alexametrics
20.9C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Warga Tutup Akses Roda Empat

Imbas Jalan dan Rumah Warga Amblas

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pascameluapnya Sungai Bedadung para akhir Januari lalu, rupanya merembet pada ruas jalan dan permukiman warga. Tepatnya di jalan penghubung dua desa di Kecamatan Balung. Tampak kondisinya mengalami keretakan dan sedikit amblas.

Tak hanya ruas jalan, kenaikan volume Sungai Bedadung juga membuat tiga rumah yang persis di pinggir sungai ikut terkena imbasnya. Tak mau ambil risiko, warga setempat pun terpaksa menutup akses jalan bagi kendaraan roda empat yang melintas di sekitar kawasan itu. “Setelah banjir luapan Sungai Bedadung dulu itu, keesokan harinya jalanan ini mulai retak. Bahkan sampai di rumah saya,” kata Aisyah, warga sekitar yang rumahnya terdampak.

Beruntung, di sekitar jalan dan beberapa rumah di lokasi itu masih terdapat pohon bambu sebagai penyangga. “Kalau tidak ada parit-parit ini, pasti amblasnya lebih parah,” imbuh Aisyah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kerusakan jalan dan beberapa rumah itu hanya sepanjang kurang lebih tujuh meter. Namun, pantauan Jawa Pos Radar Jember ke lokasi, Selasa (23/2), dari sekitar jalan itu hingga ke arah selatan, cukup banyak titik yang tergerus derasnya arus Sungai Bedadung.

Warga berharap, kerusakan itu tidak lagi merembet lebih besar dan lebih banyak. “Di sekitar jalanan ini memang ada plengsengan, tapi tidak semua. Pengennya semua diplengseng, biar aman bagi warga sini dan pengguna jalan,” imbuh Tholib, warga setempat yang melintas saat itu.

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pascameluapnya Sungai Bedadung para akhir Januari lalu, rupanya merembet pada ruas jalan dan permukiman warga. Tepatnya di jalan penghubung dua desa di Kecamatan Balung. Tampak kondisinya mengalami keretakan dan sedikit amblas.

Tak hanya ruas jalan, kenaikan volume Sungai Bedadung juga membuat tiga rumah yang persis di pinggir sungai ikut terkena imbasnya. Tak mau ambil risiko, warga setempat pun terpaksa menutup akses jalan bagi kendaraan roda empat yang melintas di sekitar kawasan itu. “Setelah banjir luapan Sungai Bedadung dulu itu, keesokan harinya jalanan ini mulai retak. Bahkan sampai di rumah saya,” kata Aisyah, warga sekitar yang rumahnya terdampak.

Beruntung, di sekitar jalan dan beberapa rumah di lokasi itu masih terdapat pohon bambu sebagai penyangga. “Kalau tidak ada parit-parit ini, pasti amblasnya lebih parah,” imbuh Aisyah.

Mobile_AP_Half Page

Kerusakan jalan dan beberapa rumah itu hanya sepanjang kurang lebih tujuh meter. Namun, pantauan Jawa Pos Radar Jember ke lokasi, Selasa (23/2), dari sekitar jalan itu hingga ke arah selatan, cukup banyak titik yang tergerus derasnya arus Sungai Bedadung.

Warga berharap, kerusakan itu tidak lagi merembet lebih besar dan lebih banyak. “Di sekitar jalanan ini memang ada plengsengan, tapi tidak semua. Pengennya semua diplengseng, biar aman bagi warga sini dan pengguna jalan,” imbuh Tholib, warga setempat yang melintas saat itu.

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pascameluapnya Sungai Bedadung para akhir Januari lalu, rupanya merembet pada ruas jalan dan permukiman warga. Tepatnya di jalan penghubung dua desa di Kecamatan Balung. Tampak kondisinya mengalami keretakan dan sedikit amblas.

Tak hanya ruas jalan, kenaikan volume Sungai Bedadung juga membuat tiga rumah yang persis di pinggir sungai ikut terkena imbasnya. Tak mau ambil risiko, warga setempat pun terpaksa menutup akses jalan bagi kendaraan roda empat yang melintas di sekitar kawasan itu. “Setelah banjir luapan Sungai Bedadung dulu itu, keesokan harinya jalanan ini mulai retak. Bahkan sampai di rumah saya,” kata Aisyah, warga sekitar yang rumahnya terdampak.

Beruntung, di sekitar jalan dan beberapa rumah di lokasi itu masih terdapat pohon bambu sebagai penyangga. “Kalau tidak ada parit-parit ini, pasti amblasnya lebih parah,” imbuh Aisyah.

Kerusakan jalan dan beberapa rumah itu hanya sepanjang kurang lebih tujuh meter. Namun, pantauan Jawa Pos Radar Jember ke lokasi, Selasa (23/2), dari sekitar jalan itu hingga ke arah selatan, cukup banyak titik yang tergerus derasnya arus Sungai Bedadung.

Warga berharap, kerusakan itu tidak lagi merembet lebih besar dan lebih banyak. “Di sekitar jalanan ini memang ada plengsengan, tapi tidak semua. Pengennya semua diplengseng, biar aman bagi warga sini dan pengguna jalan,” imbuh Tholib, warga setempat yang melintas saat itu.

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran