alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Sidang Pleidoi Kasus Rasuah Pasar Balung, Terdakwa Tak Akui Korupsi

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Sidang pembelaan atau pleidoi terdakwa kasus korupsi renovasi Pasar Balung berlangsung semivirtual di Pengadilan Tipikor Surabaya, kemarin (28/6). Terdakwa Dedy Sucipto, Pejabat Disperindag Jember, dan Junaidi selaku Direktur PT Anugrah Mitra Kinasih, yang menggarap proyek, tidak membenarkan tuduhan korupsi yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU).

BACA JUGA : Dua Hari 262 Kasus, Sapi Mati Tembus 33 Ekor

Sidang pleidoi dipimpin langsung oleh Darwanto, diikuti jaksa penuntut umum (JPU) Siti Sumartiningsih yang hadir langsung ke ruang sidang. Sementara, kedua terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember. Dalam sidang tersebut terdakwa Dedy Sucipto dan Junaidi meminta untuk dibebaskan. Sebab, merasa tidak berbuat seperti apa yang telah dituduhkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kasi Intel Kejari Jember Soemarno membenarkan pembelaan yang disampaikan oleh terdakwa. Bahwa tuduhan korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 1,8 miliar tersebut tidak benar. “Intinya, mereka meminta untuk dibebaskan, karena merasa tidak berbuat sebagaimana yang telah dituduhkan,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Sidang pembelaan atau pleidoi terdakwa kasus korupsi renovasi Pasar Balung berlangsung semivirtual di Pengadilan Tipikor Surabaya, kemarin (28/6). Terdakwa Dedy Sucipto, Pejabat Disperindag Jember, dan Junaidi selaku Direktur PT Anugrah Mitra Kinasih, yang menggarap proyek, tidak membenarkan tuduhan korupsi yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU).

BACA JUGA : Dua Hari 262 Kasus, Sapi Mati Tembus 33 Ekor

Sidang pleidoi dipimpin langsung oleh Darwanto, diikuti jaksa penuntut umum (JPU) Siti Sumartiningsih yang hadir langsung ke ruang sidang. Sementara, kedua terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember. Dalam sidang tersebut terdakwa Dedy Sucipto dan Junaidi meminta untuk dibebaskan. Sebab, merasa tidak berbuat seperti apa yang telah dituduhkan.

Kasi Intel Kejari Jember Soemarno membenarkan pembelaan yang disampaikan oleh terdakwa. Bahwa tuduhan korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 1,8 miliar tersebut tidak benar. “Intinya, mereka meminta untuk dibebaskan, karena merasa tidak berbuat sebagaimana yang telah dituduhkan,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

SUMBERSARI, Radar Jember – Sidang pembelaan atau pleidoi terdakwa kasus korupsi renovasi Pasar Balung berlangsung semivirtual di Pengadilan Tipikor Surabaya, kemarin (28/6). Terdakwa Dedy Sucipto, Pejabat Disperindag Jember, dan Junaidi selaku Direktur PT Anugrah Mitra Kinasih, yang menggarap proyek, tidak membenarkan tuduhan korupsi yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU).

BACA JUGA : Dua Hari 262 Kasus, Sapi Mati Tembus 33 Ekor

Sidang pleidoi dipimpin langsung oleh Darwanto, diikuti jaksa penuntut umum (JPU) Siti Sumartiningsih yang hadir langsung ke ruang sidang. Sementara, kedua terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember. Dalam sidang tersebut terdakwa Dedy Sucipto dan Junaidi meminta untuk dibebaskan. Sebab, merasa tidak berbuat seperti apa yang telah dituduhkan.

Kasi Intel Kejari Jember Soemarno membenarkan pembelaan yang disampaikan oleh terdakwa. Bahwa tuduhan korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 1,8 miliar tersebut tidak benar. “Intinya, mereka meminta untuk dibebaskan, karena merasa tidak berbuat sebagaimana yang telah dituduhkan,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/