Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanam 6.876 Beasiswa, Panen 4.168 Tenaga Ahli

R
Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, M.A.
Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, M.A.

Oleh : Prof Dr H Abd. Halim Soebahar MA


Advertisement

Radar Jember - Jumat, 12 September 2025 adalah "Studium Generale" Mahasiswa Baru Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ini tentu menjadi investasi jangka bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Yang istimewa, kuliah umum (studium generale) ini diikuti 1.193 mahasiswa/mahasantri penerima beasiswa Program Sarjana (S-1, M-1), Program Magister (S-2), Program Doktor (S-3) dan Program Magister (S-2) Al-Azhar Kairo Mesir.

Advertisement

Jika diperinci, dari 1.193 mahasiswa/mahasantri tersebut sebagai berikut: beasiswa S-1 PTKIN/PTKI: 480 mahasiswa (24 PTKIN/PTKI masing-masing 20 mahasiswa); beasiswa S-2 PTKIN/PTKI: 225 mahasiswa (15 PTKIN/PTKI masing-masing 15mahasiswa); beasiswa S-3: 40 mahasiswa (4 PTKIN/PTKI masing-masing 10 mahasiswa); Marhalah Ula (M-1) Ma'had Aly: 380 mahasantri (19 MA masing-masing 20 mahasantri); S-2 Al-Azhar: 30 mahasiswa, dan S-1 PKU: 30 mahasiswa.

Sebanyak 1.193 mahasiswa/mahasantri tersebut tentu menjadi bagian dari 6.876 penerima beasiswa Pemprov Jatim yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sejak tahun 2019 sampai sekarang.

Ini menjadi bukti prestasi tersendiri bagi kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pengembangan dan penyiapan SDM Ahli untuk masa depan.

Advertisement

Sejak 2019 sampai sekarang Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mempersiapkan 6.876 mahasiswa.

S-1 PTKI (2019-2025) sebanyak 3.560 mahasiswa ; S-2 PTKI (2019-2025) sebanyak  1.580 mahasiswa; S-3 PTKI (2022-2025) sebanyak 170 mahasiswa.

M-1 Ma'had Aly (2019-2025) sebanyak 1.130 mahasantri; M-2 Ma'had Aly (2024) sebanyak 45 mahasantri.

S-1 Al-Azhar Mesir (2021-2024) sebanyak  123 mahasiswa, S-2 Al-Azhar Mesir (2025) sebanyak 30 mahasiswa, dan S-1 PKU (Pendidikan Kader Ulama - LPPD-MUI-UINSA) sebanyak 38 mahasiswa PKU.

Inilah investasi sangat berharga yang telah ditanam Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pengembangan SDM dan kemajuan Jawa Timur masa mendatang.

Dalam analisis kami, sebagai investasi, Pemprov Jatim tidak hanya menanam, tetapi sudah panen ribuan Sarjana dan magister serta puluhan doktor serta santri hebat yang berhasil lulus dari perguruan tinggi dunia: Universitas Al-Azhar Mesir.

Jika dirinci, dari 6.876 beasiswa, sudah lulus sebanyak 4.168 (Sarjana, Magister dan Doktor), dengan rincian sebagai berikut:

Lulus S-1 sebanyak 2.340 Sarjana, lulus S-2 sebanyak 1.100 Magister, lulus S-3 sebanyak 38 Doktor, lulus M-1 Ma'had Aly sebanyak 665 Sarjana dan lulus S-1 Al-Azhar Mesir sebanyak 25 Sarjana.

Sisanya (6.876 -  4.168 = 2.708) sedang menjalani studi di S-1, S-2, S-3 PTKI, M1, M-2 Ma'had Aly, dan S-1, S-2 Al-Azhar Mesir. 

Ini tentu Prestasi luar biasa, Jariyah dari para peduli Pemprov Jatim, khususnya Gubernur Jatim, Ibu Khofifah Indar Parawansa. (ika/nur)

*) Penulis adalah Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kajian Teknis dan Komunikasi Lanjut, Pemkab Bondowoso Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Koncer

Kajian Teknis dan Komunikasi Lanjut, Pemkab Bondowoso Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Koncer

Pemkab Bondowoso melalui BSBK telah menjalin komunikasi dengan Pemprov Jatim dan memproses kajian teknis serta uji boring untuk pembangunan ulang Jembatan Koncer.

Antrean BBM Disebut Jember Terparah di Jatim, Pemprov Desak Kementerian ESDM Turun Tangan

Antrean BBM Disebut Jember Terparah di Jatim, Pemprov Desak Kementerian ESDM Turun Tangan

Pemprov Jatim mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina mempercepat distribusi serta menindak penyimpangan BBM bersubsidi menyusul maraknya antrean parah di SPBU Jember.

Jember Dapat Kucuran Rp 62,5 Miliar untuk Jalan, Gus Fawait Minta Jalan Provinsi Segera Ditangani

Jember Dapat Kucuran Rp 62,5 Miliar untuk Jalan, Gus Fawait Minta Jalan Provinsi Segera Ditangani

Pemprov Jember dan Komisi D DPRD Jatim menyepakati kucuran anggaran Rp 62,5 miliar untuk mempercepat penanganan jalan dan jembatan provinsi sepanjang 127 kilometer.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer