Pemandian Patemon Kian Ciamik

MAHRUS SHOLIH/RADAR JEMBER JERNIH: Sejumlah pelajar SMK di Tanggul terlihat sedang berlatih renang di kolam Pemandian Patemon. Wisata yang menggabungkan keindahan alam dan akuatik ini, dikenal dengan kejernihan dan kesegaran airnya.

RADARJEMBER.ID – Wisata Pemandian Patemon terus berbenah. Saat ini, wisata kolam renang yang berada di Desa Patemon Kecamatan Tanggul tersebut, tampil lebih ciamik. Tak hanya menyuguhkan indahnya pemandangan alam, tetapi juga sentuhan tangan dengan mengecat bebatuan beraneka warna.

IKLAN

Penanggung jawab Pemandian Patemon, yang sekaligus Plt Kepala Dinas Pariwisata Jember, Dedi Winarno mengatakan, melalui sentuhan yang dinilai instagramable ini, akan menambah kesiapan Pemandian Patemon dalam memanjakan para pengunjung. “Sehingga, tak hanya orang dewasa dan anak-anak saja yang kerasan, tetapi remaja dan muda-mudi juga betah berlama-lama di pemandian ini,” katanya, kemarin.

Apalagi, empat kolam renang yang tersedia menggunakan air yang berasal dari mata air alami. Bahkan, mata air ini termasuk yang terbesar dengan debit sekitar 450 meter kubik per detik. Kualitas air yang bagus tersebut membuat Pemandian Patemon menjadi salah satu wisata yang layak dikunjungi.  “Tak hanya itu, lanskap alami dengan kontur perbukitan membuat objek wisata ini semakin istiwewa,” ucapnya.

Sementara Andika Pratama, salah seorang pengunjung Pemandian Patemon mengaku kaget saat melihat beragam warga di beton penahan tebing yang berdiri di pinggir kolam. Menurutnya, penambahan warna pada beton membuat kolam renang yang dikenal bersumber dari mata air Dewi Rengganis ini semakin kekinian.

“Jadi semakin betah. Apalagi, anak muda sekarang kan senang foto berswafoto maupun bareng-bareng. Apalagi kalau background-nya semarak seperti ini, hasil fotonya pasti juga lebih bagus,” ujarnya.

Pemuda asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas ini mengaku datang berombongan bersama kerabat dan kawan-kawannya yang lain. Katanya, mereka sengaja berkunjung ke Pemandian Patemon tak sekadar berwisata air saja, tetapi juga ingin menikmati segarnya udara dan pemandangan alam di tempat tersebut. “Karena kalau hanya sekadar wisata kolam renang, di dekat desa saya juga ada. Tetapi kami lebih memilih yang alami,” akunya.

Selain itu, lajang 24 tahun tersebut juga menyatakan, Pemandian Patemon layak menjadi destinasi wisata alternatif untuk menghabiskan liburan bersama keluarga atau sahabat. Apalagi, tiket masuk yang dinilainya cukup murah, membuat wisata ini terjangkau bagi masyarakat yang ingin bersantai tetapi dengan anggaran yang pas-pasan. “Tadi, tiket masuknya hanya Rp 5 ribu untuk dewasa. Anak-anak cuma Rp 3 ribu. Sedangkan balita malah gratis,” tuturnya.

Untuk diketahui, Pemandian Patemon ini memiliki empat kolam renang yang bisa dimanfaatkan pengunjung. Tiga kolam renang diperuntukkan pengunjung anak-anak dan remaja serta sebuah kolam renang dewasa dengan kedalaman 4,5 meter.

Reporter & Fotografer: Mahrus Sholih
Editor : Hadi Sumarsono
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :