alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Dihantam Baniir, Plengsengan Dam Sembah Ambrol Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Jalan Manggar di Lingkungan Gebang Poreng, Kelurahan Gebang, Patrang semakin hawatir. Pasalnya. curah hujan masih cukup tinggi. Apalagi dengan ambrolnya plengsengan yang semakin meluas.
Akibatnya, debit sungai Kalijompo menuju Dam Sembah menjadi meluap dan plengsengan di dam Sembah amrol pada Jumat (26/3) pukul 16.20 WIB. Jejeran rumah warga yang terletak di pinggir sungai terancam roboh.
Berdasarkan tinjauaan Jawa Pos Radar Jember, banyak rumah warga yang posisinya terancam akibat luapan air sungai, yakni jarak beberapa rumah tersebut tak jauh dari plengsengan yang sudah ambrol. Sedangkan bibir sungai yang sudah tergerus sekitar 2 meteran. Tak hnya itu, ketika plengsengan dam sembah ambrol terdapat kadang hewan ternak warga sekitar yang terdampak. “Ada dua ayam jago dan ayam ketawaa yang tidak bisa terselamatkan,” kata Asbari, 74 warga setempat.
Beberapa warga yang mempunyai bangunan di atas plengsengan sungai langsung membersihkan. Karena dibagian bawah sudah mulai retak dan plengsengan sudah ambrol.
Bahkan terlihat ada rumah berlantai dua yang pondasinya berada diatas plengsengan. Bangunan rumah tersebut berada di bagian hilir Dam Sembah dan pondasinya menumpang diatas plengsengan. Tentunya, kondisi sangat mengkhawatirkan
Kejadian ini mengakibatkan 25 meter plengsengan ambrol dibagian bawah. Beruntung pasangan bronjong sepanjang 15 meter yang baru dipasang selesai pada kamis (25/3) masih aman. Untuk sementara pintu air yang mengairi puluhan hektar sawah ditutup, agar lumpur tidak masuk pada saluran irigasi. “Alhamdulillah bronjong yang baru dipasang itu masih aman, sehingga tidak memperparah kerusakan,” kata Dandi saat ditemui di lokasi jumat (26/3) malam.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Jalan Manggar di Lingkungan Gebang Poreng, Kelurahan Gebang, Patrang semakin hawatir. Pasalnya. curah hujan masih cukup tinggi. Apalagi dengan ambrolnya plengsengan yang semakin meluas.
Akibatnya, debit sungai Kalijompo menuju Dam Sembah menjadi meluap dan plengsengan di dam Sembah amrol pada Jumat (26/3) pukul 16.20 WIB. Jejeran rumah warga yang terletak di pinggir sungai terancam roboh.
Berdasarkan tinjauaan Jawa Pos Radar Jember, banyak rumah warga yang posisinya terancam akibat luapan air sungai, yakni jarak beberapa rumah tersebut tak jauh dari plengsengan yang sudah ambrol. Sedangkan bibir sungai yang sudah tergerus sekitar 2 meteran. Tak hnya itu, ketika plengsengan dam sembah ambrol terdapat kadang hewan ternak warga sekitar yang terdampak. “Ada dua ayam jago dan ayam ketawaa yang tidak bisa terselamatkan,” kata Asbari, 74 warga setempat.
Beberapa warga yang mempunyai bangunan di atas plengsengan sungai langsung membersihkan. Karena dibagian bawah sudah mulai retak dan plengsengan sudah ambrol.
Bahkan terlihat ada rumah berlantai dua yang pondasinya berada diatas plengsengan. Bangunan rumah tersebut berada di bagian hilir Dam Sembah dan pondasinya menumpang diatas plengsengan. Tentunya, kondisi sangat mengkhawatirkan
Kejadian ini mengakibatkan 25 meter plengsengan ambrol dibagian bawah. Beruntung pasangan bronjong sepanjang 15 meter yang baru dipasang selesai pada kamis (25/3) masih aman. Untuk sementara pintu air yang mengairi puluhan hektar sawah ditutup, agar lumpur tidak masuk pada saluran irigasi. “Alhamdulillah bronjong yang baru dipasang itu masih aman, sehingga tidak memperparah kerusakan,” kata Dandi saat ditemui di lokasi jumat (26/3) malam.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Warga Jalan Manggar di Lingkungan Gebang Poreng, Kelurahan Gebang, Patrang semakin hawatir. Pasalnya. curah hujan masih cukup tinggi. Apalagi dengan ambrolnya plengsengan yang semakin meluas.
Akibatnya, debit sungai Kalijompo menuju Dam Sembah menjadi meluap dan plengsengan di dam Sembah amrol pada Jumat (26/3) pukul 16.20 WIB. Jejeran rumah warga yang terletak di pinggir sungai terancam roboh.
Berdasarkan tinjauaan Jawa Pos Radar Jember, banyak rumah warga yang posisinya terancam akibat luapan air sungai, yakni jarak beberapa rumah tersebut tak jauh dari plengsengan yang sudah ambrol. Sedangkan bibir sungai yang sudah tergerus sekitar 2 meteran. Tak hnya itu, ketika plengsengan dam sembah ambrol terdapat kadang hewan ternak warga sekitar yang terdampak. “Ada dua ayam jago dan ayam ketawaa yang tidak bisa terselamatkan,” kata Asbari, 74 warga setempat.
Beberapa warga yang mempunyai bangunan di atas plengsengan sungai langsung membersihkan. Karena dibagian bawah sudah mulai retak dan plengsengan sudah ambrol.
Bahkan terlihat ada rumah berlantai dua yang pondasinya berada diatas plengsengan. Bangunan rumah tersebut berada di bagian hilir Dam Sembah dan pondasinya menumpang diatas plengsengan. Tentunya, kondisi sangat mengkhawatirkan
Kejadian ini mengakibatkan 25 meter plengsengan ambrol dibagian bawah. Beruntung pasangan bronjong sepanjang 15 meter yang baru dipasang selesai pada kamis (25/3) masih aman. Untuk sementara pintu air yang mengairi puluhan hektar sawah ditutup, agar lumpur tidak masuk pada saluran irigasi. “Alhamdulillah bronjong yang baru dipasang itu masih aman, sehingga tidak memperparah kerusakan,” kata Dandi saat ditemui di lokasi jumat (26/3) malam.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/