22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Perampok Toko Emas di Jember Tertangkap Gara-Gara Sandalnya Terekam CCTV

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Meledaknya kasus perampokan toko emas “Murni” di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, sempat mengejutkan banyak orang. Karena lokasi toko berada di kawasan jantung kota dan tak jauh dari kantor Polres Jember. Polisi pun bekerja ekstra demi mengungkap peristiwa itu. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka atas kejahatan tersebut.

Awalnya, polisi sempat kerepotan mengungkap siapa pelaku pencurian dengan kekerasan ini. Sebab, kamera pengintai di toko tersebut sudah tak berfungsi sejak dua tahun terakhir. Apalagi, saat kejadian juga minim saksi. Karena perampokan itu berlangsung dini hari menjelang Subuh. Meski demikian, Polres Jember tak kalah akal. Tim penyelidik memeriksa sejumlah CCTV yang berada di sekitar toko.

BACA JUGA: Fakta Baru Kasus Perampokan Emas di Jember, Salah Satunya karena Utang

Mobile_AP_Rectangle 2

Berbekal rekaman CCTV dari bangunan di sekitar toko emas inilah, akhirnya polisi berhasil mengidentifikasi tersangka. Polisi selanjutnya memburu seorang pria yang ditengarai sebagai pelaku utama. Terduga diketahui dari sandal pelaku yang terekam kamera. Di dalam sandal itu, ada sebuah tulisan yang menjadi petunjuk awal bagi aparat untuk melacak identitas tersangka.

Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember Ipda Dwi Bagus Setiawan mengungkapkan, penelusuran jejak tersangka itu diawali dari sandal pelaku yang tertangkap CCTV. Sandal jepit berbahan karet itu digunakan oleh tersangka saat melakukan perampokan. “Setelah kami analisa, pada sandal tersebut terdapat identitas pelaku,” timpalnya.

BACA JUGA: Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Kendati demikian, Bagus tak menjelaskan secara terperinci bagaimana upaya polisi melacak tersangka hanya bermodal rekaman sandal. Karena hal itu menjadi teknis penyelidikan yang tidak bisa diumbar ke publik.

Tersangka bernama Suryanto, asal Lingkungan Cangkring, Kecamatan Patrang, Jember ini, ternyata tidak hanya sekali ini berurusan dengan hukum. Sebelumnya, dia diketahui juga pernah terjerat pidana pencurian di salah satu rumah kos di Jember. Dan telah menjalani masa hukuman. Saat ini, pada kasus pencurian dengan kekerasan di toko emas itu, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya mencapai 12 tahun penjara. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Ahmad Ma’mun

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Meledaknya kasus perampokan toko emas “Murni” di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, sempat mengejutkan banyak orang. Karena lokasi toko berada di kawasan jantung kota dan tak jauh dari kantor Polres Jember. Polisi pun bekerja ekstra demi mengungkap peristiwa itu. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka atas kejahatan tersebut.

Awalnya, polisi sempat kerepotan mengungkap siapa pelaku pencurian dengan kekerasan ini. Sebab, kamera pengintai di toko tersebut sudah tak berfungsi sejak dua tahun terakhir. Apalagi, saat kejadian juga minim saksi. Karena perampokan itu berlangsung dini hari menjelang Subuh. Meski demikian, Polres Jember tak kalah akal. Tim penyelidik memeriksa sejumlah CCTV yang berada di sekitar toko.

BACA JUGA: Fakta Baru Kasus Perampokan Emas di Jember, Salah Satunya karena Utang

Berbekal rekaman CCTV dari bangunan di sekitar toko emas inilah, akhirnya polisi berhasil mengidentifikasi tersangka. Polisi selanjutnya memburu seorang pria yang ditengarai sebagai pelaku utama. Terduga diketahui dari sandal pelaku yang terekam kamera. Di dalam sandal itu, ada sebuah tulisan yang menjadi petunjuk awal bagi aparat untuk melacak identitas tersangka.

Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember Ipda Dwi Bagus Setiawan mengungkapkan, penelusuran jejak tersangka itu diawali dari sandal pelaku yang tertangkap CCTV. Sandal jepit berbahan karet itu digunakan oleh tersangka saat melakukan perampokan. “Setelah kami analisa, pada sandal tersebut terdapat identitas pelaku,” timpalnya.

BACA JUGA: Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Kendati demikian, Bagus tak menjelaskan secara terperinci bagaimana upaya polisi melacak tersangka hanya bermodal rekaman sandal. Karena hal itu menjadi teknis penyelidikan yang tidak bisa diumbar ke publik.

Tersangka bernama Suryanto, asal Lingkungan Cangkring, Kecamatan Patrang, Jember ini, ternyata tidak hanya sekali ini berurusan dengan hukum. Sebelumnya, dia diketahui juga pernah terjerat pidana pencurian di salah satu rumah kos di Jember. Dan telah menjalani masa hukuman. Saat ini, pada kasus pencurian dengan kekerasan di toko emas itu, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya mencapai 12 tahun penjara. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Ahmad Ma’mun

Editor    : Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Meledaknya kasus perampokan toko emas “Murni” di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, sempat mengejutkan banyak orang. Karena lokasi toko berada di kawasan jantung kota dan tak jauh dari kantor Polres Jember. Polisi pun bekerja ekstra demi mengungkap peristiwa itu. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka atas kejahatan tersebut.

Awalnya, polisi sempat kerepotan mengungkap siapa pelaku pencurian dengan kekerasan ini. Sebab, kamera pengintai di toko tersebut sudah tak berfungsi sejak dua tahun terakhir. Apalagi, saat kejadian juga minim saksi. Karena perampokan itu berlangsung dini hari menjelang Subuh. Meski demikian, Polres Jember tak kalah akal. Tim penyelidik memeriksa sejumlah CCTV yang berada di sekitar toko.

BACA JUGA: Fakta Baru Kasus Perampokan Emas di Jember, Salah Satunya karena Utang

Berbekal rekaman CCTV dari bangunan di sekitar toko emas inilah, akhirnya polisi berhasil mengidentifikasi tersangka. Polisi selanjutnya memburu seorang pria yang ditengarai sebagai pelaku utama. Terduga diketahui dari sandal pelaku yang terekam kamera. Di dalam sandal itu, ada sebuah tulisan yang menjadi petunjuk awal bagi aparat untuk melacak identitas tersangka.

Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember Ipda Dwi Bagus Setiawan mengungkapkan, penelusuran jejak tersangka itu diawali dari sandal pelaku yang tertangkap CCTV. Sandal jepit berbahan karet itu digunakan oleh tersangka saat melakukan perampokan. “Setelah kami analisa, pada sandal tersebut terdapat identitas pelaku,” timpalnya.

BACA JUGA: Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Kendati demikian, Bagus tak menjelaskan secara terperinci bagaimana upaya polisi melacak tersangka hanya bermodal rekaman sandal. Karena hal itu menjadi teknis penyelidikan yang tidak bisa diumbar ke publik.

Tersangka bernama Suryanto, asal Lingkungan Cangkring, Kecamatan Patrang, Jember ini, ternyata tidak hanya sekali ini berurusan dengan hukum. Sebelumnya, dia diketahui juga pernah terjerat pidana pencurian di salah satu rumah kos di Jember. Dan telah menjalani masa hukuman. Saat ini, pada kasus pencurian dengan kekerasan di toko emas itu, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya mencapai 12 tahun penjara. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Ahmad Ma’mun

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca