alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Rusak akibat Hujan Lebat, Ribuan Hektare Lahan di Lombok Ditanami Tembakau

Mobile_AP_Rectangle 1

PRAYA, LOMBOK TENGAH, RADARJEMBER.ID – Akibat hujan lebat yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat akhir Juni 2022, ribuan hektare lahan di daerah setempat kembali ditanami tembakau, setelah sebelumnya rusak.

BACA JUGA : Selain Aman, Pastikan juga Kehalalan Daging Kurban

“Petani tembakau yang gagal panen dampak hujan itu telah kembali melakukan penanaman ulang,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Lalu Taufikurahman di Praya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Para petani tembakau di Lombok Tengah telah diingatkan oleh mitra maupun para petugas penyuluh untuk tidak terlalu cepat melakukan penanaman, karena cuaca hujan yang tidak menentu di awal musim kemarau 2022. Namun, banyak petani tembakau yang berspekulasi melakukan penanaman, sehingga dampak hujan yang terjadi banyak yang gagal panen.

“Total luas lahan tembakau yang terdampak itu sekitar 1800 hektare di wilayah Kecamatan Pujut,” katanya. Ribuan hektare tanaman tembakau yang rusak akibat hujan tersebut, karena rata-rata petani tembakau itu melakukan penanaman tanpa membuat irigasi atau saluran, sehingga ketika hujan lebat tanaman tembakau petani terendam.

- Advertisement -

PRAYA, LOMBOK TENGAH, RADARJEMBER.ID – Akibat hujan lebat yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat akhir Juni 2022, ribuan hektare lahan di daerah setempat kembali ditanami tembakau, setelah sebelumnya rusak.

BACA JUGA : Selain Aman, Pastikan juga Kehalalan Daging Kurban

“Petani tembakau yang gagal panen dampak hujan itu telah kembali melakukan penanaman ulang,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Lalu Taufikurahman di Praya.

Para petani tembakau di Lombok Tengah telah diingatkan oleh mitra maupun para petugas penyuluh untuk tidak terlalu cepat melakukan penanaman, karena cuaca hujan yang tidak menentu di awal musim kemarau 2022. Namun, banyak petani tembakau yang berspekulasi melakukan penanaman, sehingga dampak hujan yang terjadi banyak yang gagal panen.

“Total luas lahan tembakau yang terdampak itu sekitar 1800 hektare di wilayah Kecamatan Pujut,” katanya. Ribuan hektare tanaman tembakau yang rusak akibat hujan tersebut, karena rata-rata petani tembakau itu melakukan penanaman tanpa membuat irigasi atau saluran, sehingga ketika hujan lebat tanaman tembakau petani terendam.

PRAYA, LOMBOK TENGAH, RADARJEMBER.ID – Akibat hujan lebat yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat akhir Juni 2022, ribuan hektare lahan di daerah setempat kembali ditanami tembakau, setelah sebelumnya rusak.

BACA JUGA : Selain Aman, Pastikan juga Kehalalan Daging Kurban

“Petani tembakau yang gagal panen dampak hujan itu telah kembali melakukan penanaman ulang,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Lalu Taufikurahman di Praya.

Para petani tembakau di Lombok Tengah telah diingatkan oleh mitra maupun para petugas penyuluh untuk tidak terlalu cepat melakukan penanaman, karena cuaca hujan yang tidak menentu di awal musim kemarau 2022. Namun, banyak petani tembakau yang berspekulasi melakukan penanaman, sehingga dampak hujan yang terjadi banyak yang gagal panen.

“Total luas lahan tembakau yang terdampak itu sekitar 1800 hektare di wilayah Kecamatan Pujut,” katanya. Ribuan hektare tanaman tembakau yang rusak akibat hujan tersebut, karena rata-rata petani tembakau itu melakukan penanaman tanpa membuat irigasi atau saluran, sehingga ketika hujan lebat tanaman tembakau petani terendam.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/