alexametrics
23.6 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Korban Kecelakaan Sekeluarga di Jember Berencana Sambang Anak di Pesantren

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER.RADARJEMBER.ID – Kecelakaan yang menimpa satu keluarga asal Desa/Kecamatan Pakusari, Jember, menyisakan duka mendalam. Tak hanya bagi keluarga, tapi juga keluarga besar pondok pesantren. Sebab, rombongan keluarga tersebut hendak menyambangi salah seorang anaknya yang nyantri di Situbondo.

Cek video lengkapnya di :
https://youtu.be/2axVjTqGpqA

Laporan awal kepolisian, kecelakaan itu menewaskan tiga orang. Sedangkan dua lainnya mengalami luka ringan. Belakangan, jumlah korban luka bertambah. Jika sebelumnya dilaporkan hanya dua orang, ternyata bertambah menjadi empat orang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Konfirmasi terakhir, rombongan keluarga ini juga tidak sedang mengantarkan anak kembali ke pesantren. Melainkan akan menyambangi salah satu anaknya yang sudah tinggal di pesantren yang ada di Situbondo. “Jika dari awal niatnya ingin menjenguk anak yang sedang menuntut ilmu agama, Insyaallah syahid,” ujar Abdurahman Luthf, salah seorang tokoh agama di Kabupaten Jember.

BACA JUGA: Satu Keluarga di Jember Tertimpa Truk, Tiga Orang Meninggal Dua Terluka

Rombongan keluarga ini tertimpa muatan truk trailer yang oleng ketika melintas di jalan menikung dan menurun di Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat, Sabtu (30/7) siang. Ditengarai, kendaraan jumbo itu kelebihan muatan sehingga tumpah hingga menyebabkan kematian.

Terkait hal itu, kiai muda ini meminta agar pemerintah segera mengeluarkan regulasi tegas supaya para pengendara truk besar tidak sampai melanggar. Apalagi mereka pembawa muatan yang melebihi kapasitas dan dimensi kendaraan. “Jalan itu memang hak semua orang. Tapi ingat, faktor keselamatan pengendara lain juga harus diperhatikan ,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER.RADARJEMBER.ID – Kecelakaan yang menimpa satu keluarga asal Desa/Kecamatan Pakusari, Jember, menyisakan duka mendalam. Tak hanya bagi keluarga, tapi juga keluarga besar pondok pesantren. Sebab, rombongan keluarga tersebut hendak menyambangi salah seorang anaknya yang nyantri di Situbondo.

Cek video lengkapnya di :
https://youtu.be/2axVjTqGpqA

Laporan awal kepolisian, kecelakaan itu menewaskan tiga orang. Sedangkan dua lainnya mengalami luka ringan. Belakangan, jumlah korban luka bertambah. Jika sebelumnya dilaporkan hanya dua orang, ternyata bertambah menjadi empat orang.

Konfirmasi terakhir, rombongan keluarga ini juga tidak sedang mengantarkan anak kembali ke pesantren. Melainkan akan menyambangi salah satu anaknya yang sudah tinggal di pesantren yang ada di Situbondo. “Jika dari awal niatnya ingin menjenguk anak yang sedang menuntut ilmu agama, Insyaallah syahid,” ujar Abdurahman Luthf, salah seorang tokoh agama di Kabupaten Jember.

BACA JUGA: Satu Keluarga di Jember Tertimpa Truk, Tiga Orang Meninggal Dua Terluka

Rombongan keluarga ini tertimpa muatan truk trailer yang oleng ketika melintas di jalan menikung dan menurun di Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat, Sabtu (30/7) siang. Ditengarai, kendaraan jumbo itu kelebihan muatan sehingga tumpah hingga menyebabkan kematian.

Terkait hal itu, kiai muda ini meminta agar pemerintah segera mengeluarkan regulasi tegas supaya para pengendara truk besar tidak sampai melanggar. Apalagi mereka pembawa muatan yang melebihi kapasitas dan dimensi kendaraan. “Jalan itu memang hak semua orang. Tapi ingat, faktor keselamatan pengendara lain juga harus diperhatikan ,” ucapnya.

JEMBER.RADARJEMBER.ID – Kecelakaan yang menimpa satu keluarga asal Desa/Kecamatan Pakusari, Jember, menyisakan duka mendalam. Tak hanya bagi keluarga, tapi juga keluarga besar pondok pesantren. Sebab, rombongan keluarga tersebut hendak menyambangi salah seorang anaknya yang nyantri di Situbondo.

Cek video lengkapnya di :
https://youtu.be/2axVjTqGpqA

Laporan awal kepolisian, kecelakaan itu menewaskan tiga orang. Sedangkan dua lainnya mengalami luka ringan. Belakangan, jumlah korban luka bertambah. Jika sebelumnya dilaporkan hanya dua orang, ternyata bertambah menjadi empat orang.

Konfirmasi terakhir, rombongan keluarga ini juga tidak sedang mengantarkan anak kembali ke pesantren. Melainkan akan menyambangi salah satu anaknya yang sudah tinggal di pesantren yang ada di Situbondo. “Jika dari awal niatnya ingin menjenguk anak yang sedang menuntut ilmu agama, Insyaallah syahid,” ujar Abdurahman Luthf, salah seorang tokoh agama di Kabupaten Jember.

BACA JUGA: Satu Keluarga di Jember Tertimpa Truk, Tiga Orang Meninggal Dua Terluka

Rombongan keluarga ini tertimpa muatan truk trailer yang oleng ketika melintas di jalan menikung dan menurun di Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat, Sabtu (30/7) siang. Ditengarai, kendaraan jumbo itu kelebihan muatan sehingga tumpah hingga menyebabkan kematian.

Terkait hal itu, kiai muda ini meminta agar pemerintah segera mengeluarkan regulasi tegas supaya para pengendara truk besar tidak sampai melanggar. Apalagi mereka pembawa muatan yang melebihi kapasitas dan dimensi kendaraan. “Jalan itu memang hak semua orang. Tapi ingat, faktor keselamatan pengendara lain juga harus diperhatikan ,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/