alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Truk Pemain Drum Band Tabrak Pohon Mangga

Sopir Bersama Truknya hingga Saat Ini Kabur

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatkan bagi sopir truk saat mengangkut orang. Ketika di atas truk biasanya penumpang ada yang naik di atas bak dan duduk di atas kabin sopir. Ini bisa berakibat fatal kalau ada pohon yang tidak terlalu tinggi.

Baca Juga : Hindari Tabrakan, Mobil Pikap Nyemplung Parit Depan Samsat Jember

Seperti kejadian yang dialami truk pengangkut rombongan pemain drum band yang mengalami kecelakaan di jalur menuju Wisata Rembangan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Minggu (27/3) siang. Truk yang mengangkut sekitar 40 orang itu mengalami petaka saat melintas di depan kafe milik Cak Rudi di desa setempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam insiden tersebut, tiga orang mengalami luka parah, satu orang mengalami patah tulang di bagian tangannya, dan dua orang mengalami luka di bagian kepala. “Ketiganya saat itu sedang berdiri di bagian depan dan duduk di atas kabin (sirap),” kata Sugiarto, yang saat itu ada di kafe depan Kantor Balai Desa Kemuning Lor.

“Benturan diiringi dengan jeritan tersebut membuat pengunjung kafe keluar. Ternyata ada truk yang bagian bak atas menabrak pohon mangga. Pohon mangga berukuran besar yang condong ke jalan jurusan Rembangan itu pun patah. Sementara, bagian pohon yang patah juga menimpa penumpang yang ada di atas truk,” katanya.

“Saya tahunya ada tiga orang tidak sadarkan diri, dan oleh warga langsung dievakuasi ke pinggir. Tidak lama kemudian anggota polsek datang dan mengevakuasi korban ke IGD RSD dr Soebbandi Jember. Sebagian penumpang terlihat panik dan juga ada yang lecet karena tertimpa pohon mangga,” pungkasnya.

Menurut salah satu pemilik kafe lesehan, pohon mangga itu sebenarnya sudah sering tertabrak truk boks karena memang condong ke jalan raya. Apalagi lokasi pohon yang tertabrak itu berada di jalan menikung dan menanjak. “Truk pengangkut pemain drum band itu dari arah Arjasa ke arah Rembangan,” kata seorang ibu pemilik kafe.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatkan bagi sopir truk saat mengangkut orang. Ketika di atas truk biasanya penumpang ada yang naik di atas bak dan duduk di atas kabin sopir. Ini bisa berakibat fatal kalau ada pohon yang tidak terlalu tinggi.

Baca Juga : Hindari Tabrakan, Mobil Pikap Nyemplung Parit Depan Samsat Jember

Seperti kejadian yang dialami truk pengangkut rombongan pemain drum band yang mengalami kecelakaan di jalur menuju Wisata Rembangan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Minggu (27/3) siang. Truk yang mengangkut sekitar 40 orang itu mengalami petaka saat melintas di depan kafe milik Cak Rudi di desa setempat.

Dalam insiden tersebut, tiga orang mengalami luka parah, satu orang mengalami patah tulang di bagian tangannya, dan dua orang mengalami luka di bagian kepala. “Ketiganya saat itu sedang berdiri di bagian depan dan duduk di atas kabin (sirap),” kata Sugiarto, yang saat itu ada di kafe depan Kantor Balai Desa Kemuning Lor.

“Benturan diiringi dengan jeritan tersebut membuat pengunjung kafe keluar. Ternyata ada truk yang bagian bak atas menabrak pohon mangga. Pohon mangga berukuran besar yang condong ke jalan jurusan Rembangan itu pun patah. Sementara, bagian pohon yang patah juga menimpa penumpang yang ada di atas truk,” katanya.

“Saya tahunya ada tiga orang tidak sadarkan diri, dan oleh warga langsung dievakuasi ke pinggir. Tidak lama kemudian anggota polsek datang dan mengevakuasi korban ke IGD RSD dr Soebbandi Jember. Sebagian penumpang terlihat panik dan juga ada yang lecet karena tertimpa pohon mangga,” pungkasnya.

Menurut salah satu pemilik kafe lesehan, pohon mangga itu sebenarnya sudah sering tertabrak truk boks karena memang condong ke jalan raya. Apalagi lokasi pohon yang tertabrak itu berada di jalan menikung dan menanjak. “Truk pengangkut pemain drum band itu dari arah Arjasa ke arah Rembangan,” kata seorang ibu pemilik kafe.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatkan bagi sopir truk saat mengangkut orang. Ketika di atas truk biasanya penumpang ada yang naik di atas bak dan duduk di atas kabin sopir. Ini bisa berakibat fatal kalau ada pohon yang tidak terlalu tinggi.

Baca Juga : Hindari Tabrakan, Mobil Pikap Nyemplung Parit Depan Samsat Jember

Seperti kejadian yang dialami truk pengangkut rombongan pemain drum band yang mengalami kecelakaan di jalur menuju Wisata Rembangan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Minggu (27/3) siang. Truk yang mengangkut sekitar 40 orang itu mengalami petaka saat melintas di depan kafe milik Cak Rudi di desa setempat.

Dalam insiden tersebut, tiga orang mengalami luka parah, satu orang mengalami patah tulang di bagian tangannya, dan dua orang mengalami luka di bagian kepala. “Ketiganya saat itu sedang berdiri di bagian depan dan duduk di atas kabin (sirap),” kata Sugiarto, yang saat itu ada di kafe depan Kantor Balai Desa Kemuning Lor.

“Benturan diiringi dengan jeritan tersebut membuat pengunjung kafe keluar. Ternyata ada truk yang bagian bak atas menabrak pohon mangga. Pohon mangga berukuran besar yang condong ke jalan jurusan Rembangan itu pun patah. Sementara, bagian pohon yang patah juga menimpa penumpang yang ada di atas truk,” katanya.

“Saya tahunya ada tiga orang tidak sadarkan diri, dan oleh warga langsung dievakuasi ke pinggir. Tidak lama kemudian anggota polsek datang dan mengevakuasi korban ke IGD RSD dr Soebbandi Jember. Sebagian penumpang terlihat panik dan juga ada yang lecet karena tertimpa pohon mangga,” pungkasnya.

Menurut salah satu pemilik kafe lesehan, pohon mangga itu sebenarnya sudah sering tertabrak truk boks karena memang condong ke jalan raya. Apalagi lokasi pohon yang tertabrak itu berada di jalan menikung dan menanjak. “Truk pengangkut pemain drum band itu dari arah Arjasa ke arah Rembangan,” kata seorang ibu pemilik kafe.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/