memengaruhi proses pengeringan tembakau.

Bahkan, beberapa petani terpaksa memanen lebih awal dari waktu yang semestinya. “Serba repot kami ini sebagai petani. Dipanen dulu, hasilnya belum maksimal. Tidak segera dipanen, tembakaunya terancam rusak,” timpal Hafid, petani asal Ambulu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/