alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Ngabuburit Aman dan Khidmat Harus Jadi Pilihan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebiasaan menanti tibanya azan Magrib atau ngabuburit kerap dimanfaatkan sejumlah orang melakukan banyak hal. Dari yang positif, sampai yang abai keselamatan seperti balapan liar.

Namun, tidak sedikit pula ngabuburit yang dilakukan dengan sederhana. Tetapi tetap sarat makna dan aman. Seperti yang dilakukan sejumlah pemuda asal Tanggul ini. Mereka menggelar kajian bersama. Sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim.

Saat itu, tak banyak yang disampaikan ke anak-anak. Mereka hanya diberikan sajian cerita ringan, sambil menantikan azan Magrib. “Kami hanya mengulas keutamaan Ramadan, dan terus menyemangati mereka,” kata Zainal Alim, salah satu pemateri saat mengisi ceramah ke anak-anak yatim piatu di Yayasan An-Najah Tanggul.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal serupa juga dilakukan oleh gabungan komunitas pemuda asal Sukorambi. Mereka juga menggelar santunan bareng anak-anak yatim piatu di Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi.

Ilyas, salah satu pengurus organisasi kepemudaan di Sukorambi, mengatakan, kegiatan itu semata-mata dilakukan untuk menyemarakkan bulan Ramadan. “Kegiatan seperti ini banyak manfaatnya. Selain bersilaturahmi, juga melatih kepekaan sosial anggota kami kepada anak-anak yatim piatu,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebiasaan menanti tibanya azan Magrib atau ngabuburit kerap dimanfaatkan sejumlah orang melakukan banyak hal. Dari yang positif, sampai yang abai keselamatan seperti balapan liar.

Namun, tidak sedikit pula ngabuburit yang dilakukan dengan sederhana. Tetapi tetap sarat makna dan aman. Seperti yang dilakukan sejumlah pemuda asal Tanggul ini. Mereka menggelar kajian bersama. Sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim.

Saat itu, tak banyak yang disampaikan ke anak-anak. Mereka hanya diberikan sajian cerita ringan, sambil menantikan azan Magrib. “Kami hanya mengulas keutamaan Ramadan, dan terus menyemangati mereka,” kata Zainal Alim, salah satu pemateri saat mengisi ceramah ke anak-anak yatim piatu di Yayasan An-Najah Tanggul.

Hal serupa juga dilakukan oleh gabungan komunitas pemuda asal Sukorambi. Mereka juga menggelar santunan bareng anak-anak yatim piatu di Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi.

Ilyas, salah satu pengurus organisasi kepemudaan di Sukorambi, mengatakan, kegiatan itu semata-mata dilakukan untuk menyemarakkan bulan Ramadan. “Kegiatan seperti ini banyak manfaatnya. Selain bersilaturahmi, juga melatih kepekaan sosial anggota kami kepada anak-anak yatim piatu,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebiasaan menanti tibanya azan Magrib atau ngabuburit kerap dimanfaatkan sejumlah orang melakukan banyak hal. Dari yang positif, sampai yang abai keselamatan seperti balapan liar.

Namun, tidak sedikit pula ngabuburit yang dilakukan dengan sederhana. Tetapi tetap sarat makna dan aman. Seperti yang dilakukan sejumlah pemuda asal Tanggul ini. Mereka menggelar kajian bersama. Sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim.

Saat itu, tak banyak yang disampaikan ke anak-anak. Mereka hanya diberikan sajian cerita ringan, sambil menantikan azan Magrib. “Kami hanya mengulas keutamaan Ramadan, dan terus menyemangati mereka,” kata Zainal Alim, salah satu pemateri saat mengisi ceramah ke anak-anak yatim piatu di Yayasan An-Najah Tanggul.

Hal serupa juga dilakukan oleh gabungan komunitas pemuda asal Sukorambi. Mereka juga menggelar santunan bareng anak-anak yatim piatu di Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi.

Ilyas, salah satu pengurus organisasi kepemudaan di Sukorambi, mengatakan, kegiatan itu semata-mata dilakukan untuk menyemarakkan bulan Ramadan. “Kegiatan seperti ini banyak manfaatnya. Selain bersilaturahmi, juga melatih kepekaan sosial anggota kami kepada anak-anak yatim piatu,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/