alexametrics
21.3 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Jadi Korban Tabrak Lari, Petani Asal Gumukmas Jember Meninggal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tabrak lari yang mengakibatkan korban meninggal lagi-lagi terjadi di Jember. Kali ini, seorang petani asal Dusun Pulorejo, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Jember, yang menjadi korban. Dia ditabrak oleh pengendara motor yang belum teridentifikasi di areal jembatan Dusun Kedung Lengkong, Desa Menampu, Jumat (25/3) dini hari.

Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi mengatakan, kecelakaan ini bermula ketika korban Bunasri mengendarai motor ke arah utara sekitar pukul 02.30 WIB, dini hari. Kala itu, perempuan 65 tahun yang bekerja sebagai petani tersebut tengah membawa keranjang yang oleh masyarakat setempat disebut bajong. “Ketika melewati jembatan atau lokasi kejadian, ada pengendara motor lain yang datang dari arah berlawanan,” jelasnya.

BACA JUGA: Korban Tabrak Lari Kaliwates Akhirnya Meninggal, Ayo Bantu Temukan Pelaku

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi ketika pengendara yang belum diketahui identitasnya itu melaju terlalu ke kanan. Sehingga saat melewati jembatan, pengendara itu menyenggol motor korban. Akibat senggolan itu, kendaraan berpelat nomor DK 4655 FZ milik korban terpental hingga membuat petani yang sekaligus pedagang sayur di pasar ini terjatuh. “Korban mengalami luka di kepala dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas Gumukmas,” terang Kukun.

Kini, polisi masih menelusuri siapa pengendara motor yang kabur setelah menyenggol korban. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat juga terus mengumpulkan beberapa keterangan. Lokasi peristiwa yang cukup sepi, serta terjadi dini hari, membuat petugas harus bekerja keras untuk menemukan siapa pelakunya. “Untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tabrak lari yang mengakibatkan korban meninggal lagi-lagi terjadi di Jember. Kali ini, seorang petani asal Dusun Pulorejo, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Jember, yang menjadi korban. Dia ditabrak oleh pengendara motor yang belum teridentifikasi di areal jembatan Dusun Kedung Lengkong, Desa Menampu, Jumat (25/3) dini hari.

Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi mengatakan, kecelakaan ini bermula ketika korban Bunasri mengendarai motor ke arah utara sekitar pukul 02.30 WIB, dini hari. Kala itu, perempuan 65 tahun yang bekerja sebagai petani tersebut tengah membawa keranjang yang oleh masyarakat setempat disebut bajong. “Ketika melewati jembatan atau lokasi kejadian, ada pengendara motor lain yang datang dari arah berlawanan,” jelasnya.

BACA JUGA: Korban Tabrak Lari Kaliwates Akhirnya Meninggal, Ayo Bantu Temukan Pelaku

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi ketika pengendara yang belum diketahui identitasnya itu melaju terlalu ke kanan. Sehingga saat melewati jembatan, pengendara itu menyenggol motor korban. Akibat senggolan itu, kendaraan berpelat nomor DK 4655 FZ milik korban terpental hingga membuat petani yang sekaligus pedagang sayur di pasar ini terjatuh. “Korban mengalami luka di kepala dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas Gumukmas,” terang Kukun.

Kini, polisi masih menelusuri siapa pengendara motor yang kabur setelah menyenggol korban. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat juga terus mengumpulkan beberapa keterangan. Lokasi peristiwa yang cukup sepi, serta terjadi dini hari, membuat petugas harus bekerja keras untuk menemukan siapa pelakunya. “Untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tabrak lari yang mengakibatkan korban meninggal lagi-lagi terjadi di Jember. Kali ini, seorang petani asal Dusun Pulorejo, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Jember, yang menjadi korban. Dia ditabrak oleh pengendara motor yang belum teridentifikasi di areal jembatan Dusun Kedung Lengkong, Desa Menampu, Jumat (25/3) dini hari.

Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi mengatakan, kecelakaan ini bermula ketika korban Bunasri mengendarai motor ke arah utara sekitar pukul 02.30 WIB, dini hari. Kala itu, perempuan 65 tahun yang bekerja sebagai petani tersebut tengah membawa keranjang yang oleh masyarakat setempat disebut bajong. “Ketika melewati jembatan atau lokasi kejadian, ada pengendara motor lain yang datang dari arah berlawanan,” jelasnya.

BACA JUGA: Korban Tabrak Lari Kaliwates Akhirnya Meninggal, Ayo Bantu Temukan Pelaku

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi ketika pengendara yang belum diketahui identitasnya itu melaju terlalu ke kanan. Sehingga saat melewati jembatan, pengendara itu menyenggol motor korban. Akibat senggolan itu, kendaraan berpelat nomor DK 4655 FZ milik korban terpental hingga membuat petani yang sekaligus pedagang sayur di pasar ini terjatuh. “Korban mengalami luka di kepala dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas Gumukmas,” terang Kukun.

Kini, polisi masih menelusuri siapa pengendara motor yang kabur setelah menyenggol korban. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat juga terus mengumpulkan beberapa keterangan. Lokasi peristiwa yang cukup sepi, serta terjadi dini hari, membuat petugas harus bekerja keras untuk menemukan siapa pelakunya. “Untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/