alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Rawat Bunga dengan Metode Tanam yang Tepat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Saat ini penjual bunga tidaklah asing didengar oleh masyarakat Indonesia, khususnya Jember. Beberapa orang memilih untuk berjualan bunga karena hobi mengoleksi bunga hingga akhirnya dijual. Saat pandemi banyak orang lebih memilih mengoleksi bunga dan membuat taman sendiri di rumah. Namun, ternyata merawat bunga tak semudah yang dibayangkan.

BACA JUGA : Berkat Kegigihan Penyidik, Bharada E Ungkap Kejadian yang Terjadi di TKP

Firdaus yang merupakan pemilik grosir tanaman bunga dan buah menjelaskan, jika ingin berjualan bunga harus benar-benar mau merawat bunga tersebut. “Sejak tahun 2019 saya menjual bunga. Awal jualan di daerah Armed. Namun, sejak Januari 2022 sudah menetap di daerah Kaliwates ini. Tanaman yang saya jual ada yang untuk indoor maupun outdoor,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengaku masih belajar dalam merawat tanaman bunga dan buah sendiri. Meskipun terkadang bingung lantaran tanaman indoor ada yang tidak kuat panas dan hujan. Pria 56 tahun itu telaten merawat bunga bersama tiga karyawannya. Biasanya bunga yang laris yaitu jenis bunga outdoor, karena bisa dijadikan taman di rumah para pembeli.

Firdaus memberikan tips agar bunga tetap bagus dan mekar. “Pertama harus kenal dengan karakteristik bunga tersebut. Seperti bunga tersebut tahan di panas atau tidak. Tahan di musim hujan atau tidak, dll. Kedua, untuk media tanam bunga berbeda-beda. Jadi, harus tepat untuk memilih media bunga yang akan ditanam, dan yang ketiga harus benar-benar ekstra sabar, karena merawat bunga harus telaten agar tetap hidup dan bisa mekar,” katanya.

Solusi jika tidak ingin bunga cepat mati yaitu sesering mungkin melakukan cek terhadap tanah yang ditanami bunga. “Karena ada beberapa bunga yang tidak bisa terkena sinar matahari, ada juga bunga yang suka dengan tanah lembap,” ujarnya. Jika ada tanaman yang terkena penyakit dan hama, sebisa mungkin tidak disemprot dengan insektisida, karena berbahan kimia. Jadi, lebih baik binatang yang hinggap pada bunga diusir.

Meskipun terkadang bunga yang Firdaus jual layu dan berlubang akibat hama, namun ia sangat enjoy berjualan bunga. Sementara itu, tanaman buah yang Firdaus jual yaitu jeruk, semangka, melon, mangga, dll. Biasanya para pembeli yang ingin membeli tanaman buah suka tanaman buah yang sudah siap berbuah. Jadi, pembeli tinggal terima jadi. “Awal saya jualan bunga memang saya sendiri pecinta bunga. Saya dulu tahu bunga hanya mawar dan melati. Jika ditelusuri, banyak sekali jenis bunga,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, cuaca juga berpengaruh terhadap tanaman bunga dan buah. Karena itu, sebisa mungkin mengenali karakteristik dari bunga yang akan ditanam. Meskipun keluar uang banyak untuk membeli bunga, namun nilai bunga yang dibeli bisa sampai jutaan jika merawatnya dengan benar. Sebisa mungkin mulailah membeli bunga yang disukai, karena itu akan menjadi motivasi tersendiri untuk merawat bunga-bunga yang lainnya.  (mg1/c2/nur)

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Saat ini penjual bunga tidaklah asing didengar oleh masyarakat Indonesia, khususnya Jember. Beberapa orang memilih untuk berjualan bunga karena hobi mengoleksi bunga hingga akhirnya dijual. Saat pandemi banyak orang lebih memilih mengoleksi bunga dan membuat taman sendiri di rumah. Namun, ternyata merawat bunga tak semudah yang dibayangkan.

BACA JUGA : Berkat Kegigihan Penyidik, Bharada E Ungkap Kejadian yang Terjadi di TKP

Firdaus yang merupakan pemilik grosir tanaman bunga dan buah menjelaskan, jika ingin berjualan bunga harus benar-benar mau merawat bunga tersebut. “Sejak tahun 2019 saya menjual bunga. Awal jualan di daerah Armed. Namun, sejak Januari 2022 sudah menetap di daerah Kaliwates ini. Tanaman yang saya jual ada yang untuk indoor maupun outdoor,” ujarnya.

Dia mengaku masih belajar dalam merawat tanaman bunga dan buah sendiri. Meskipun terkadang bingung lantaran tanaman indoor ada yang tidak kuat panas dan hujan. Pria 56 tahun itu telaten merawat bunga bersama tiga karyawannya. Biasanya bunga yang laris yaitu jenis bunga outdoor, karena bisa dijadikan taman di rumah para pembeli.

Firdaus memberikan tips agar bunga tetap bagus dan mekar. “Pertama harus kenal dengan karakteristik bunga tersebut. Seperti bunga tersebut tahan di panas atau tidak. Tahan di musim hujan atau tidak, dll. Kedua, untuk media tanam bunga berbeda-beda. Jadi, harus tepat untuk memilih media bunga yang akan ditanam, dan yang ketiga harus benar-benar ekstra sabar, karena merawat bunga harus telaten agar tetap hidup dan bisa mekar,” katanya.

