alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Tutup Pasar Hewan Selama Dua Minggu

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Pemkab Tulungagung terpaksa mrenutup pasar hewan selama dua minggu, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan menjangkiti hewan ternak sekaligus memutus mata rantai virus tersebut.

Dalam surat edaran dan dikeluarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, dijelaskan bahwa penutupan sementara dilakukan selama 14 hari mulai tanggal 16 sampai 29 Mei 2022 sehingga pasar hewan benar-benar aman dari PMK.

Maryoto Birowo, Bupati Tulungagung, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah strategi pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran PMK dari daerah luar Tulungagung

Mobile_AP_Rectangle 2

“Meskipun Tulungagung bebas dari PMK, kita tidak tahu yang luar Tulungagung, karena pedagang-pedagang itu dari berbagai daerah, ada yang Pacitan, Jawa Tengah dan berbagai daerah di Jawa Timur,” kata Maryoto.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Pemkab Tulungagung terpaksa mrenutup pasar hewan selama dua minggu, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan menjangkiti hewan ternak sekaligus memutus mata rantai virus tersebut.

Dalam surat edaran dan dikeluarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, dijelaskan bahwa penutupan sementara dilakukan selama 14 hari mulai tanggal 16 sampai 29 Mei 2022 sehingga pasar hewan benar-benar aman dari PMK.

Maryoto Birowo, Bupati Tulungagung, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah strategi pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran PMK dari daerah luar Tulungagung

“Meskipun Tulungagung bebas dari PMK, kita tidak tahu yang luar Tulungagung, karena pedagang-pedagang itu dari berbagai daerah, ada yang Pacitan, Jawa Tengah dan berbagai daerah di Jawa Timur,” kata Maryoto.

RADARJEMBER.ID – Pemkab Tulungagung terpaksa mrenutup pasar hewan selama dua minggu, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan menjangkiti hewan ternak sekaligus memutus mata rantai virus tersebut.

Dalam surat edaran dan dikeluarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, dijelaskan bahwa penutupan sementara dilakukan selama 14 hari mulai tanggal 16 sampai 29 Mei 2022 sehingga pasar hewan benar-benar aman dari PMK.

Maryoto Birowo, Bupati Tulungagung, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah strategi pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran PMK dari daerah luar Tulungagung

“Meskipun Tulungagung bebas dari PMK, kita tidak tahu yang luar Tulungagung, karena pedagang-pedagang itu dari berbagai daerah, ada yang Pacitan, Jawa Tengah dan berbagai daerah di Jawa Timur,” kata Maryoto.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/