alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Ingin Terobos Bremen, Angkat Harga Tembakau

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Jember sudah cukup dikenal sebagai Kota Tembakau. Namun demikian, harganya kerap anjlok. Akibatnya, petani yang menjadi ujung tombak banyak yang merugi. Petani pun berharap, pemerintah daerah ikut campur tangan agar harga tembakau terkontrol dengan baik dan menguntungkan petani.

Moh Rusli, salah seorang petani tembakau di Ajung, menyebut, para petani biasanya kesulitan menjual. Terlalu lama tak dijual juga berpengaruh pada harga tembakau. Untuk itu, saat musim panen, diharapkan ada kehadiran pemerintah sehingga harga tembakau tetap terjaga dengan baik. “Kalau turun, setidaknya modal tetap bisa kembali dan ada keuntungan,” katanya.

Persoalan tembakau, baru-baru ini juga dibahas oleh Pemkab Jember dengan sejumlah elemen terkait. Ada pengusaha dan perwakilan perusahaan. Selain itu, sejumlah pedagang dan asosiasi petani juga ikut rembuk di dalamnya. Pembahasan tembakau ini dilakukan di Pendapa Wahyawibawagraha.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, Jember harus bisa membangkitkan kejayaan komoditas tersebut. Tujuannya tidak lain untuk kesejahteraan petani. Untuk itu, diperlukan pola dan strategi yang sinergis dari semua pihak agar dapat membangkitkan kejayaan tembakau Jember. “Saya sangat optimistis, jika kita berkolaborasi, maka tembakau Jember bisa jaya kembali seperti dahulu,” kata Hendy. Apalagi, Hendy dilahirkan di Jember dan mengetahui betapa jayanya tembakau Jember kala itu.

Hendy pun bercerita, ketika dirinya menemui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dirinya ditanya kabar tembakau Jember. “Bagaimana kabar tembakau Jember,” kata Hendy menirukan pertanyaan sang menteri. “Nah, ini yang menjadikan saya kembali semangat akan tembakau Jember,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Jember sudah cukup dikenal sebagai Kota Tembakau. Namun demikian, harganya kerap anjlok. Akibatnya, petani yang menjadi ujung tombak banyak yang merugi. Petani pun berharap, pemerintah daerah ikut campur tangan agar harga tembakau terkontrol dengan baik dan menguntungkan petani.

Moh Rusli, salah seorang petani tembakau di Ajung, menyebut, para petani biasanya kesulitan menjual. Terlalu lama tak dijual juga berpengaruh pada harga tembakau. Untuk itu, saat musim panen, diharapkan ada kehadiran pemerintah sehingga harga tembakau tetap terjaga dengan baik. “Kalau turun, setidaknya modal tetap bisa kembali dan ada keuntungan,” katanya.

Persoalan tembakau, baru-baru ini juga dibahas oleh Pemkab Jember dengan sejumlah elemen terkait. Ada pengusaha dan perwakilan perusahaan. Selain itu, sejumlah pedagang dan asosiasi petani juga ikut rembuk di dalamnya. Pembahasan tembakau ini dilakukan di Pendapa Wahyawibawagraha.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, Jember harus bisa membangkitkan kejayaan komoditas tersebut. Tujuannya tidak lain untuk kesejahteraan petani. Untuk itu, diperlukan pola dan strategi yang sinergis dari semua pihak agar dapat membangkitkan kejayaan tembakau Jember. “Saya sangat optimistis, jika kita berkolaborasi, maka tembakau Jember bisa jaya kembali seperti dahulu,” kata Hendy. Apalagi, Hendy dilahirkan di Jember dan mengetahui betapa jayanya tembakau Jember kala itu.

Hendy pun bercerita, ketika dirinya menemui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dirinya ditanya kabar tembakau Jember. “Bagaimana kabar tembakau Jember,” kata Hendy menirukan pertanyaan sang menteri. “Nah, ini yang menjadikan saya kembali semangat akan tembakau Jember,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Jember sudah cukup dikenal sebagai Kota Tembakau. Namun demikian, harganya kerap anjlok. Akibatnya, petani yang menjadi ujung tombak banyak yang merugi. Petani pun berharap, pemerintah daerah ikut campur tangan agar harga tembakau terkontrol dengan baik dan menguntungkan petani.

Moh Rusli, salah seorang petani tembakau di Ajung, menyebut, para petani biasanya kesulitan menjual. Terlalu lama tak dijual juga berpengaruh pada harga tembakau. Untuk itu, saat musim panen, diharapkan ada kehadiran pemerintah sehingga harga tembakau tetap terjaga dengan baik. “Kalau turun, setidaknya modal tetap bisa kembali dan ada keuntungan,” katanya.

Persoalan tembakau, baru-baru ini juga dibahas oleh Pemkab Jember dengan sejumlah elemen terkait. Ada pengusaha dan perwakilan perusahaan. Selain itu, sejumlah pedagang dan asosiasi petani juga ikut rembuk di dalamnya. Pembahasan tembakau ini dilakukan di Pendapa Wahyawibawagraha.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, Jember harus bisa membangkitkan kejayaan komoditas tersebut. Tujuannya tidak lain untuk kesejahteraan petani. Untuk itu, diperlukan pola dan strategi yang sinergis dari semua pihak agar dapat membangkitkan kejayaan tembakau Jember. “Saya sangat optimistis, jika kita berkolaborasi, maka tembakau Jember bisa jaya kembali seperti dahulu,” kata Hendy. Apalagi, Hendy dilahirkan di Jember dan mengetahui betapa jayanya tembakau Jember kala itu.

Hendy pun bercerita, ketika dirinya menemui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dirinya ditanya kabar tembakau Jember. “Bagaimana kabar tembakau Jember,” kata Hendy menirukan pertanyaan sang menteri. “Nah, ini yang menjadikan saya kembali semangat akan tembakau Jember,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/