alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Produksi Mina Padi Masih Rendah

Perlu Pemetaan Areal Persawahan yang Cocok

Mobile_AP_Rectangle 1

Mina padi di Kecamatan Purworejo, Pasuruan, faktor yang diperhatikan adalah volume produksi ikan dan produksi padi. Artinya, harus tepat dan seimbang. Hal yang kurang signifikan adalah faktor harga jual ikan. Karena kebutuhan ikan di pasar setempat masih kurang.

Menurut Soetriono, untuk mengembangkan sistem pertanian mina padi juga tidak boleh asal-asalan. Artinya, kondisi geografis, sawah, air, varietas padi, dan SDM petani perlu diperhatikan. Sebab, tidak semua sawah itu cocok dengan sistem mina padi ini. “Memang sistem mina padi ini baik, petani bisa dapat ikan dan padi,” tuturnya.

Di daerah lereng gunung yang senantiasa airnya melimpah atau daerah cekungan, tentu saja menjadi tempat yang cocok. Karena Jember itu ada daerah lereng gunung, dia mengungkapkan, tentu saja ada potensi mengembangkan mina padi. “Tapi pertanyaannya, di Jember yang cocok itu daerah mana? Apalagi, varietas padi yang digunakan juga harus tepat. Artinya, memakai varietas padi yang tahan air,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk ikan, biasanya jenis ikan lele atau nila dengan tinggi air setidaknya 35 sentimeter. Dengan demikian, sawah pun harus dalam. Sementara waktu panennya, kata dia, jika di Pasuruan panen ikannya di usia rata-rata 110 hari. Sedangkan penebaran benih ikan 5 sampai 9 hari setelah waktu tanam. Jika petani di Jember akan menerapkan sistem mina padi tersebut, sekaranglah saatnya. Sebab, saat ini tengah memasuki musim tanam kedua. Petani bisa mulai menyiapkan untuk menabur benih ikan di areal persawahan.

- Advertisement -

Mina padi di Kecamatan Purworejo, Pasuruan, faktor yang diperhatikan adalah volume produksi ikan dan produksi padi. Artinya, harus tepat dan seimbang. Hal yang kurang signifikan adalah faktor harga jual ikan. Karena kebutuhan ikan di pasar setempat masih kurang.

Menurut Soetriono, untuk mengembangkan sistem pertanian mina padi juga tidak boleh asal-asalan. Artinya, kondisi geografis, sawah, air, varietas padi, dan SDM petani perlu diperhatikan. Sebab, tidak semua sawah itu cocok dengan sistem mina padi ini. “Memang sistem mina padi ini baik, petani bisa dapat ikan dan padi,” tuturnya.

Di daerah lereng gunung yang senantiasa airnya melimpah atau daerah cekungan, tentu saja menjadi tempat yang cocok. Karena Jember itu ada daerah lereng gunung, dia mengungkapkan, tentu saja ada potensi mengembangkan mina padi. “Tapi pertanyaannya, di Jember yang cocok itu daerah mana? Apalagi, varietas padi yang digunakan juga harus tepat. Artinya, memakai varietas padi yang tahan air,” jelasnya.

Untuk ikan, biasanya jenis ikan lele atau nila dengan tinggi air setidaknya 35 sentimeter. Dengan demikian, sawah pun harus dalam. Sementara waktu panennya, kata dia, jika di Pasuruan panen ikannya di usia rata-rata 110 hari. Sedangkan penebaran benih ikan 5 sampai 9 hari setelah waktu tanam. Jika petani di Jember akan menerapkan sistem mina padi tersebut, sekaranglah saatnya. Sebab, saat ini tengah memasuki musim tanam kedua. Petani bisa mulai menyiapkan untuk menabur benih ikan di areal persawahan.

Mina padi di Kecamatan Purworejo, Pasuruan, faktor yang diperhatikan adalah volume produksi ikan dan produksi padi. Artinya, harus tepat dan seimbang. Hal yang kurang signifikan adalah faktor harga jual ikan. Karena kebutuhan ikan di pasar setempat masih kurang.

Menurut Soetriono, untuk mengembangkan sistem pertanian mina padi juga tidak boleh asal-asalan. Artinya, kondisi geografis, sawah, air, varietas padi, dan SDM petani perlu diperhatikan. Sebab, tidak semua sawah itu cocok dengan sistem mina padi ini. “Memang sistem mina padi ini baik, petani bisa dapat ikan dan padi,” tuturnya.

Di daerah lereng gunung yang senantiasa airnya melimpah atau daerah cekungan, tentu saja menjadi tempat yang cocok. Karena Jember itu ada daerah lereng gunung, dia mengungkapkan, tentu saja ada potensi mengembangkan mina padi. “Tapi pertanyaannya, di Jember yang cocok itu daerah mana? Apalagi, varietas padi yang digunakan juga harus tepat. Artinya, memakai varietas padi yang tahan air,” jelasnya.

Untuk ikan, biasanya jenis ikan lele atau nila dengan tinggi air setidaknya 35 sentimeter. Dengan demikian, sawah pun harus dalam. Sementara waktu panennya, kata dia, jika di Pasuruan panen ikannya di usia rata-rata 110 hari. Sedangkan penebaran benih ikan 5 sampai 9 hari setelah waktu tanam. Jika petani di Jember akan menerapkan sistem mina padi tersebut, sekaranglah saatnya. Sebab, saat ini tengah memasuki musim tanam kedua. Petani bisa mulai menyiapkan untuk menabur benih ikan di areal persawahan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/