alexametrics
23.8 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Anak yang Dibuang, Jalani Hidup di Panti Sosial sampai Ada Orang Tua Asuh

Mobile_AP_Rectangle 1

PANTI, Radar Jember – Jalan hidup memang banyak yang berliku. Nasib orang pun tak ada yang tahu. Bayi di gendongan Bupati Jember Hendy Siswanto juga menjadi bagian dari cerita kehidupan yang nyata di sekitar kita. Dia dibuang orang tuanya, ditemukan warga, dan kemarin dipasrahkan kepada UPT Panti Sosial Anak Balita Dinsos Jatim.

Baca Juga : Malam 29 Ramadan Puluhan Pasangan Usia Dini Siap Nikah

Bayi mungil itu dinamai Muhammad Arjuna Ramadhan, setelah ditemukan pada 11 April lalu di sekitar Kecamatan Panti. Saat itu, Arjuna ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Beruntung, nyawanya masih selamat setelah ditemukan warga.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bayi yang sejak ditemukan dirawat di puskesmas itu akhirnya mendapatkan tempat yang layak, yakni di Panti Sosial. Meski begitu, orang pun masih punya kesempatan untuk menjadi orang tua asuhnya. Namun demikian, hanya boleh bagi warga yang memenuhi syarat.

Bayi Arjuna Ramadhan dipasrahkan langsung oleh Bupati Hendy di sela-sela acara Wes Wayahe Jember Berbagi kepada petugas UPT Panti Sosial Anak Balita Dinsos Jatim. Penyerahan bayi disaksikan sejumlah pejabat dan warga.

Bupati Hendy menjelaskan, ada prosedur yang harus dipenuhi bagi siapa saja yang akan mengadopsi anak tersebut. Ada persyaratan agar tidak jatuh ke tangan orang yang salah. “Jangan sampai jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, negara harus hadir untuk mengurus bayi atau anak yang telantar. “Kami pungut, dalam hal ini Dinsos turun tangan bersama Dinkes untuk menyelesaikan ini,” lanjutnya.

Pihaknya bersyukur lantaran dalam penanganannya, perkembangan bayi cukup bagus dan luar biasa sehat. Lalu, dia diberi nama Muhammad Arjuna Ramadhan. “Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi. Perlu adanya sinergisitas antar-OPD terkait pemahaman serta edukasi kepada masyarakat. Baik ekonomi maupun lainnya,” tambahnya.

- Advertisement -

PANTI, Radar Jember – Jalan hidup memang banyak yang berliku. Nasib orang pun tak ada yang tahu. Bayi di gendongan Bupati Jember Hendy Siswanto juga menjadi bagian dari cerita kehidupan yang nyata di sekitar kita. Dia dibuang orang tuanya, ditemukan warga, dan kemarin dipasrahkan kepada UPT Panti Sosial Anak Balita Dinsos Jatim.

Baca Juga : Malam 29 Ramadan Puluhan Pasangan Usia Dini Siap Nikah

Bayi mungil itu dinamai Muhammad Arjuna Ramadhan, setelah ditemukan pada 11 April lalu di sekitar Kecamatan Panti. Saat itu, Arjuna ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Beruntung, nyawanya masih selamat setelah ditemukan warga.

Bayi yang sejak ditemukan dirawat di puskesmas itu akhirnya mendapatkan tempat yang layak, yakni di Panti Sosial. Meski begitu, orang pun masih punya kesempatan untuk menjadi orang tua asuhnya. Namun demikian, hanya boleh bagi warga yang memenuhi syarat.

Bayi Arjuna Ramadhan dipasrahkan langsung oleh Bupati Hendy di sela-sela acara Wes Wayahe Jember Berbagi kepada petugas UPT Panti Sosial Anak Balita Dinsos Jatim. Penyerahan bayi disaksikan sejumlah pejabat dan warga.

Bupati Hendy menjelaskan, ada prosedur yang harus dipenuhi bagi siapa saja yang akan mengadopsi anak tersebut. Ada persyaratan agar tidak jatuh ke tangan orang yang salah. “Jangan sampai jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, negara harus hadir untuk mengurus bayi atau anak yang telantar. “Kami pungut, dalam hal ini Dinsos turun tangan bersama Dinkes untuk menyelesaikan ini,” lanjutnya.

Pihaknya bersyukur lantaran dalam penanganannya, perkembangan bayi cukup bagus dan luar biasa sehat. Lalu, dia diberi nama Muhammad Arjuna Ramadhan. “Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi. Perlu adanya sinergisitas antar-OPD terkait pemahaman serta edukasi kepada masyarakat. Baik ekonomi maupun lainnya,” tambahnya.

PANTI, Radar Jember – Jalan hidup memang banyak yang berliku. Nasib orang pun tak ada yang tahu. Bayi di gendongan Bupati Jember Hendy Siswanto juga menjadi bagian dari cerita kehidupan yang nyata di sekitar kita. Dia dibuang orang tuanya, ditemukan warga, dan kemarin dipasrahkan kepada UPT Panti Sosial Anak Balita Dinsos Jatim.

Baca Juga : Malam 29 Ramadan Puluhan Pasangan Usia Dini Siap Nikah

Bayi mungil itu dinamai Muhammad Arjuna Ramadhan, setelah ditemukan pada 11 April lalu di sekitar Kecamatan Panti. Saat itu, Arjuna ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Beruntung, nyawanya masih selamat setelah ditemukan warga.

Bayi yang sejak ditemukan dirawat di puskesmas itu akhirnya mendapatkan tempat yang layak, yakni di Panti Sosial. Meski begitu, orang pun masih punya kesempatan untuk menjadi orang tua asuhnya. Namun demikian, hanya boleh bagi warga yang memenuhi syarat.

Bayi Arjuna Ramadhan dipasrahkan langsung oleh Bupati Hendy di sela-sela acara Wes Wayahe Jember Berbagi kepada petugas UPT Panti Sosial Anak Balita Dinsos Jatim. Penyerahan bayi disaksikan sejumlah pejabat dan warga.

Bupati Hendy menjelaskan, ada prosedur yang harus dipenuhi bagi siapa saja yang akan mengadopsi anak tersebut. Ada persyaratan agar tidak jatuh ke tangan orang yang salah. “Jangan sampai jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, negara harus hadir untuk mengurus bayi atau anak yang telantar. “Kami pungut, dalam hal ini Dinsos turun tangan bersama Dinkes untuk menyelesaikan ini,” lanjutnya.

Pihaknya bersyukur lantaran dalam penanganannya, perkembangan bayi cukup bagus dan luar biasa sehat. Lalu, dia diberi nama Muhammad Arjuna Ramadhan. “Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi. Perlu adanya sinergisitas antar-OPD terkait pemahaman serta edukasi kepada masyarakat. Baik ekonomi maupun lainnya,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/