alexametrics
23.1 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Pergi Tuk Kembali

Prof Dr H. Abd. Halim Soebahar MA*

Mobile_AP_Rectangle 1

Ketujuh, 19 Nopember 2021 Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yang Mulia Tuan Ashraf Mohamed Moguib Sultan (H. E. Mr. Ashraf Mohamed Moguib Sultan) melakukan kunjungan resmi ke Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima dengan penuh penghormatan dan jamuan makan malam dengan para tokoh agama di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Banyak hal yang dicapai dalam pertemuan tersebut, dan Pak Dubes merasa sangat senang difasilitasi untuk bisa keliling di pesantren salafiyah di Jawa Timur, kunjungan Pak Dubes juga bisa menjadi solusi keterlambatan visa. Besok harinya kami masih ditugasi Gubernur bersama Dr H. Hudiono untuk meng-clear-kan beberapa persoalan tentang progress pesantren khususnya di Jawa Timur.

Kedelapan, 5 Januari 2022, ke-30 mahasiswa asal Jawa Timur berangkat ke Kairo Mesir melalui bandara Internasional Juanda Surabaya.

Setelah delapan catatan kronologi dikemukakan, barulah akhirnya disampaikan catatan yang kesembilan, sesuai tema: “Pergi Tuk Kembali”. Saya hanya ingin menemani adik-adik Gama Jatim diskusi santai secara virtual, meskipun sangat menantang “Pergi Tuk Kembali”. Adik-adik ke-30 mahasiswa sudah “pergi” meninggalkan Jawa Timur untuk tafaqquh fiddin dan pada saatnya adik-adik harus “Kembali” untuk liyundiru qaumahum untuk mengamalkan ilmu memberikan pencerahan kepada masyarakat Jawa Timur.

Mobile_AP_Rectangle 2

Syarat utama beasiswa studi ke Al-Azhar adalah harus ber-KTP Jawa Timur. Yang diharapkan Gubernur Khofifah agar terjadi percepatan penyiapan kualitas generasi muda Jawa Timur, sehingga setelah selesai studi bisa kembali lagi ke Jawa Timur untuk memajukan pesantren dan memberikan pencerahan kepada masyarakat Jawa Timur.

Selamat jalan, adik-adik “Pergi Tuk Kembali”. Semoga sukses.

 

Penulis adalah Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Pengasuh Pondok Pesantren Shofa Marwa dan Guru Besar UIN KHAS Jember.

 

- Advertisement -

Ketujuh, 19 Nopember 2021 Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yang Mulia Tuan Ashraf Mohamed Moguib Sultan (H. E. Mr. Ashraf Mohamed Moguib Sultan) melakukan kunjungan resmi ke Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima dengan penuh penghormatan dan jamuan makan malam dengan para tokoh agama di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Banyak hal yang dicapai dalam pertemuan tersebut, dan Pak Dubes merasa sangat senang difasilitasi untuk bisa keliling di pesantren salafiyah di Jawa Timur, kunjungan Pak Dubes juga bisa menjadi solusi keterlambatan visa. Besok harinya kami masih ditugasi Gubernur bersama Dr H. Hudiono untuk meng-clear-kan beberapa persoalan tentang progress pesantren khususnya di Jawa Timur.

Kedelapan, 5 Januari 2022, ke-30 mahasiswa asal Jawa Timur berangkat ke Kairo Mesir melalui bandara Internasional Juanda Surabaya.

Setelah delapan catatan kronologi dikemukakan, barulah akhirnya disampaikan catatan yang kesembilan, sesuai tema: “Pergi Tuk Kembali”. Saya hanya ingin menemani adik-adik Gama Jatim diskusi santai secara virtual, meskipun sangat menantang “Pergi Tuk Kembali”. Adik-adik ke-30 mahasiswa sudah “pergi” meninggalkan Jawa Timur untuk tafaqquh fiddin dan pada saatnya adik-adik harus “Kembali” untuk liyundiru qaumahum untuk mengamalkan ilmu memberikan pencerahan kepada masyarakat Jawa Timur.

Syarat utama beasiswa studi ke Al-Azhar adalah harus ber-KTP Jawa Timur. Yang diharapkan Gubernur Khofifah agar terjadi percepatan penyiapan kualitas generasi muda Jawa Timur, sehingga setelah selesai studi bisa kembali lagi ke Jawa Timur untuk memajukan pesantren dan memberikan pencerahan kepada masyarakat Jawa Timur.

Selamat jalan, adik-adik “Pergi Tuk Kembali”. Semoga sukses.

 

Penulis adalah Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Pengasuh Pondok Pesantren Shofa Marwa dan Guru Besar UIN KHAS Jember.

 

Ketujuh, 19 Nopember 2021 Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yang Mulia Tuan Ashraf Mohamed Moguib Sultan (H. E. Mr. Ashraf Mohamed Moguib Sultan) melakukan kunjungan resmi ke Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima dengan penuh penghormatan dan jamuan makan malam dengan para tokoh agama di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Banyak hal yang dicapai dalam pertemuan tersebut, dan Pak Dubes merasa sangat senang difasilitasi untuk bisa keliling di pesantren salafiyah di Jawa Timur, kunjungan Pak Dubes juga bisa menjadi solusi keterlambatan visa. Besok harinya kami masih ditugasi Gubernur bersama Dr H. Hudiono untuk meng-clear-kan beberapa persoalan tentang progress pesantren khususnya di Jawa Timur.

Kedelapan, 5 Januari 2022, ke-30 mahasiswa asal Jawa Timur berangkat ke Kairo Mesir melalui bandara Internasional Juanda Surabaya.

Setelah delapan catatan kronologi dikemukakan, barulah akhirnya disampaikan catatan yang kesembilan, sesuai tema: “Pergi Tuk Kembali”. Saya hanya ingin menemani adik-adik Gama Jatim diskusi santai secara virtual, meskipun sangat menantang “Pergi Tuk Kembali”. Adik-adik ke-30 mahasiswa sudah “pergi” meninggalkan Jawa Timur untuk tafaqquh fiddin dan pada saatnya adik-adik harus “Kembali” untuk liyundiru qaumahum untuk mengamalkan ilmu memberikan pencerahan kepada masyarakat Jawa Timur.

Syarat utama beasiswa studi ke Al-Azhar adalah harus ber-KTP Jawa Timur. Yang diharapkan Gubernur Khofifah agar terjadi percepatan penyiapan kualitas generasi muda Jawa Timur, sehingga setelah selesai studi bisa kembali lagi ke Jawa Timur untuk memajukan pesantren dan memberikan pencerahan kepada masyarakat Jawa Timur.

Selamat jalan, adik-adik “Pergi Tuk Kembali”. Semoga sukses.

 

Penulis adalah Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Pengasuh Pondok Pesantren Shofa Marwa dan Guru Besar UIN KHAS Jember.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/