alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Kemacetan di Jalur Gumitir Jadi Berkah bagi Tukang Awe-Awe

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan yang menyebabkan kemacetan di jalur Gumitir, Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, kemarin (27/6), rupanya membawa berkah tersendiri bagi tukang awe-awe yang mangkal di jalur Jember-Banyuwangi. Termasuk relawan yang sering membantu pengguna jalan saat jalur Gumitir tersendat.

Ayus, warga Sidomulyo bersama teman-temannya selalu ada di lokasi kemacetan. Mereka secara sukarela membantu para pengendara yang terjebak macet. Bahkan saat ini, sudah terbentuk komunitas tukang awe-awe. Ada yang berasal dari Kalibaru, Banyuwangi, serta dari Sidomulyo dan Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember.

Para relawan inilah yang membantu polisi setiap kali ada kemacetan. Mereka bertugas menjaga dan mengatur kendaraan yang melintas di jalur Gumitir menggunakan sistem buka tutup.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Mobil Vitara Terbalik di Jalur Gumitir, Jari Sang Sopir Terputus

Secara berkelompok, mereka bergantian mengatur jalan. Kadang mereka dapat imbalan dari pengendara. Bentuknya bermacam-macam. Ada yang memberi rokok sebatang, juga ada yang memberi uang kisaran Rp 2.000 hingga Rp 5.000.

Karena mereka berkelompok, maka hasilnya juga dibagi per kelompok. Pembagiannya harus sama. Semisal ada pengguna jalan yang tidak memberi, mereka juga tidak masalah. Karena sifatnya memang sukarela.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan yang menyebabkan kemacetan di jalur Gumitir, Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, kemarin (27/6), rupanya membawa berkah tersendiri bagi tukang awe-awe yang mangkal di jalur Jember-Banyuwangi. Termasuk relawan yang sering membantu pengguna jalan saat jalur Gumitir tersendat.

Ayus, warga Sidomulyo bersama teman-temannya selalu ada di lokasi kemacetan. Mereka secara sukarela membantu para pengendara yang terjebak macet. Bahkan saat ini, sudah terbentuk komunitas tukang awe-awe. Ada yang berasal dari Kalibaru, Banyuwangi, serta dari Sidomulyo dan Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember.

Para relawan inilah yang membantu polisi setiap kali ada kemacetan. Mereka bertugas menjaga dan mengatur kendaraan yang melintas di jalur Gumitir menggunakan sistem buka tutup.

BACA JUGA: Mobil Vitara Terbalik di Jalur Gumitir, Jari Sang Sopir Terputus

Secara berkelompok, mereka bergantian mengatur jalan. Kadang mereka dapat imbalan dari pengendara. Bentuknya bermacam-macam. Ada yang memberi rokok sebatang, juga ada yang memberi uang kisaran Rp 2.000 hingga Rp 5.000.

Karena mereka berkelompok, maka hasilnya juga dibagi per kelompok. Pembagiannya harus sama. Semisal ada pengguna jalan yang tidak memberi, mereka juga tidak masalah. Karena sifatnya memang sukarela.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan yang menyebabkan kemacetan di jalur Gumitir, Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, kemarin (27/6), rupanya membawa berkah tersendiri bagi tukang awe-awe yang mangkal di jalur Jember-Banyuwangi. Termasuk relawan yang sering membantu pengguna jalan saat jalur Gumitir tersendat.

Ayus, warga Sidomulyo bersama teman-temannya selalu ada di lokasi kemacetan. Mereka secara sukarela membantu para pengendara yang terjebak macet. Bahkan saat ini, sudah terbentuk komunitas tukang awe-awe. Ada yang berasal dari Kalibaru, Banyuwangi, serta dari Sidomulyo dan Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember.

Para relawan inilah yang membantu polisi setiap kali ada kemacetan. Mereka bertugas menjaga dan mengatur kendaraan yang melintas di jalur Gumitir menggunakan sistem buka tutup.

BACA JUGA: Mobil Vitara Terbalik di Jalur Gumitir, Jari Sang Sopir Terputus

Secara berkelompok, mereka bergantian mengatur jalan. Kadang mereka dapat imbalan dari pengendara. Bentuknya bermacam-macam. Ada yang memberi rokok sebatang, juga ada yang memberi uang kisaran Rp 2.000 hingga Rp 5.000.

Karena mereka berkelompok, maka hasilnya juga dibagi per kelompok. Pembagiannya harus sama. Semisal ada pengguna jalan yang tidak memberi, mereka juga tidak masalah. Karena sifatnya memang sukarela.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/