alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Kades Pemain Pupuk Segera Disidang

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember Tim jaksa kasus peredaran pupuk ilegal yang menyeret Kepala Desa (Kades) Bangsalsari dan kepala produksi pupuk ilegal akan segera melimpahkan ke Pengadilan Negeri Jember dalam waktu dekat. Kejari menyatakan, berkas telah mendekati P-21. Sidang akan dilaksanakan secepatnya setelah berkas dinyatakan lengkap. Sementara, kades tersebut masih melayani masyarakat di kantor desa sehari-hari.

BACA JUGA : Subsidi Dicabut Harga Pupuk Melambung

Kemarin (23/5), Bidang Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jember (Kejari) telah resmi menerima pelimpahan berkas dari penyidik, dalam hal ini Polres Jember. Tersangka melibatkan Kades Bangsalsari dengan inisial NK dan kepala produksi pupuk, CS. Mereka diduga melakukan tindak pidana peredaran pupuk ilegal. Keduanya diduga melanggar Pasal 122 juncto Pasal 73 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Jember I Gede Wiraguna Wiradarma membenarkan penerimaan berkas laporan tersebut. Berkasnya telah diperiksa oleh tim jaksa untuk kelengkapan persidangan. “Dalam waktu dekat ini, akan kami limpahkan kepada yang berwenang (pengadilan, red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember Tim jaksa kasus peredaran pupuk ilegal yang menyeret Kepala Desa (Kades) Bangsalsari dan kepala produksi pupuk ilegal akan segera melimpahkan ke Pengadilan Negeri Jember dalam waktu dekat. Kejari menyatakan, berkas telah mendekati P-21. Sidang akan dilaksanakan secepatnya setelah berkas dinyatakan lengkap. Sementara, kades tersebut masih melayani masyarakat di kantor desa sehari-hari.

BACA JUGA : Subsidi Dicabut Harga Pupuk Melambung

Kemarin (23/5), Bidang Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jember (Kejari) telah resmi menerima pelimpahan berkas dari penyidik, dalam hal ini Polres Jember. Tersangka melibatkan Kades Bangsalsari dengan inisial NK dan kepala produksi pupuk, CS. Mereka diduga melakukan tindak pidana peredaran pupuk ilegal. Keduanya diduga melanggar Pasal 122 juncto Pasal 73 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Jember I Gede Wiraguna Wiradarma membenarkan penerimaan berkas laporan tersebut. Berkasnya telah diperiksa oleh tim jaksa untuk kelengkapan persidangan. “Dalam waktu dekat ini, akan kami limpahkan kepada yang berwenang (pengadilan, red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

SUMBERSARI, Radar Jember Tim jaksa kasus peredaran pupuk ilegal yang menyeret Kepala Desa (Kades) Bangsalsari dan kepala produksi pupuk ilegal akan segera melimpahkan ke Pengadilan Negeri Jember dalam waktu dekat. Kejari menyatakan, berkas telah mendekati P-21. Sidang akan dilaksanakan secepatnya setelah berkas dinyatakan lengkap. Sementara, kades tersebut masih melayani masyarakat di kantor desa sehari-hari.

BACA JUGA : Subsidi Dicabut Harga Pupuk Melambung

Kemarin (23/5), Bidang Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jember (Kejari) telah resmi menerima pelimpahan berkas dari penyidik, dalam hal ini Polres Jember. Tersangka melibatkan Kades Bangsalsari dengan inisial NK dan kepala produksi pupuk, CS. Mereka diduga melakukan tindak pidana peredaran pupuk ilegal. Keduanya diduga melanggar Pasal 122 juncto Pasal 73 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Jember I Gede Wiraguna Wiradarma membenarkan penerimaan berkas laporan tersebut. Berkasnya telah diperiksa oleh tim jaksa untuk kelengkapan persidangan. “Dalam waktu dekat ini, akan kami limpahkan kepada yang berwenang (pengadilan, red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/