Solusi jika tidak ingin bunga cepat mati yaitu sesering mungkin melakukan cek terhadap tanah yang ditanami bunga. “Karena ada beberapa bunga yang tidak bisa terkena sinar matahari, ada juga bunga yang suka dengan tanah lembap,” ujarnya. Jika ada tanaman yang terkena penyakit dan hama, sebisa mungkin tidak disemprot dengan insektisida, karena berbahan kimia. Jadi, lebih baik binatang yang hinggap pada bunga diusir.

Meskipun terkadang bunga yang Firdaus jual layu dan berlubang akibat hama, namun ia sangat enjoy berjualan bunga. Sementara itu, tanaman buah yang Firdaus jual yaitu jeruk, semangka, melon, mangga, dll. Biasanya para pembeli yang ingin membeli tanaman buah suka tanaman buah yang sudah siap berbuah. Jadi, pembeli tinggal terima jadi. “Awal saya jualan bunga memang saya sendiri pecinta bunga. Saya dulu tahu bunga hanya mawar dan melati. Jika ditelusuri, banyak sekali jenis bunga,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, cuaca juga berpengaruh terhadap tanaman bunga dan buah. Karena itu, sebisa mungkin mengenali karakteristik dari bunga yang akan ditanam. Meskipun keluar uang banyak untuk membeli bunga, namun nilai bunga yang dibeli bisa sampai jutaan jika merawatnya dengan benar. Sebisa mungkin mulailah membeli bunga yang disukai, karena itu akan menjadi motivasi tersendiri untuk merawat bunga-bunga yang lainnya.  (mg1/c2/nur)

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Saat ini penjual bunga tidaklah asing didengar oleh masyarakat Indonesia, khususnya Jember. Beberapa orang memilih untuk berjualan bunga karena hobi mengoleksi bunga hingga akhirnya dijual. Saat pandemi banyak orang lebih memilih mengoleksi bunga dan membuat taman sendiri di rumah. Namun, ternyata merawat bunga tak semudah yang dibayangkan.

BACA JUGA : Berkat Kegigihan Penyidik, Bharada E Ungkap Kejadian yang Terjadi di TKP

Firdaus yang merupakan pemilik grosir tanaman bunga dan buah menjelaskan, jika ingin berjualan bunga harus benar-benar mau merawat bunga tersebut. “Sejak tahun 2019 saya menjual bunga. Awal jualan di daerah Armed. Namun, sejak Januari 2022 sudah menetap di daerah Kaliwates ini. Tanaman yang saya jual ada yang untuk indoor maupun outdoor,” ujarnya.

Dia mengaku masih belajar dalam merawat tanaman bunga dan buah sendiri. Meskipun terkadang bingung lantaran tanaman indoor ada yang tidak kuat panas dan hujan. Pria 56 tahun itu telaten merawat bunga bersama tiga karyawannya. Biasanya bunga yang laris yaitu jenis bunga outdoor, karena bisa dijadikan taman di rumah para pembeli.

Firdaus memberikan tips agar bunga tetap bagus dan mekar. “Pertama harus kenal dengan karakteristik bunga tersebut. Seperti bunga tersebut tahan di panas atau tidak. Tahan di musim hujan atau tidak, dll. Kedua, untuk media tanam bunga berbeda-beda. Jadi, harus tepat untuk memilih media bunga yang akan ditanam, dan yang ketiga harus benar-benar ekstra sabar, karena merawat bunga harus telaten agar tetap hidup dan bisa mekar,” katanya.

Solusi jika tidak ingin bunga cepat mati yaitu sesering mungkin melakukan cek terhadap tanah yang ditanami bunga. “Karena ada beberapa bunga yang tidak bisa terkena sinar matahari, ada juga bunga yang suka dengan tanah lembap,” ujarnya. Jika ada tanaman yang terkena penyakit dan hama, sebisa mungkin tidak disemprot dengan insektisida, karena berbahan kimia. Jadi, lebih baik binatang yang hinggap pada bunga diusir.

Meskipun terkadang bunga yang Firdaus jual layu dan berlubang akibat hama, namun ia sangat enjoy berjualan bunga. Sementara itu, tanaman buah yang Firdaus jual yaitu jeruk, semangka, melon, mangga, dll. Biasanya para pembeli yang ingin membeli tanaman buah suka tanaman buah yang sudah siap berbuah. Jadi, pembeli tinggal terima jadi. “Awal saya jualan bunga memang saya sendiri pecinta bunga. Saya dulu tahu bunga hanya mawar dan melati. Jika ditelusuri, banyak sekali jenis bunga,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, cuaca juga berpengaruh terhadap tanaman bunga dan buah. Karena itu, sebisa mungkin mengenali karakteristik dari bunga yang akan ditanam. Meskipun keluar uang banyak untuk membeli bunga, namun nilai bunga yang dibeli bisa sampai jutaan jika merawatnya dengan benar. Sebisa mungkin mulailah membeli bunga yang disukai, karena itu akan menjadi motivasi tersendiri untuk merawat bunga-bunga yang lainnya.  (mg1/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/