alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Tertabrak Probowangi, Minibus Ringsek

Dua Korban Alami Luka Berat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adi Broto Prastianto, 38, warga asal Tangerang, Jawa Barat, dan Ahyudin, 35, warga asal Jakarta Timur, harus dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) dengan luka yang cukup parah. Luka ini mereka dapatkan seusai minibus yang mereka tumpangi tertabrak KA Probowangi relasi Surabaya-Ketapang, kemarin (28/5).

Peristiwa yang terjadi di Jalan Merak, Dusun Krajan RT 003 RW 002, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, ini cukup membuat warga sekitar terkejut. Bahkan, kondisi mobil yang ringsek sempat menjadi tontonan warga.

Sebelum kejadian, minibus bernopol B 9403 BCT yang dikendarai Adi Broto Prastianto berjalan dari arah utara. Saat melewati perlintasan sebidang tanpa palang pintu, mobil tersebut dihantam KA Probowangi yang hendak menuju Stasiun Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Akibatnya, mobil tertabrak di bagian belakang hingga terlempar beberapa meter. Beruntung, pengendara dan satu penumpang selamat. Namun, mengalami luka cukup parah. Ahyudin langsung dibawa ke Klinik PMI Cabang Jember, sementara Adi dibawa ke IGD RSU Kaliwates.

Kapolsek Sukorambi AKP Sigit Budiono yang datang bersama anggota untuk melakukan olah TKP menuturkan, di lokasi ini pengendara memang harus waspada karena tidak ada palang pintu di perlintasan kereta api. Pihaknya juga mengimbau kepada pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat, untuk berhenti sejenak sebelum melintas. “Tengok kiri kanan. Saat kondisi kosong tidak ada kereta lewat, baru melintas,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adi Broto Prastianto, 38, warga asal Tangerang, Jawa Barat, dan Ahyudin, 35, warga asal Jakarta Timur, harus dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) dengan luka yang cukup parah. Luka ini mereka dapatkan seusai minibus yang mereka tumpangi tertabrak KA Probowangi relasi Surabaya-Ketapang, kemarin (28/5).

Peristiwa yang terjadi di Jalan Merak, Dusun Krajan RT 003 RW 002, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, ini cukup membuat warga sekitar terkejut. Bahkan, kondisi mobil yang ringsek sempat menjadi tontonan warga.

Sebelum kejadian, minibus bernopol B 9403 BCT yang dikendarai Adi Broto Prastianto berjalan dari arah utara. Saat melewati perlintasan sebidang tanpa palang pintu, mobil tersebut dihantam KA Probowangi yang hendak menuju Stasiun Jember.

Akibatnya, mobil tertabrak di bagian belakang hingga terlempar beberapa meter. Beruntung, pengendara dan satu penumpang selamat. Namun, mengalami luka cukup parah. Ahyudin langsung dibawa ke Klinik PMI Cabang Jember, sementara Adi dibawa ke IGD RSU Kaliwates.

Kapolsek Sukorambi AKP Sigit Budiono yang datang bersama anggota untuk melakukan olah TKP menuturkan, di lokasi ini pengendara memang harus waspada karena tidak ada palang pintu di perlintasan kereta api. Pihaknya juga mengimbau kepada pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat, untuk berhenti sejenak sebelum melintas. “Tengok kiri kanan. Saat kondisi kosong tidak ada kereta lewat, baru melintas,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adi Broto Prastianto, 38, warga asal Tangerang, Jawa Barat, dan Ahyudin, 35, warga asal Jakarta Timur, harus dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) dengan luka yang cukup parah. Luka ini mereka dapatkan seusai minibus yang mereka tumpangi tertabrak KA Probowangi relasi Surabaya-Ketapang, kemarin (28/5).

Peristiwa yang terjadi di Jalan Merak, Dusun Krajan RT 003 RW 002, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, ini cukup membuat warga sekitar terkejut. Bahkan, kondisi mobil yang ringsek sempat menjadi tontonan warga.

Sebelum kejadian, minibus bernopol B 9403 BCT yang dikendarai Adi Broto Prastianto berjalan dari arah utara. Saat melewati perlintasan sebidang tanpa palang pintu, mobil tersebut dihantam KA Probowangi yang hendak menuju Stasiun Jember.

Akibatnya, mobil tertabrak di bagian belakang hingga terlempar beberapa meter. Beruntung, pengendara dan satu penumpang selamat. Namun, mengalami luka cukup parah. Ahyudin langsung dibawa ke Klinik PMI Cabang Jember, sementara Adi dibawa ke IGD RSU Kaliwates.

Kapolsek Sukorambi AKP Sigit Budiono yang datang bersama anggota untuk melakukan olah TKP menuturkan, di lokasi ini pengendara memang harus waspada karena tidak ada palang pintu di perlintasan kereta api. Pihaknya juga mengimbau kepada pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat, untuk berhenti sejenak sebelum melintas. “Tengok kiri kanan. Saat kondisi kosong tidak ada kereta lewat, baru melintas,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/