alexametrics
30.8 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Harga Kelapa Anjlok Saat Panen Melimpah

Mobile_AP_Rectangle 1

PACITAN, RADARJEMBER.ID– Harga tandan buah segar (TBS) terjun bebas sehingga petani kelapa.dibikin gelisah Di kabupaten penghasil kelapa terbesar di Madiun Raya itu, harga sebatok kelapa susut 50 persen.

BACA JUGA : Produsen Pisau Kurban Terkena Imbas PMK

Para petani kalang kabut melihat kondoisi seperti ini., petani tak bisa berbuat banyak.Selain pasrah, mereka tetap menjual hasil panen dengan harga di luar ekspektasi. ”Biasanya laku Rp 3.000 sampai Rp 4.000 per butirnya,” kata Sukadi, petani kelapa asal Tulakan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Suratno, petani kelapa lainnya, menyayangkan penurunan harga di masa panen yang melimpah ini. Tingkat produksi mengalami peningkatan hingga 20 persen dari biasanya. ”Harganya terus turun dua ribuan per butir. Kalau dibiarkan di pohon, nanti malah busuk,” keluh petani itu.

- Advertisement -

PACITAN, RADARJEMBER.ID– Harga tandan buah segar (TBS) terjun bebas sehingga petani kelapa.dibikin gelisah Di kabupaten penghasil kelapa terbesar di Madiun Raya itu, harga sebatok kelapa susut 50 persen.

BACA JUGA : Produsen Pisau Kurban Terkena Imbas PMK

Para petani kalang kabut melihat kondoisi seperti ini., petani tak bisa berbuat banyak.Selain pasrah, mereka tetap menjual hasil panen dengan harga di luar ekspektasi. ”Biasanya laku Rp 3.000 sampai Rp 4.000 per butirnya,” kata Sukadi, petani kelapa asal Tulakan.

Suratno, petani kelapa lainnya, menyayangkan penurunan harga di masa panen yang melimpah ini. Tingkat produksi mengalami peningkatan hingga 20 persen dari biasanya. ”Harganya terus turun dua ribuan per butir. Kalau dibiarkan di pohon, nanti malah busuk,” keluh petani itu.

PACITAN, RADARJEMBER.ID– Harga tandan buah segar (TBS) terjun bebas sehingga petani kelapa.dibikin gelisah Di kabupaten penghasil kelapa terbesar di Madiun Raya itu, harga sebatok kelapa susut 50 persen.

BACA JUGA : Produsen Pisau Kurban Terkena Imbas PMK

Para petani kalang kabut melihat kondoisi seperti ini., petani tak bisa berbuat banyak.Selain pasrah, mereka tetap menjual hasil panen dengan harga di luar ekspektasi. ”Biasanya laku Rp 3.000 sampai Rp 4.000 per butirnya,” kata Sukadi, petani kelapa asal Tulakan.

Suratno, petani kelapa lainnya, menyayangkan penurunan harga di masa panen yang melimpah ini. Tingkat produksi mengalami peningkatan hingga 20 persen dari biasanya. ”Harganya terus turun dua ribuan per butir. Kalau dibiarkan di pohon, nanti malah busuk,” keluh petani itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/