alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Joget Bareng di Rumah Kades Langgar Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebuah video yang memperlihatkan kegiatan joget bareng mendadak menjadi sorotan di media sosial. Video berdurasi sekitar 1 menit 37 detik itu memperlihatkan pria dan wanita tengah berjoget bersama dengan iringan musik disko. Diketahui, aktivitas itu berlangsung di sekitar rumah seorang petinggi di Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari.

Kegiatan tersebut mendapat sorotan karena dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes). Apalagi sebelumnya, Bupati Jember telah mengeluarkan surat edaran yang menegaskan pelarangan segala aktivitas yang menimbulkan kerumunan. Namun, ultimatum itu tak mampu mencegah kerumunan yang terjadi dalam joget bareng tersebut. “Sebenarnya itu adalah acara ulang tahun komunitas truk mini yang diikuti sekitar 25 anggota,” dalih Andi Budi Wibowo, Kades Tegalwangi.

Saat dikonfirmasi awak media, kemarin, Andi mengakui, acaranya memang ada joget bareng. Namun, di dalamnya dirinya justru menyosialisasikan terkait prokes, program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, dan pengaktifan siskamling desa. Makanya, juga didatangi banyak warga, termasuk anak-anak.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA : Rentan Terpapar, Pegawai Pemkab Jember dan Keluarga Jadi Sasaran Vaksinasi

Kendati berdalih berisikan edukasi prokes, tapi acara itu justru berseberangan. Hal inilah yang memantik perhatian muspika setempat. Terlebih, tidak ada pemberitahuan sebelumnya yang dilayangkan ke pemerintah kecamatan. “Sekarang sedang kami telusuri terkait hal itu dengan pihak-pihak terkait,” jelas Akbar Winasis, Plt Camat Umbulsari, saat dikonfirmasi awak media, kemarin (28/6).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebuah video yang memperlihatkan kegiatan joget bareng mendadak menjadi sorotan di media sosial. Video berdurasi sekitar 1 menit 37 detik itu memperlihatkan pria dan wanita tengah berjoget bersama dengan iringan musik disko. Diketahui, aktivitas itu berlangsung di sekitar rumah seorang petinggi di Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari.

Kegiatan tersebut mendapat sorotan karena dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes). Apalagi sebelumnya, Bupati Jember telah mengeluarkan surat edaran yang menegaskan pelarangan segala aktivitas yang menimbulkan kerumunan. Namun, ultimatum itu tak mampu mencegah kerumunan yang terjadi dalam joget bareng tersebut. “Sebenarnya itu adalah acara ulang tahun komunitas truk mini yang diikuti sekitar 25 anggota,” dalih Andi Budi Wibowo, Kades Tegalwangi.

Saat dikonfirmasi awak media, kemarin, Andi mengakui, acaranya memang ada joget bareng. Namun, di dalamnya dirinya justru menyosialisasikan terkait prokes, program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, dan pengaktifan siskamling desa. Makanya, juga didatangi banyak warga, termasuk anak-anak.

BACA JUGA : Rentan Terpapar, Pegawai Pemkab Jember dan Keluarga Jadi Sasaran Vaksinasi

Kendati berdalih berisikan edukasi prokes, tapi acara itu justru berseberangan. Hal inilah yang memantik perhatian muspika setempat. Terlebih, tidak ada pemberitahuan sebelumnya yang dilayangkan ke pemerintah kecamatan. “Sekarang sedang kami telusuri terkait hal itu dengan pihak-pihak terkait,” jelas Akbar Winasis, Plt Camat Umbulsari, saat dikonfirmasi awak media, kemarin (28/6).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebuah video yang memperlihatkan kegiatan joget bareng mendadak menjadi sorotan di media sosial. Video berdurasi sekitar 1 menit 37 detik itu memperlihatkan pria dan wanita tengah berjoget bersama dengan iringan musik disko. Diketahui, aktivitas itu berlangsung di sekitar rumah seorang petinggi di Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari.

Kegiatan tersebut mendapat sorotan karena dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes). Apalagi sebelumnya, Bupati Jember telah mengeluarkan surat edaran yang menegaskan pelarangan segala aktivitas yang menimbulkan kerumunan. Namun, ultimatum itu tak mampu mencegah kerumunan yang terjadi dalam joget bareng tersebut. “Sebenarnya itu adalah acara ulang tahun komunitas truk mini yang diikuti sekitar 25 anggota,” dalih Andi Budi Wibowo, Kades Tegalwangi.

Saat dikonfirmasi awak media, kemarin, Andi mengakui, acaranya memang ada joget bareng. Namun, di dalamnya dirinya justru menyosialisasikan terkait prokes, program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, dan pengaktifan siskamling desa. Makanya, juga didatangi banyak warga, termasuk anak-anak.

BACA JUGA : Rentan Terpapar, Pegawai Pemkab Jember dan Keluarga Jadi Sasaran Vaksinasi

Kendati berdalih berisikan edukasi prokes, tapi acara itu justru berseberangan. Hal inilah yang memantik perhatian muspika setempat. Terlebih, tidak ada pemberitahuan sebelumnya yang dilayangkan ke pemerintah kecamatan. “Sekarang sedang kami telusuri terkait hal itu dengan pihak-pihak terkait,” jelas Akbar Winasis, Plt Camat Umbulsari, saat dikonfirmasi awak media, kemarin (28/6).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/