alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Truk Kayu Sengon Terguling di Gumitir, Persis Depan Truk Tebu Mogok

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Truk gandeng pengangkut tebu yang mogok di jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan SIlo, Jember, Senin (27/6) siang, rupanya menyebabkan petaka bagi armada lain. Sebuah truk pengangkut kayu sengon terguling, persis di depan kendaraan jumbo tersebut.

Kecelakaan ini dipicu karena sempitnya bahu jalan akibat tertutup bodi kendaraan. Sehingga, para pengendara lain yang ingin melintas, harus ekstra hati-hati. Mereka terpaksa lewat pinggir jalan yang kondisinya bergelombang dan miring.

Nah, ketika berusaha melewati truk tebu inilah, pengemudi truk sengon tak mampu mengontrol kendaraannya. Hingga akhirnya, truk bernopol AD 1332 YD yang disopiri M Lutfil Qulub, 30, asal Dusun Cungking, Desa Gombolirang, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, oleng dan terguling.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Truk Pengangkut Tebu Mogok di Gumitir, Jalur Jember-Banyuwangi Tersendat

Meski tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun istri sang sopir, Mirfako Amini, yang duduk di sebelahnya ini mengalami luka-luka. Kaki perempuan 21 tahun itu robek akibat terkena pecahan kaca. “Beruntung saya menggunakan sabuk pengaman, sedangkan istri saya terjatuh dan terluka di bagian kaki karena kena pecahan kaca,” ujar Lutfil.

Dia mengaku, truk yang ia kendarai itu baru saja keluar dari jalan yang bergelombang setelah melewati truk gandeng yang mogok. Dirinya berusaha mengambil haluan kiri karena kondisi jalan menikung dan agak miring. “Namun saat ambil kiri bagian bak kanan terangkat dan langsung terguling,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Truk gandeng pengangkut tebu yang mogok di jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan SIlo, Jember, Senin (27/6) siang, rupanya menyebabkan petaka bagi armada lain. Sebuah truk pengangkut kayu sengon terguling, persis di depan kendaraan jumbo tersebut.

Kecelakaan ini dipicu karena sempitnya bahu jalan akibat tertutup bodi kendaraan. Sehingga, para pengendara lain yang ingin melintas, harus ekstra hati-hati. Mereka terpaksa lewat pinggir jalan yang kondisinya bergelombang dan miring.

Nah, ketika berusaha melewati truk tebu inilah, pengemudi truk sengon tak mampu mengontrol kendaraannya. Hingga akhirnya, truk bernopol AD 1332 YD yang disopiri M Lutfil Qulub, 30, asal Dusun Cungking, Desa Gombolirang, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, oleng dan terguling.

BACA JUGA: Truk Pengangkut Tebu Mogok di Gumitir, Jalur Jember-Banyuwangi Tersendat

Meski tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun istri sang sopir, Mirfako Amini, yang duduk di sebelahnya ini mengalami luka-luka. Kaki perempuan 21 tahun itu robek akibat terkena pecahan kaca. “Beruntung saya menggunakan sabuk pengaman, sedangkan istri saya terjatuh dan terluka di bagian kaki karena kena pecahan kaca,” ujar Lutfil.

Dia mengaku, truk yang ia kendarai itu baru saja keluar dari jalan yang bergelombang setelah melewati truk gandeng yang mogok. Dirinya berusaha mengambil haluan kiri karena kondisi jalan menikung dan agak miring. “Namun saat ambil kiri bagian bak kanan terangkat dan langsung terguling,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Truk gandeng pengangkut tebu yang mogok di jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan SIlo, Jember, Senin (27/6) siang, rupanya menyebabkan petaka bagi armada lain. Sebuah truk pengangkut kayu sengon terguling, persis di depan kendaraan jumbo tersebut.

Kecelakaan ini dipicu karena sempitnya bahu jalan akibat tertutup bodi kendaraan. Sehingga, para pengendara lain yang ingin melintas, harus ekstra hati-hati. Mereka terpaksa lewat pinggir jalan yang kondisinya bergelombang dan miring.

Nah, ketika berusaha melewati truk tebu inilah, pengemudi truk sengon tak mampu mengontrol kendaraannya. Hingga akhirnya, truk bernopol AD 1332 YD yang disopiri M Lutfil Qulub, 30, asal Dusun Cungking, Desa Gombolirang, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, oleng dan terguling.

BACA JUGA: Truk Pengangkut Tebu Mogok di Gumitir, Jalur Jember-Banyuwangi Tersendat

Meski tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun istri sang sopir, Mirfako Amini, yang duduk di sebelahnya ini mengalami luka-luka. Kaki perempuan 21 tahun itu robek akibat terkena pecahan kaca. “Beruntung saya menggunakan sabuk pengaman, sedangkan istri saya terjatuh dan terluka di bagian kaki karena kena pecahan kaca,” ujar Lutfil.

Dia mengaku, truk yang ia kendarai itu baru saja keluar dari jalan yang bergelombang setelah melewati truk gandeng yang mogok. Dirinya berusaha mengambil haluan kiri karena kondisi jalan menikung dan agak miring. “Namun saat ambil kiri bagian bak kanan terangkat dan langsung terguling,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/