alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Petani Khawatir Serapan Gabah Melemah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim panen padi sudah mulai tiba. Di sejumlah areal persawahan, banyak petani yang mulai memanen tanaman padi mereka. Namun, tidak sedikit pula lahan persawahan yang masih dalam masa perawatan.

Kendati masa panen musim ini tidak serentak, kekhawatiran para petani sepertinya sama, yakni soal serapan gabah mereka. “Kami sudah kelimpungan karena pupuk langka, kemarin. Kalau harga jualnya sulit juga, tentu rugi besar,” ungkap Riyanto, petani yang tengah panen padi saat itu.

Kekhawatiran petani itu jelas muncul bukan tanpa sebab. Selain mereka sempat dibikin ketar-ketir karena kesulitan mendapat pupuk subsidi, kini wacana impor beras oleh pemerintah sudah banyak didengar para pahlawan pangan ini. Bahkan, tidak sedikit petani yang mengharapkan adanya jaminan terhadap gabah mereka. “Semoga pemerintah juga memperhatikan serapan gabah dari petani ini,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, ditemui terpisah, Bupati Jember Hendy Siswanto saat mendatangi penyerahan sertifikat tanah di Desa/Kecamatan Gumukmas, mengatakan, pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah pasca-ditetapkannya APBD Jember.

Menurut Hendy, disetujuinya APBD Jember tahun ini bisa menjadi angin segar untuk masyarakat Jember. Termasuk para petani yang masuk sebagai prioritas utama. “Pertanian ini menjadi prioritas kedua kami, setelah infrastruktur,” katanya kepada awak media, kemarin.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim panen padi sudah mulai tiba. Di sejumlah areal persawahan, banyak petani yang mulai memanen tanaman padi mereka. Namun, tidak sedikit pula lahan persawahan yang masih dalam masa perawatan.

Kendati masa panen musim ini tidak serentak, kekhawatiran para petani sepertinya sama, yakni soal serapan gabah mereka. “Kami sudah kelimpungan karena pupuk langka, kemarin. Kalau harga jualnya sulit juga, tentu rugi besar,” ungkap Riyanto, petani yang tengah panen padi saat itu.

Kekhawatiran petani itu jelas muncul bukan tanpa sebab. Selain mereka sempat dibikin ketar-ketir karena kesulitan mendapat pupuk subsidi, kini wacana impor beras oleh pemerintah sudah banyak didengar para pahlawan pangan ini. Bahkan, tidak sedikit petani yang mengharapkan adanya jaminan terhadap gabah mereka. “Semoga pemerintah juga memperhatikan serapan gabah dari petani ini,” imbuhnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Bupati Jember Hendy Siswanto saat mendatangi penyerahan sertifikat tanah di Desa/Kecamatan Gumukmas, mengatakan, pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah pasca-ditetapkannya APBD Jember.

Menurut Hendy, disetujuinya APBD Jember tahun ini bisa menjadi angin segar untuk masyarakat Jember. Termasuk para petani yang masuk sebagai prioritas utama. “Pertanian ini menjadi prioritas kedua kami, setelah infrastruktur,” katanya kepada awak media, kemarin.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim panen padi sudah mulai tiba. Di sejumlah areal persawahan, banyak petani yang mulai memanen tanaman padi mereka. Namun, tidak sedikit pula lahan persawahan yang masih dalam masa perawatan.

Kendati masa panen musim ini tidak serentak, kekhawatiran para petani sepertinya sama, yakni soal serapan gabah mereka. “Kami sudah kelimpungan karena pupuk langka, kemarin. Kalau harga jualnya sulit juga, tentu rugi besar,” ungkap Riyanto, petani yang tengah panen padi saat itu.

Kekhawatiran petani itu jelas muncul bukan tanpa sebab. Selain mereka sempat dibikin ketar-ketir karena kesulitan mendapat pupuk subsidi, kini wacana impor beras oleh pemerintah sudah banyak didengar para pahlawan pangan ini. Bahkan, tidak sedikit petani yang mengharapkan adanya jaminan terhadap gabah mereka. “Semoga pemerintah juga memperhatikan serapan gabah dari petani ini,” imbuhnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Bupati Jember Hendy Siswanto saat mendatangi penyerahan sertifikat tanah di Desa/Kecamatan Gumukmas, mengatakan, pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah pasca-ditetapkannya APBD Jember.

Menurut Hendy, disetujuinya APBD Jember tahun ini bisa menjadi angin segar untuk masyarakat Jember. Termasuk para petani yang masuk sebagai prioritas utama. “Pertanian ini menjadi prioritas kedua kami, setelah infrastruktur,” katanya kepada awak media, kemarin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/