23.7 C
Jember
Saturday, 4 February 2023

Ada Perbedaan Data Padi

Mobile_AP_Rectangle 1

MANGLI, Radar Jember – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember masih berpegangan penuh bahwa produksi dan luas panen padi di Jember mengalami peningkatan dari tahun lalu 2021. Hal itu berbeda dengan jumlah hasil pendataan yang dilakukan BPS Jember.

BACA JUGA : Berdalih Mencintai, Ayah di Jember Perkosa Anak Kandung hingga 7 Kali

Kabid Tanaman Pangan DTPHP Jember Nana Suminarsih menjelaskan, kualitas produksi padi saat ini memang menurun. Misalnya, dari yang biasa warna beras putih menjadi lebih kusam. Namun, secara kuantitas tidak ada pengaruh meskipun cuaca buruk.

Mobile_AP_Rectangle 2

Data sementara sampai Oktober tahun 2022, berdasarkan perhitungan DTPHP yakni luas panen padi 149.092 hektare dan produksi padi 887.569 ton. Dia menjelaskan, ada perbedaan data dengan BPS karena kemungkinan para pengusaha penggilingan beras tidak memberikan data yang valid kepada DTPHP. “Kalau untuk para petani malah senang jika dimintai data. Maka, hal itu berbanding terbalik saat kami meminta data ke para pengepul beras,” tuturnya.

- Advertisement -

MANGLI, Radar Jember – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember masih berpegangan penuh bahwa produksi dan luas panen padi di Jember mengalami peningkatan dari tahun lalu 2021. Hal itu berbeda dengan jumlah hasil pendataan yang dilakukan BPS Jember.

BACA JUGA : Berdalih Mencintai, Ayah di Jember Perkosa Anak Kandung hingga 7 Kali

Kabid Tanaman Pangan DTPHP Jember Nana Suminarsih menjelaskan, kualitas produksi padi saat ini memang menurun. Misalnya, dari yang biasa warna beras putih menjadi lebih kusam. Namun, secara kuantitas tidak ada pengaruh meskipun cuaca buruk.

Data sementara sampai Oktober tahun 2022, berdasarkan perhitungan DTPHP yakni luas panen padi 149.092 hektare dan produksi padi 887.569 ton. Dia menjelaskan, ada perbedaan data dengan BPS karena kemungkinan para pengusaha penggilingan beras tidak memberikan data yang valid kepada DTPHP. “Kalau untuk para petani malah senang jika dimintai data. Maka, hal itu berbanding terbalik saat kami meminta data ke para pengepul beras,” tuturnya.

MANGLI, Radar Jember – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember masih berpegangan penuh bahwa produksi dan luas panen padi di Jember mengalami peningkatan dari tahun lalu 2021. Hal itu berbeda dengan jumlah hasil pendataan yang dilakukan BPS Jember.

BACA JUGA : Berdalih Mencintai, Ayah di Jember Perkosa Anak Kandung hingga 7 Kali

Kabid Tanaman Pangan DTPHP Jember Nana Suminarsih menjelaskan, kualitas produksi padi saat ini memang menurun. Misalnya, dari yang biasa warna beras putih menjadi lebih kusam. Namun, secara kuantitas tidak ada pengaruh meskipun cuaca buruk.

Data sementara sampai Oktober tahun 2022, berdasarkan perhitungan DTPHP yakni luas panen padi 149.092 hektare dan produksi padi 887.569 ton. Dia menjelaskan, ada perbedaan data dengan BPS karena kemungkinan para pengusaha penggilingan beras tidak memberikan data yang valid kepada DTPHP. “Kalau untuk para petani malah senang jika dimintai data. Maka, hal itu berbanding terbalik saat kami meminta data ke para pengepul beras,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca