alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Syarat Teknis Perizinan Produksi dan Distribusi Pupuk

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pupuk masih dibutuhkan banyak petani. Sayangnya, banyak oknum nakal yang melakukan penimbunan, mengoplos pupuk, bahkan ada yang nekat menjual pupuk palsu alias tak berizin. Soal pupuk ini pun, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember mengungkap alur perizinan produksi dan distribusi pupuk.

Kepala DPMPTSP Arief Tjahjono menjelaskan, ada aturan yang berlaku untuk perorangan maupun perusahaan. Hal itu menjadi ketentuan wajib bagi siapa saja yang akan memproduksi pupuk.

Baca Juga : Penimbun Pupuk di Lumajang Ditetapkan Tersangka tapi Tak Ditahan

Mobile_AP_Rectangle 2

Aturan ini pun mengingat dan dibangun bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lain seperti Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta DPMPTSP Jember.

Semua masyarakat, baik perorangan maupun perusahaan, dapat melakukan produksi pupuk setelah mengantongi izin. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas pupuk ketika sampai di tangan petani. Proses pengajuan perizinan tentunya harus melalui Kantor DPMPTSP Jember, yang saat ini berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kaliwates.

Menurut Arief, warga yang mengajukan perizinan akan disurvei lokasinya. Termasuk melihat hal-hal yang menunjang kelayakan produksi pupuk. Jika tidak memenuhi syarat, maka jangan harap akan dapat memproduksi pupuk. “Sekarang masyarakat sudah dipermudah. Perizinan produksi dan distribusi tinggal ke kantor, gampang dan tidak berbayar” tegas Arief kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pupuk masih dibutuhkan banyak petani. Sayangnya, banyak oknum nakal yang melakukan penimbunan, mengoplos pupuk, bahkan ada yang nekat menjual pupuk palsu alias tak berizin. Soal pupuk ini pun, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember mengungkap alur perizinan produksi dan distribusi pupuk.

Kepala DPMPTSP Arief Tjahjono menjelaskan, ada aturan yang berlaku untuk perorangan maupun perusahaan. Hal itu menjadi ketentuan wajib bagi siapa saja yang akan memproduksi pupuk.

Baca Juga : Penimbun Pupuk di Lumajang Ditetapkan Tersangka tapi Tak Ditahan

Aturan ini pun mengingat dan dibangun bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lain seperti Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta DPMPTSP Jember.

Semua masyarakat, baik perorangan maupun perusahaan, dapat melakukan produksi pupuk setelah mengantongi izin. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas pupuk ketika sampai di tangan petani. Proses pengajuan perizinan tentunya harus melalui Kantor DPMPTSP Jember, yang saat ini berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kaliwates.

Menurut Arief, warga yang mengajukan perizinan akan disurvei lokasinya. Termasuk melihat hal-hal yang menunjang kelayakan produksi pupuk. Jika tidak memenuhi syarat, maka jangan harap akan dapat memproduksi pupuk. “Sekarang masyarakat sudah dipermudah. Perizinan produksi dan distribusi tinggal ke kantor, gampang dan tidak berbayar” tegas Arief kepada Jawa Pos Radar Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pupuk masih dibutuhkan banyak petani. Sayangnya, banyak oknum nakal yang melakukan penimbunan, mengoplos pupuk, bahkan ada yang nekat menjual pupuk palsu alias tak berizin. Soal pupuk ini pun, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember mengungkap alur perizinan produksi dan distribusi pupuk.

Kepala DPMPTSP Arief Tjahjono menjelaskan, ada aturan yang berlaku untuk perorangan maupun perusahaan. Hal itu menjadi ketentuan wajib bagi siapa saja yang akan memproduksi pupuk.

Baca Juga : Penimbun Pupuk di Lumajang Ditetapkan Tersangka tapi Tak Ditahan

Aturan ini pun mengingat dan dibangun bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lain seperti Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta DPMPTSP Jember.

Semua masyarakat, baik perorangan maupun perusahaan, dapat melakukan produksi pupuk setelah mengantongi izin. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas pupuk ketika sampai di tangan petani. Proses pengajuan perizinan tentunya harus melalui Kantor DPMPTSP Jember, yang saat ini berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kaliwates.

Menurut Arief, warga yang mengajukan perizinan akan disurvei lokasinya. Termasuk melihat hal-hal yang menunjang kelayakan produksi pupuk. Jika tidak memenuhi syarat, maka jangan harap akan dapat memproduksi pupuk. “Sekarang masyarakat sudah dipermudah. Perizinan produksi dan distribusi tinggal ke kantor, gampang dan tidak berbayar” tegas Arief kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/