alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Risma Ngamuk di Jember

 Puluan Ribu KPM Jember Belum Transaksi Bansos Sembako

Mobile_AP_Rectangle 1

Saat mendengarkan laporan dari Jember, Bondowoso, Lumajang. Mantan Wali Kota Surabaya tersebut ada hal yang cukup tidak logis saat menjelaskan kondisi Lumajang. KPM tidak melakukan transaksi karena ingin menabung. “Ini tidak masuk akal, sebenarnya. Bansos tidak diambil, karena ingin ditabung,” tuturnya.

Kemarahan Risma kian memuncak, kala Pendamping PKH dari Lumajang memberikan penjelasan, salah satu KPM memilih menabung untuk membelikan anaknya handphone. Akibatnya, berdiri dan marah. Bahkan, Risma langsung ingin bergegas menuju Lumajang untuk membuktikan. Sebelum menuju Lumajang, Risma terlebih dahulu ke Rambipuji dengan agenda memberikan bantuan ke anak yatim.

Isi dalam salah satu laporan yang dijabarkan di Hotel Aston adalah realisasi bantuan sosial program sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Jember. Mulai dari Januari – September total dana yang tersalur adalah Rp 365 M. Khusus pada Agustus ada 199.764 KPM dengan dana Rp 39,95 M

Mobile_AP_Rectangle 2

Sayangnya, pencairan program sembako, pada Agustus dari total 199.764 KPM tidak semua melakukan transaksi. KPM yang telah melakukan transaksi atau pencairan dana untuk membeli sembako sebanyak 173.107, sedangkan transaksi sebagian capai 5.023 KPM. Belum transaksi mencapai 21.634 KPM. Sementara itu pada Juli kemarin juga ada 18.494 KPM belum transaksi.

Jurnalis: Dwi Siswanto
Fotografer: Dwi Siswanto

- Advertisement -

Saat mendengarkan laporan dari Jember, Bondowoso, Lumajang. Mantan Wali Kota Surabaya tersebut ada hal yang cukup tidak logis saat menjelaskan kondisi Lumajang. KPM tidak melakukan transaksi karena ingin menabung. “Ini tidak masuk akal, sebenarnya. Bansos tidak diambil, karena ingin ditabung,” tuturnya.

Kemarahan Risma kian memuncak, kala Pendamping PKH dari Lumajang memberikan penjelasan, salah satu KPM memilih menabung untuk membelikan anaknya handphone. Akibatnya, berdiri dan marah. Bahkan, Risma langsung ingin bergegas menuju Lumajang untuk membuktikan. Sebelum menuju Lumajang, Risma terlebih dahulu ke Rambipuji dengan agenda memberikan bantuan ke anak yatim.

Isi dalam salah satu laporan yang dijabarkan di Hotel Aston adalah realisasi bantuan sosial program sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Jember. Mulai dari Januari – September total dana yang tersalur adalah Rp 365 M. Khusus pada Agustus ada 199.764 KPM dengan dana Rp 39,95 M

Sayangnya, pencairan program sembako, pada Agustus dari total 199.764 KPM tidak semua melakukan transaksi. KPM yang telah melakukan transaksi atau pencairan dana untuk membeli sembako sebanyak 173.107, sedangkan transaksi sebagian capai 5.023 KPM. Belum transaksi mencapai 21.634 KPM. Sementara itu pada Juli kemarin juga ada 18.494 KPM belum transaksi.

Jurnalis: Dwi Siswanto
Fotografer: Dwi Siswanto

Saat mendengarkan laporan dari Jember, Bondowoso, Lumajang. Mantan Wali Kota Surabaya tersebut ada hal yang cukup tidak logis saat menjelaskan kondisi Lumajang. KPM tidak melakukan transaksi karena ingin menabung. “Ini tidak masuk akal, sebenarnya. Bansos tidak diambil, karena ingin ditabung,” tuturnya.

Kemarahan Risma kian memuncak, kala Pendamping PKH dari Lumajang memberikan penjelasan, salah satu KPM memilih menabung untuk membelikan anaknya handphone. Akibatnya, berdiri dan marah. Bahkan, Risma langsung ingin bergegas menuju Lumajang untuk membuktikan. Sebelum menuju Lumajang, Risma terlebih dahulu ke Rambipuji dengan agenda memberikan bantuan ke anak yatim.

Isi dalam salah satu laporan yang dijabarkan di Hotel Aston adalah realisasi bantuan sosial program sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Jember. Mulai dari Januari – September total dana yang tersalur adalah Rp 365 M. Khusus pada Agustus ada 199.764 KPM dengan dana Rp 39,95 M

Sayangnya, pencairan program sembako, pada Agustus dari total 199.764 KPM tidak semua melakukan transaksi. KPM yang telah melakukan transaksi atau pencairan dana untuk membeli sembako sebanyak 173.107, sedangkan transaksi sebagian capai 5.023 KPM. Belum transaksi mencapai 21.634 KPM. Sementara itu pada Juli kemarin juga ada 18.494 KPM belum transaksi.

Jurnalis: Dwi Siswanto
Fotografer: Dwi Siswanto

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/