Selama ini, Sungai Kalijompo Jember mengairi puluhan hektare sawah yang ada di bagian hilir. Untuk mengairi sawah, dipasang pintu air di sisi selatan sungai. Beruntung, saat kondisi debit air sungai mengecil, petani tidak mengalami kesulitan air. Sebab, Dam Sembah yang ambrol akibat diterjang banjir, beberapa bulan lalu, sudah dipasang bronjong.
“Saat Dam Sembah itu ambrol, ada sekitar 42 hektare sawah milik petani yang ada di bagian hilir sudah mulai kering. Namun, setelah tenaga Sumber Daya Air (SDA) bersama Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) memasang bronjong, akhirnya sawah kembali terairi. Memang tidak sesempurna saat Dam Sembah belum ambrol diterjang banjir,” kata Pengamat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kecamatan Patrang Jember Dandi Yasin.
Dengan dipasangnya bendungan menggunakan bronjong ini, lanjut dia, sawah petani bisa terairi. Sebelum masuk ke Dam Sembah, air yang datang dari hulu dilewatkan di bagian sisi selatan. “Sehingga air langsung masuk ke bendungan yang menggunakan bronjong ini,” kata Dandi.
Untuk sementara, air yang masuk ke Dam Sembah memang kecil, karena sudah lama tidak turun hujan. “Yang terpenting,0 air yang masuk ke pintu air itu bisa mengalir, sehingga sawah milik petani tidak sampai kekeringan. Insyaallah, tahun ini Dam Sembah Sungai Kalijompo Jember ini mulai diperbaiki,” pungkas Dandi.
Reporter : Juma’i
Fotografer : Juma’i
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri