alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Diserang Wereng Cokelat, Petani Bakar Tanaman Padi

Mobile_AP_Rectangle 1

RAMBIPUJI.RADARJEMBER.ID- Nasib petani di era pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember kian terhimpit. Seperti yang dialami oleh petani di tiga kecamatan, Puger, Balung, dan Rambipuji. Mereka terpaksa membakar tanaman padi akibat tidak kuasa menahan amukan hama wereng cokelat yang menyerang lahan pertanian.

Sekretaris Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember Hendro Saputro mengatakan, serangan hama itu berlangsung setiap tahun. Dan untuk tahun ini serbuan wereng cokelat ini lebih parah dari tahun lalu.

“Di Desa Wringin Telu, Kecamatan Puger, wereng cokelat mengubur impian petani untuk menikmati hasil panen padi. Dari keseluruhan luas tanaman padi di desa itu, sepuluh persen padi rusak berat dan tidak terselamatkan sehingga dibakar begitu saja,” kata Hendro.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Hendro, petani di Desa Wringin Telu lebih memfokuskan kepada tanaman lain, seperti tembakau. Meski petani di desa itu bercocok tanam padi, namun mereka juga menanam tembakau di daerah lain dengan cara sewa lahan, sehingga padi tersebut kurang terawat.

- Advertisement -

RAMBIPUJI.RADARJEMBER.ID- Nasib petani di era pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember kian terhimpit. Seperti yang dialami oleh petani di tiga kecamatan, Puger, Balung, dan Rambipuji. Mereka terpaksa membakar tanaman padi akibat tidak kuasa menahan amukan hama wereng cokelat yang menyerang lahan pertanian.

Sekretaris Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember Hendro Saputro mengatakan, serangan hama itu berlangsung setiap tahun. Dan untuk tahun ini serbuan wereng cokelat ini lebih parah dari tahun lalu.

“Di Desa Wringin Telu, Kecamatan Puger, wereng cokelat mengubur impian petani untuk menikmati hasil panen padi. Dari keseluruhan luas tanaman padi di desa itu, sepuluh persen padi rusak berat dan tidak terselamatkan sehingga dibakar begitu saja,” kata Hendro.

Menurut Hendro, petani di Desa Wringin Telu lebih memfokuskan kepada tanaman lain, seperti tembakau. Meski petani di desa itu bercocok tanam padi, namun mereka juga menanam tembakau di daerah lain dengan cara sewa lahan, sehingga padi tersebut kurang terawat.

RAMBIPUJI.RADARJEMBER.ID- Nasib petani di era pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember kian terhimpit. Seperti yang dialami oleh petani di tiga kecamatan, Puger, Balung, dan Rambipuji. Mereka terpaksa membakar tanaman padi akibat tidak kuasa menahan amukan hama wereng cokelat yang menyerang lahan pertanian.

Sekretaris Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember Hendro Saputro mengatakan, serangan hama itu berlangsung setiap tahun. Dan untuk tahun ini serbuan wereng cokelat ini lebih parah dari tahun lalu.

“Di Desa Wringin Telu, Kecamatan Puger, wereng cokelat mengubur impian petani untuk menikmati hasil panen padi. Dari keseluruhan luas tanaman padi di desa itu, sepuluh persen padi rusak berat dan tidak terselamatkan sehingga dibakar begitu saja,” kata Hendro.

Menurut Hendro, petani di Desa Wringin Telu lebih memfokuskan kepada tanaman lain, seperti tembakau. Meski petani di desa itu bercocok tanam padi, namun mereka juga menanam tembakau di daerah lain dengan cara sewa lahan, sehingga padi tersebut kurang terawat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/