alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Janggal, Polres Jember Usut Kasus Bayi Meninggal di Dalam Sumur

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Jajaran Polres Jember terus mendalami kasus bayi hilang yang ditemukan meninggal di dalam sumur. Karena, ada beberapa kejanggalan yang harus diungkap pada peristiwa yang terjadi di Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, tersebut. Selain bayi yang baru berumur 30 hari, sumur yang menjadi satu dengan dapur itu kondisinya juga tertutup sirap.

Sebelumnya, memang santer beredar jika bayi itu telah hilang dua kali. Pertama raib saat malam hari dan ditemukan oleh warga di areal persawahan setempat. Selanjutnya, hilang kembali kemarin siang dan ditemukan oleh Iqbal, tetangga, di sumur dalam rumah keluarga korban. Isu yang berembus, bayi itu dibawa makhluk halus saat tidur bersama ibu dan neneknya.

Kapolsek Ambulu AKP Ma’rup mengatakan, hingga kini pihaknya masih kesulitan meminta keterangan orang tua korban. Sebab, mereka masih syok dan belum bisa memberi kesaksian. “Kami baru bisa meminta keterangan dari tetangga korban yang pertama menemukan bayi tersebut,” katanya, Kamis (24/3).

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Bayi Asal Ambulu yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

Dia mengakui jika ada yang ganjil pada kasus ini. Karena kondisi sumur tertutup dan berada di dalam dapur rumah yang dikelilingi oleh tembok. Meski demikian, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab bayi itu bisa berada di dalam sumur. Kini, pihaknya melimpahkan perkara itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember.

Terpisah, Kepala Unit PPA Polres Jember Iptu Dyah Vitasari menuturkan, kasus ini memang akan dilimpahkan ke Unit PPA. Namun, pihaknya belum menerima berkas pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Polsek Ambulu. “Jadi untuk sementara belum ada yang kami periksa. Ibu korban juga masih syok dan belum bisa diminta keterangan. Nanti kalau ada perkembangan kami sampaikan,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Jajaran Polres Jember terus mendalami kasus bayi hilang yang ditemukan meninggal di dalam sumur. Karena, ada beberapa kejanggalan yang harus diungkap pada peristiwa yang terjadi di Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, tersebut. Selain bayi yang baru berumur 30 hari, sumur yang menjadi satu dengan dapur itu kondisinya juga tertutup sirap.

Sebelumnya, memang santer beredar jika bayi itu telah hilang dua kali. Pertama raib saat malam hari dan ditemukan oleh warga di areal persawahan setempat. Selanjutnya, hilang kembali kemarin siang dan ditemukan oleh Iqbal, tetangga, di sumur dalam rumah keluarga korban. Isu yang berembus, bayi itu dibawa makhluk halus saat tidur bersama ibu dan neneknya.

Kapolsek Ambulu AKP Ma’rup mengatakan, hingga kini pihaknya masih kesulitan meminta keterangan orang tua korban. Sebab, mereka masih syok dan belum bisa memberi kesaksian. “Kami baru bisa meminta keterangan dari tetangga korban yang pertama menemukan bayi tersebut,” katanya, Kamis (24/3).

BACA JUGA: Bayi Asal Ambulu yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

Dia mengakui jika ada yang ganjil pada kasus ini. Karena kondisi sumur tertutup dan berada di dalam dapur rumah yang dikelilingi oleh tembok. Meski demikian, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab bayi itu bisa berada di dalam sumur. Kini, pihaknya melimpahkan perkara itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember.

Terpisah, Kepala Unit PPA Polres Jember Iptu Dyah Vitasari menuturkan, kasus ini memang akan dilimpahkan ke Unit PPA. Namun, pihaknya belum menerima berkas pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Polsek Ambulu. “Jadi untuk sementara belum ada yang kami periksa. Ibu korban juga masih syok dan belum bisa diminta keterangan. Nanti kalau ada perkembangan kami sampaikan,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Jajaran Polres Jember terus mendalami kasus bayi hilang yang ditemukan meninggal di dalam sumur. Karena, ada beberapa kejanggalan yang harus diungkap pada peristiwa yang terjadi di Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, tersebut. Selain bayi yang baru berumur 30 hari, sumur yang menjadi satu dengan dapur itu kondisinya juga tertutup sirap.

Sebelumnya, memang santer beredar jika bayi itu telah hilang dua kali. Pertama raib saat malam hari dan ditemukan oleh warga di areal persawahan setempat. Selanjutnya, hilang kembali kemarin siang dan ditemukan oleh Iqbal, tetangga, di sumur dalam rumah keluarga korban. Isu yang berembus, bayi itu dibawa makhluk halus saat tidur bersama ibu dan neneknya.

Kapolsek Ambulu AKP Ma’rup mengatakan, hingga kini pihaknya masih kesulitan meminta keterangan orang tua korban. Sebab, mereka masih syok dan belum bisa memberi kesaksian. “Kami baru bisa meminta keterangan dari tetangga korban yang pertama menemukan bayi tersebut,” katanya, Kamis (24/3).

BACA JUGA: Bayi Asal Ambulu yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

Dia mengakui jika ada yang ganjil pada kasus ini. Karena kondisi sumur tertutup dan berada di dalam dapur rumah yang dikelilingi oleh tembok. Meski demikian, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab bayi itu bisa berada di dalam sumur. Kini, pihaknya melimpahkan perkara itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember.

Terpisah, Kepala Unit PPA Polres Jember Iptu Dyah Vitasari menuturkan, kasus ini memang akan dilimpahkan ke Unit PPA. Namun, pihaknya belum menerima berkas pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Polsek Ambulu. “Jadi untuk sementara belum ada yang kami periksa. Ibu korban juga masih syok dan belum bisa diminta keterangan. Nanti kalau ada perkembangan kami sampaikan,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/