Niat Nagih Utang Malah Dapat Bogem Mentah

MUCHAMMAD AINUL BUDI / RADAR JEMBER TONJOK SEORANG NENEK: Terdakwa penganiayaan Ahmad Sidik, usai menjalani acara persidangan pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jember.

RADARJEMBER.ID –  Berniat menagih utang, akhirnya harus berujung mendapat jotosan. Ini yang dialami Bu Sipul Siyah pada 17 April sekitar pukul 18.30 WIB. Niat untuk menagih utang ke rumah H. Marzuki yang berada di Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Jember, membuat nenek yang bekerja sehari-hari sebagai petani ini harus dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapat perawatan lebih lanjut.

IKLAN

Bu Sipul mendapat tinju dari terdakwa Ahmad Sidik yang merupakan menantu H. Marzuki. Ahmad Sidik yang juga saat itu berada di warung H. Marzuki, tepat di sebelah rumahnya, menyela pembicaraan korban dengan Marzuki.

Terjadilah adu mulut antara Bu Sipul dengan Sidik. Tak berpikir panjang dan sudah kalap dengan emosi sesaat, Sidik akhirnya tega melampiaskan pukulan ke pipi Bu Sipul satu kali.

“Saya kena torkop (tonjok), Pak. Di pipi. Ya nggak bisa ke sawah lagi selama empat hari itu,” ujar Bu Sipul kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Totok Walidi.

Suami bu Sipul yang tak terima dengan perlakuan Sidik langsung melaporkan perkara tersebut ke pihak yang berwajib. Dengan perbuatannya tersebut, Sidik pun diseret ke meja hijau. Dia didakwa dengan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan. Ancaman pidananya kurungan penjara selama dua tahun delapan bulan.

Dalam acara pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jember (28/9), hanya Bu Sipul saja yang hadir. Sementara, H. Marzuki yang sudah mendapat panggilan dua kali tak hadir dalam persidangan dengan berbagai alasan.

“Dia (Sidik) juga sama keluarganya belum meminta maaf sama sekali sampai sekarang kepada saya,” imbuh Bu Sipul.

Reporter & Fotografer: Muchammad Ainul Budi
Editor : Adi Faizin
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :