alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Tiga Warga Meninggal Dunia Tergencet Truk Trailer

Korban Hendak Ngirim Putranya di Pondok

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Abdurahman Luthfi, salah seorang tokoh agama Kabupaten Jember menyebut, Jammar, 70 warga Dusun Rowo RT/RW 03/13 Desa Pakusari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember,  mengalami luka di kepala dirawat di RSD Kalisat Kabupaten Jember dan meninggal. Korban tergencet truk tleler di Dusun Pancoran, Desa Sumberketempa, Kecamatan Kalisat, Sabtu (30/07) meninggal  syahid.

Sebelum Celaka, Sopir Trailer Sudah Beri Kode Agar Mobil Panther Berhenti

Sumber Jawa Pos Radar Jember di lokasi, bahwa korban bersama enam korban lainnya dalam perjalanan untuk mengirim anaknya yang nyantri di pondok di Kabupaten Bondowoso. “Jika dari awal niatnya ingin menjenguk anak yang sedang menuntut ilmu agama, Insya Allah syahid,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kiai muda ini meminta, agar pemerintah segera mengeluarkan regulasi yang tegas, agar pengendara truk besar bisa lebih hati-hati melintas di jalan yang seharusnya tidak dilewati kendaraan besar. Apalagi di lokasi sudah pernah terjadi kecelakaan yang sama beberapa tahun lalu. “Jalan itu memang hak semua orang, tetapi ingat. Semua pengendara juga punya hak untuk lewat,” ujarnya.

Cek video lengkapnya di :

Pihaknya berharap, pelebaran dan perbaikan jalan untuk segera dilakukan, karena sampai saat ini banyak pengendara mengeluhkan trauma dan ketakutan. Jalan miring dan tikungan cukup tajam.

“Karena di jalan itu sudah banyak memakan korban. Gubernur dan Bupati Jember segera lihat langsung ke bawah. Kita do’akan keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan,” harap, kyai muda pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kalisat Ledokombo itu.

Semetara Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo yang datang ke lokasi mengaku prihatin dengan kejadian yang merenggut korban jiwa hingga 3 orang dan 4 lainnya luka luka. Kapolres menyebut, salah satu faktor dominan kecelakaan truk di jalur provinsi Desa Sumberketempa adalah sempitnya medan jalan. “Banyak jalan yang naik turun serta menikung,” ucapnya.

Hery juga berjanji, akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat agar ada pembenahan. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di lokasi kejadian jalan memang menikung dan miring. Apalagi ada bekas rel kereta api jurusan Bondowoso dengan Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Abdurahman Luthfi, salah seorang tokoh agama Kabupaten Jember menyebut, Jammar, 70 warga Dusun Rowo RT/RW 03/13 Desa Pakusari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember,  mengalami luka di kepala dirawat di RSD Kalisat Kabupaten Jember dan meninggal. Korban tergencet truk tleler di Dusun Pancoran, Desa Sumberketempa, Kecamatan Kalisat, Sabtu (30/07) meninggal  syahid.

Sebelum Celaka, Sopir Trailer Sudah Beri Kode Agar Mobil Panther Berhenti

Sumber Jawa Pos Radar Jember di lokasi, bahwa korban bersama enam korban lainnya dalam perjalanan untuk mengirim anaknya yang nyantri di pondok di Kabupaten Bondowoso. “Jika dari awal niatnya ingin menjenguk anak yang sedang menuntut ilmu agama, Insya Allah syahid,” ujarnya.

Kiai muda ini meminta, agar pemerintah segera mengeluarkan regulasi yang tegas, agar pengendara truk besar bisa lebih hati-hati melintas di jalan yang seharusnya tidak dilewati kendaraan besar. Apalagi di lokasi sudah pernah terjadi kecelakaan yang sama beberapa tahun lalu. “Jalan itu memang hak semua orang, tetapi ingat. Semua pengendara juga punya hak untuk lewat,” ujarnya.

Cek video lengkapnya di :

Pihaknya berharap, pelebaran dan perbaikan jalan untuk segera dilakukan, karena sampai saat ini banyak pengendara mengeluhkan trauma dan ketakutan. Jalan miring dan tikungan cukup tajam.

“Karena di jalan itu sudah banyak memakan korban. Gubernur dan Bupati Jember segera lihat langsung ke bawah. Kita do’akan keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan,” harap, kyai muda pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kalisat Ledokombo itu.

Semetara Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo yang datang ke lokasi mengaku prihatin dengan kejadian yang merenggut korban jiwa hingga 3 orang dan 4 lainnya luka luka. Kapolres menyebut, salah satu faktor dominan kecelakaan truk di jalur provinsi Desa Sumberketempa adalah sempitnya medan jalan. “Banyak jalan yang naik turun serta menikung,” ucapnya.

Hery juga berjanji, akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat agar ada pembenahan. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di lokasi kejadian jalan memang menikung dan miring. Apalagi ada bekas rel kereta api jurusan Bondowoso dengan Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Abdurahman Luthfi, salah seorang tokoh agama Kabupaten Jember menyebut, Jammar, 70 warga Dusun Rowo RT/RW 03/13 Desa Pakusari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember,  mengalami luka di kepala dirawat di RSD Kalisat Kabupaten Jember dan meninggal. Korban tergencet truk tleler di Dusun Pancoran, Desa Sumberketempa, Kecamatan Kalisat, Sabtu (30/07) meninggal  syahid.

Sebelum Celaka, Sopir Trailer Sudah Beri Kode Agar Mobil Panther Berhenti

Sumber Jawa Pos Radar Jember di lokasi, bahwa korban bersama enam korban lainnya dalam perjalanan untuk mengirim anaknya yang nyantri di pondok di Kabupaten Bondowoso. “Jika dari awal niatnya ingin menjenguk anak yang sedang menuntut ilmu agama, Insya Allah syahid,” ujarnya.

Kiai muda ini meminta, agar pemerintah segera mengeluarkan regulasi yang tegas, agar pengendara truk besar bisa lebih hati-hati melintas di jalan yang seharusnya tidak dilewati kendaraan besar. Apalagi di lokasi sudah pernah terjadi kecelakaan yang sama beberapa tahun lalu. “Jalan itu memang hak semua orang, tetapi ingat. Semua pengendara juga punya hak untuk lewat,” ujarnya.

Cek video lengkapnya di :

Pihaknya berharap, pelebaran dan perbaikan jalan untuk segera dilakukan, karena sampai saat ini banyak pengendara mengeluhkan trauma dan ketakutan. Jalan miring dan tikungan cukup tajam.

“Karena di jalan itu sudah banyak memakan korban. Gubernur dan Bupati Jember segera lihat langsung ke bawah. Kita do’akan keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan,” harap, kyai muda pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kalisat Ledokombo itu.

Semetara Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo yang datang ke lokasi mengaku prihatin dengan kejadian yang merenggut korban jiwa hingga 3 orang dan 4 lainnya luka luka. Kapolres menyebut, salah satu faktor dominan kecelakaan truk di jalur provinsi Desa Sumberketempa adalah sempitnya medan jalan. “Banyak jalan yang naik turun serta menikung,” ucapnya.

Hery juga berjanji, akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat agar ada pembenahan. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di lokasi kejadian jalan memang menikung dan miring. Apalagi ada bekas rel kereta api jurusan Bondowoso dengan Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/