30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Penganiaya Pemuda yang Ditemukan Pingsan di Persawahan Jember Tertangkap

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus penganiayaan terhadap Ahmadi, pemuda asal Dusun Krajan, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Jember, menuai titik terang. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga memukuli korban. Dan kini, aparat masih memburu dua pelaku lain yang ditengarai terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Perkara ini terungkap, ketika ada seorang warga yang hendak pergi ke pasar melihat sesosok tubuh pria tergeletak di saluran irigasi areal persawahan Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Jumat (25/11) pagi. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tak sadarkan diri. Mukanya lebam dan penuh bercak darah yang mengering. Bibirnya juga jontor.

BACA JUGA: Identitas Pria Pingsan di Persawahan Jember Terkuak, Kondisinya Memilukan!

Mobile_AP_Rectangle 2

Awalnya, polisi mengira pemuda 18 tahun itu merupakan korban kecelakaan tunggal. Karena di lokasi masih ditemukan barang berharga milik korban. Apalagi, polisi juga tak menemukan identitas di tubuh korban. Setelah pihak keluarga mendatangi RSD Balung tempat korban dirawat, kasus ini mulai terkuak.

Hasil penyelidikan menyimpulkan, Ahmadi merupakan korban penganiayaan. Polisi pun memburu sejumlah nama yang diduga sebagai pelaku. Dalam hitungan jam, Unit Reskrim Polsek Balung akhirnya menangkap salah satu pelaku. Dia bernama Ishaq, pemuda 24 tahun asal Dusun Krajan Tengah, Desa Gumelar, Kecamatan Balung.

BACA JUGA: Temuan Pemuda Pingsan di Persawahan Jember Ternyata Korban Penganiayaan

Kepada polisi, pemuda bertato itu bersuara. Rupanya dia tidak sendirian. Ada tiga pelaku lain yang turut terlibat dalam penganiayaan itu. Satu di antaranya telah ditangkap oleh Polsek Balung. “Saat ini, kami telah mengamankan dua orang pelaku penganiayaan tersebut,” terang AKP Sunarto, Kapolsek Balung.

Kendati demikian, Sunarto belum mengungkap nama pelaku kedua yang baru saja tertangkap. Dia menyebut, masih akan melaporkan dulu ke pimpinan. Sejauh ini, pihaknya juga masih terus mendalami perkara itu. Termasuk menguak motif dan modus operandi para pelaku. “Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan di RSD Balung, ditemani oleh keluarganya,” jelasnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Polsek Balung untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus penganiayaan terhadap Ahmadi, pemuda asal Dusun Krajan, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Jember, menuai titik terang. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga memukuli korban. Dan kini, aparat masih memburu dua pelaku lain yang ditengarai terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Perkara ini terungkap, ketika ada seorang warga yang hendak pergi ke pasar melihat sesosok tubuh pria tergeletak di saluran irigasi areal persawahan Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Jumat (25/11) pagi. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tak sadarkan diri. Mukanya lebam dan penuh bercak darah yang mengering. Bibirnya juga jontor.

BACA JUGA: Identitas Pria Pingsan di Persawahan Jember Terkuak, Kondisinya Memilukan!

Awalnya, polisi mengira pemuda 18 tahun itu merupakan korban kecelakaan tunggal. Karena di lokasi masih ditemukan barang berharga milik korban. Apalagi, polisi juga tak menemukan identitas di tubuh korban. Setelah pihak keluarga mendatangi RSD Balung tempat korban dirawat, kasus ini mulai terkuak.

Hasil penyelidikan menyimpulkan, Ahmadi merupakan korban penganiayaan. Polisi pun memburu sejumlah nama yang diduga sebagai pelaku. Dalam hitungan jam, Unit Reskrim Polsek Balung akhirnya menangkap salah satu pelaku. Dia bernama Ishaq, pemuda 24 tahun asal Dusun Krajan Tengah, Desa Gumelar, Kecamatan Balung.

BACA JUGA: Temuan Pemuda Pingsan di Persawahan Jember Ternyata Korban Penganiayaan

Kepada polisi, pemuda bertato itu bersuara. Rupanya dia tidak sendirian. Ada tiga pelaku lain yang turut terlibat dalam penganiayaan itu. Satu di antaranya telah ditangkap oleh Polsek Balung. “Saat ini, kami telah mengamankan dua orang pelaku penganiayaan tersebut,” terang AKP Sunarto, Kapolsek Balung.

Kendati demikian, Sunarto belum mengungkap nama pelaku kedua yang baru saja tertangkap. Dia menyebut, masih akan melaporkan dulu ke pimpinan. Sejauh ini, pihaknya juga masih terus mendalami perkara itu. Termasuk menguak motif dan modus operandi para pelaku. “Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan di RSD Balung, ditemani oleh keluarganya,” jelasnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Polsek Balung untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus penganiayaan terhadap Ahmadi, pemuda asal Dusun Krajan, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Jember, menuai titik terang. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga memukuli korban. Dan kini, aparat masih memburu dua pelaku lain yang ditengarai terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Perkara ini terungkap, ketika ada seorang warga yang hendak pergi ke pasar melihat sesosok tubuh pria tergeletak di saluran irigasi areal persawahan Dusun Krajan Lor, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Jumat (25/11) pagi. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tak sadarkan diri. Mukanya lebam dan penuh bercak darah yang mengering. Bibirnya juga jontor.

BACA JUGA: Identitas Pria Pingsan di Persawahan Jember Terkuak, Kondisinya Memilukan!

Awalnya, polisi mengira pemuda 18 tahun itu merupakan korban kecelakaan tunggal. Karena di lokasi masih ditemukan barang berharga milik korban. Apalagi, polisi juga tak menemukan identitas di tubuh korban. Setelah pihak keluarga mendatangi RSD Balung tempat korban dirawat, kasus ini mulai terkuak.

Hasil penyelidikan menyimpulkan, Ahmadi merupakan korban penganiayaan. Polisi pun memburu sejumlah nama yang diduga sebagai pelaku. Dalam hitungan jam, Unit Reskrim Polsek Balung akhirnya menangkap salah satu pelaku. Dia bernama Ishaq, pemuda 24 tahun asal Dusun Krajan Tengah, Desa Gumelar, Kecamatan Balung.

BACA JUGA: Temuan Pemuda Pingsan di Persawahan Jember Ternyata Korban Penganiayaan

Kepada polisi, pemuda bertato itu bersuara. Rupanya dia tidak sendirian. Ada tiga pelaku lain yang turut terlibat dalam penganiayaan itu. Satu di antaranya telah ditangkap oleh Polsek Balung. “Saat ini, kami telah mengamankan dua orang pelaku penganiayaan tersebut,” terang AKP Sunarto, Kapolsek Balung.

Kendati demikian, Sunarto belum mengungkap nama pelaku kedua yang baru saja tertangkap. Dia menyebut, masih akan melaporkan dulu ke pimpinan. Sejauh ini, pihaknya juga masih terus mendalami perkara itu. Termasuk menguak motif dan modus operandi para pelaku. “Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan di RSD Balung, ditemani oleh keluarganya,” jelasnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Polsek Balung untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/