alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Siswa SMP di Jember Dikeroyok karena Adukan Temannya Bolos

Polisi Periksa 9 Siswa sebagai Pelaku dan Saksi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beredar sebuah video yang memperlihatkan pelajar SMP tengah dikeroyok sejumlah rekannya, Selasa malam (29/3). Dalam video berdurasi 37 detik itu, kemarin, terlihat sejumlah siswa beberapa kali melayangkan pukulan dan tendangan ke arah korban. Korban yang seorang diri kontan tak kuasa menghalau serangan tersebut.

Baca Juga : Laka Beruntun Akibat Terobos Lampu Merah, 3 Meninggal 7 Luka Parah

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, kasus pengeroyokan itu melibatkan sesama siswa SMP Negeri 2 Jombang. Para siswa melakukan aksi tak pantas ditiru itu di belakang sekolahnya, di sela-sela jam belajar berlangsung. “Itu keponakan saya dikeroyok teman-teman seumurannya dalam video itu,” sesal Sholeh, saudara korban.

CARI KEADILAN: Korban didampingi keluarganya melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Jombang, kemarin (30/3).
Mobile_AP_Rectangle 2

Yunita Wulandari, orang tua angkat korban, membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakan, insiden itu berlangsung pada Selasa kemarin, tidak jauh dari sekolah. “Iya benar, anak saya dikeroyok gara-gara mengantar gurunya ke rumah pelaku. Kejadiannya di belakang sekolah sekitar jam 11-an,” jelasnya ketika dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon. Sementara itu, Masdar, guru di sekolah tersebut, belum memberikan penjelasan meski dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Rabu (30/3).

Keluarga yang mendapatkan informasi itu pun tidak terima dan memperkarakan kasus tersebut ke pihak berwajib. Kepolisian setempat melakukan penyelidikan perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beredar sebuah video yang memperlihatkan pelajar SMP tengah dikeroyok sejumlah rekannya, Selasa malam (29/3). Dalam video berdurasi 37 detik itu, kemarin, terlihat sejumlah siswa beberapa kali melayangkan pukulan dan tendangan ke arah korban. Korban yang seorang diri kontan tak kuasa menghalau serangan tersebut.

Baca Juga : Laka Beruntun Akibat Terobos Lampu Merah, 3 Meninggal 7 Luka Parah

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, kasus pengeroyokan itu melibatkan sesama siswa SMP Negeri 2 Jombang. Para siswa melakukan aksi tak pantas ditiru itu di belakang sekolahnya, di sela-sela jam belajar berlangsung. “Itu keponakan saya dikeroyok teman-teman seumurannya dalam video itu,” sesal Sholeh, saudara korban.

CARI KEADILAN: Korban didampingi keluarganya melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Jombang, kemarin (30/3).

Yunita Wulandari, orang tua angkat korban, membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakan, insiden itu berlangsung pada Selasa kemarin, tidak jauh dari sekolah. “Iya benar, anak saya dikeroyok gara-gara mengantar gurunya ke rumah pelaku. Kejadiannya di belakang sekolah sekitar jam 11-an,” jelasnya ketika dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon. Sementara itu, Masdar, guru di sekolah tersebut, belum memberikan penjelasan meski dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Rabu (30/3).

Keluarga yang mendapatkan informasi itu pun tidak terima dan memperkarakan kasus tersebut ke pihak berwajib. Kepolisian setempat melakukan penyelidikan perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beredar sebuah video yang memperlihatkan pelajar SMP tengah dikeroyok sejumlah rekannya, Selasa malam (29/3). Dalam video berdurasi 37 detik itu, kemarin, terlihat sejumlah siswa beberapa kali melayangkan pukulan dan tendangan ke arah korban. Korban yang seorang diri kontan tak kuasa menghalau serangan tersebut.

Baca Juga : Laka Beruntun Akibat Terobos Lampu Merah, 3 Meninggal 7 Luka Parah

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, kasus pengeroyokan itu melibatkan sesama siswa SMP Negeri 2 Jombang. Para siswa melakukan aksi tak pantas ditiru itu di belakang sekolahnya, di sela-sela jam belajar berlangsung. “Itu keponakan saya dikeroyok teman-teman seumurannya dalam video itu,” sesal Sholeh, saudara korban.

CARI KEADILAN: Korban didampingi keluarganya melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Jombang, kemarin (30/3).

Yunita Wulandari, orang tua angkat korban, membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakan, insiden itu berlangsung pada Selasa kemarin, tidak jauh dari sekolah. “Iya benar, anak saya dikeroyok gara-gara mengantar gurunya ke rumah pelaku. Kejadiannya di belakang sekolah sekitar jam 11-an,” jelasnya ketika dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon. Sementara itu, Masdar, guru di sekolah tersebut, belum memberikan penjelasan meski dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Rabu (30/3).

Keluarga yang mendapatkan informasi itu pun tidak terima dan memperkarakan kasus tersebut ke pihak berwajib. Kepolisian setempat melakukan penyelidikan perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/