Kabur Lima Bulan Pemartil Anak SD Dibekuk, Ditangkap di Surabaya

Jumai/Radar Jember AKHIRNYA TERTANGKAP: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menyaksikan tersangka memeragakan cara mengangkat korban ke kamar mandi setelah kepalanya dimartil.

RADARJEMBER.ID – Abdurrohman, 18, warga Dusun Krajan, Desa Kamal, Arjasa, harus mengakhiri petualangannya selama lima bulan. Pasalnya, tersangka kasus pencurian dan pemukulan dengan amer alias martil kepada Najuwa Salsabila, 12, (tetangganya) yang menyebabkan korban linglung, pada 24 Maret 2018 ini berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Arjasa,

IKLAN

“Tersangka berhasil ditangkap Senin (27/8) di tempat persembunyiannya di Kelurahan Tambak Sawah, Kecamatan Rungkut, Kodya Surabaya,” jelas AKBP Kusworo Wibowo, kemarin. Dia mengatakan, Abdurrohman ini sempat buron selama lima bulan.

Kusworo menjelaskan, kasus ini bermula dari kejadian tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada 24 Maret 2018. Pelaku Abdurrohman sekitar pukul 18.15 WIB sengaja masuk ke dalam rumah saat Rohadi dan istrinya, Vita Via, sedang tak ada di rumah.

Si empunya rumah sedang menghadiri hajatan saudaranya. Pelaku masuk ke dalam rumah melalui jendela belakang. Pelaku pun sempat mencuri sejumlah perabot di dalam rumah. “Saat beraksi di dalam rumah tersebut, tepergok oleh anak pemilik rumah yang bernama Najuwa Salsabila,” jelas Kusworo.

Saat itu, pelaku panik aksinya diketahui oleh anak itu. Dia langsung melakukan penganiayaan kepada Najuwa. Pelaku tanpa pikir panjang langsung mencekik dan memukul kepala korban dengan sebuah palu besi yang saat itu ada di dekat TV di rumah korban.

“Pelaku menyeret korban ke kamar mandi,” kata Kusworo. Setelah itu, pelaku kabur melalui pintu belakang dan berhasil membawa barang milik korban berupa dua unit ponsel merek Samsung J2 Prime dan Evercross warna putih. Kusworo mengatakan, setelah melakukan aksinya tersebut, pelaku kabur ke luar kota.

“Kapolsek Arjasa bersama anggotanya sudah berupaya melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku yang berpindah-pindah tempat,” jelasnya. Pelaku ini pun sempat kabur dan berpindah-pindah tempat, baik di Lumajang maupun Surabaya. Pengembangan kasus menunjukkan hasil dari kerja sama dengan perangkat Desa Kamal juga masyarakat.

Didapatkan informasi bahwa pelaku berada di daerah Lumajang, namun setelah sampai di Lumajang, pelaku sudah kabur lagi. Kemudian, pelaku berhasil ditemukan di persembunyian di daerah Surabaya. Pelaku sedang bercengkerama dengan teman-temannya saat kesulitan dibekuk oleh polisi.

Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke Jember untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat  (1) dan (2) 4e, yakni pencurian dengan kekerasan. “Ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun,” pungkasnya.

Sementara korban Najuwa Salsabila yang mengalami luka berat di kepala langsung dilarikan ke RSD dr Soebandi Jember. Korban sampai saat ini belum sembuh total serta masih mengalami trauma fisik dan psikis.

Reporter : Rangga Mahardika, Jumai
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah
Fotografer: Jumai

Reporter :

Fotografer :

Editor :