alexametrics
26 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Patah Hati! Serapan Tembakau Petani Jember Masih Belum Ada Jaminan

Petani Waswas Harga Tembakau Jatuh

Mobile_AP_Rectangle 1

KEMUNINGSARI KIDUL, RADARJEMBER.ID – Petani tembakau tampaknya bisa sedikit lega. Sebab, dalam beberapa pekan belakangan, daun emas mereka sudah mulai bisa dipanen. Kendati panen telah tiba, namun bayang-bayang harga tembakau Jember jatuh belum sepenuhnya hilang dari petani.

“Kalau pabrik dan pengepul lancar menyerap tembakau petani Jember, harganya bisa normal. Tapi, jika sebaliknya, harganya malah rusak,” ujar Rosyidi, petani Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Para petani mengaku, di banyak tempat, serapan tembakau petani masih belum bisa menemukan kepastian atau jaminan. Kadang, ketika musim panen tiba, harga tembakau jatuh. Namun sebaliknya, jika masih masa perawatan, harga tembakau justru melangit.

“Selama ini, hanya tembakau kasturi yang stabil harganya. Biasanya tebasan itu dibeli sekitar Rp 12 ribu per tanaman,” beber Yakub, warga setempat yang jadi pengepul tembakau di sekitar rumahnya.

- Advertisement -

KEMUNINGSARI KIDUL, RADARJEMBER.ID – Petani tembakau tampaknya bisa sedikit lega. Sebab, dalam beberapa pekan belakangan, daun emas mereka sudah mulai bisa dipanen. Kendati panen telah tiba, namun bayang-bayang harga tembakau Jember jatuh belum sepenuhnya hilang dari petani.

“Kalau pabrik dan pengepul lancar menyerap tembakau petani Jember, harganya bisa normal. Tapi, jika sebaliknya, harganya malah rusak,” ujar Rosyidi, petani Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah.

Para petani mengaku, di banyak tempat, serapan tembakau petani masih belum bisa menemukan kepastian atau jaminan. Kadang, ketika musim panen tiba, harga tembakau jatuh. Namun sebaliknya, jika masih masa perawatan, harga tembakau justru melangit.

“Selama ini, hanya tembakau kasturi yang stabil harganya. Biasanya tebasan itu dibeli sekitar Rp 12 ribu per tanaman,” beber Yakub, warga setempat yang jadi pengepul tembakau di sekitar rumahnya.

KEMUNINGSARI KIDUL, RADARJEMBER.ID – Petani tembakau tampaknya bisa sedikit lega. Sebab, dalam beberapa pekan belakangan, daun emas mereka sudah mulai bisa dipanen. Kendati panen telah tiba, namun bayang-bayang harga tembakau Jember jatuh belum sepenuhnya hilang dari petani.

“Kalau pabrik dan pengepul lancar menyerap tembakau petani Jember, harganya bisa normal. Tapi, jika sebaliknya, harganya malah rusak,” ujar Rosyidi, petani Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah.

Para petani mengaku, di banyak tempat, serapan tembakau petani masih belum bisa menemukan kepastian atau jaminan. Kadang, ketika musim panen tiba, harga tembakau jatuh. Namun sebaliknya, jika masih masa perawatan, harga tembakau justru melangit.

“Selama ini, hanya tembakau kasturi yang stabil harganya. Biasanya tebasan itu dibeli sekitar Rp 12 ribu per tanaman,” beber Yakub, warga setempat yang jadi pengepul tembakau di sekitar rumahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca