Hewan Kurban dari RSD dr Soebandi Jember Dikirim ke Daerah Terpencil

RSD DR SOEBANDI FOR RADAR JEMBER RAYAKAN IDUL ADHA: Pihak RSD dr Soebandi Jember menyerahkan kurban sapi kepada masyarakat Desa Darsono dan Desa Biting Kecamatan Arjasa.

RADARJEMBER.ID – Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember berbagi hewan kurban kepada masyarakat pinggiran. RSD dr Soebandi Jember mengirimkan dua sapi kurban kepada masyarakat Desa Darsono dan masyarakat Desa Biting Kecamatan Arjasa. Agar masyarakat pinggiran di Desa Darsono dan Biting ikut merayakan perayaan Idul Adha dengan makan daging kurban.

IKLAN

Direktur RSD dr Soebandi Jember dr Hendro Soelistijono MM MKes menjelaskan tiap tahun digelar penyembelihan hewan kurban. “Setiap Idul Adha, RSD dr Soebandi Jember selalu melakukan penyembelihan 22 hewan sapi dan 22 kambing,” kata dr Hendro Soelistijono MM MKes kepada Jawa Pos Radar Jember.

RSD dr Dr Soebandi Jember menyembelih sejumlah sapi dan belasan kambing di halaman rumah sakit. Penyembelihan melibatkan langsung keluarga besar RSD dr Soebandi Jember. Bahkan, sejumlah dokter ikut terlibat lansung dalam proses penyembelihan sapi dan kambing tersebut.

Dia menjelaskan, hewan kurban berasal dari keluarga besar RSD dr Soebandi sendiri. “Daging kurban terutama dibagikan kepada warga yang tinggal di sekitar rumah sakit. Dari internal untuk pegawai seperti office boy, tukang parkir dll,” imbuhnya.

Bahkan, sambungnya, sebagai hewan kurban di kirim ke daerah terpencil di Jember seperti Desa Darsono dan Desa Biting Kecamatan Arjasa. “Kami ingin mereka sedikit hewan kurban yang kami kirim bisa dinikmati sebagian warga di Desa Darsono dan Biting agar bisa merayakan Idul Adha yang penuh makna,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, Idul Adha memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Islam. Khususnya tentang ketakwaan kepada Allah. Bahkan, sampai rela mengorbankan anak kandung sendiri sebagai wujud ketakwaan kepada Allah. Juga Kepatuhan kepada orang tua dan kegigihan dan perjuangan yang akhirnya diberi rahmat oleh Allah SWT.

Hal itu digambarkan dari kehidupan Nabi Ibrahim dan anaknya, Nabi Ismail. Juga istri Nabi Ibrahim Siti Hajar yang mendapatkan air zam-zam dari Allah SWT. Bahkan, air zam-zam kini bisa dinikmati oleh manusia di seluruh penjuru dunia. “Kurban itu tidak sekadar menyembelih hewan kurban tetapi penuh makna bagi umat Islam,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah salat Idul Adha yang digelar Rabu (22/8) dengan imam dan khotib KH Misbahus Salam MPdI, ketua PCNU Jember yang juga ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jember.

Editor : Narto
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :